{"id":74229,"date":"2025-03-20T09:37:58","date_gmt":"2025-03-20T02:37:58","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=74229"},"modified":"2025-03-20T09:37:58","modified_gmt":"2025-03-20T02:37:58","slug":"kamis-20-maret-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=74229","title":{"rendered":"Kamis, 20 Maret 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nKamis 20 Maret 2025<br \/>\nLukas 16:19-20 (Luk 16:19-31)<br \/>\n\u201dAda seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan. Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu&#8230;\u201d<\/p>\n<p>Menjadi Kaya Di Hadapan Tuhan<\/p>\n<p>Si kaya dalam kisah Injil ini punya segala-galanya tapi tidak punya belaskasih untuk sesama. Ia tak menyadari bahwa apa yang ia miliki adalah pemberian Tuhan yang tak bisa dibawa mati. Semuanya harus diolah menjadi harta rohani, melalui karya kasih.<br \/>\nSementara itu Lazarus tidak punya apapun selain iman dan harapannya pada Allah. Nama Lazarus artinya: Allah adalah pertolonganku.<br \/>\nSingkat cerita, keduanya dipanggil Tuhan. Ternyata si kaya sesungguhnya miskin di hadapan Allah dan tak ada tempat baginya di surga. Sedangkan Lazarus mendapatkan apa yang ia imani semasa hidupnya yakni pertolongan Allah. Ia akhirnya sampai ke pangkuan Abraham.<\/p>\n<p>Yesus menyampaikan kisah Injil ini, agar kita tahu bahwa surga dan neraka itu ada. Ada kesinambungan antara hidup di dunia dan di surga. Yesus menghendaki supaya kita dapat bersamaNya di surga. Jangan sampai kita membuat kesalahan yang sama seperti si kaya.<br \/>\nTidak dikatakan bahwa ia melakukan kejahatan ketika dia hidup di dunia. Namun dia tidak hidup sesuai tujuan Tuhan. Ia sombong dan merasa diri mampu. Ia sangat egois dan hidup hanya untuk diri sendiri. Kesalahannya yang paling utama adalah kelalaiannya untuk peduli dengan orang lain.<\/p>\n<p>Di pihak lain, Yesus menghendaki agar apapun kesulitan dan derita yang kita hadapi, jangan pernah berhenti beriman dan berharap pada Allah sumber pertolongan kita. Itulah kekayaan utama kita. Jadikanlah cita-cita hidup surgawi menjadi cita-cita kita, agar terus bertahan dalam pelbagai kesulitan hidup di dunia ini.<\/p>\n<p>Selamat hari baru. Mari berkarya untuk cita-cita surgawi.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Kamis 20 Maret 2025 Lukas 16:19-20 (Luk 16:19-31) \u201dAda seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan. Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus,&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-74229","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/74229","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=74229"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/74229\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":74230,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/74229\/revisions\/74230"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=74229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=74229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=74229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}