{"id":73596,"date":"2025-03-09T14:31:19","date_gmt":"2025-03-09T07:31:19","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=73596"},"modified":"2025-03-09T14:31:19","modified_gmt":"2025-03-09T07:31:19","slug":"minggu-09-maret-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=73596","title":{"rendered":"Minggu, 09 Maret 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nMinggu 09 Maret 2025<br \/>\nMinggu Prapaskah I<br \/>\nLukas 4:13 (Luk 4:1-13)<br \/>\nSesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik.<\/p>\n<p>Kasih Kepada Bapa Mengalahkan Godaan<\/p>\n<p>Bacaan Injil hari ini mengisahkan pencobaan Yesus oleh Iblis di padang gurun. Dalam keadaan yang sangat lapar, Yesus digoda untuk menggunakan kuasa dan kemampuan yang ada padaNya untuk memuaskan dorongan hawa nafsu dalam diriNya.<br \/>\nPertama merubah batu menjadi roti demi mengatasi rasa laparNya. Ke dua menjadi penguasa dan memiliki semua kerajaan di dunia ini. Ke tiga untuk menunjukkan betapa hebatnya Dia sekalipun menjatuhkan diri dari tempat tinggi Ia tak terantuk pada apapun.<br \/>\nSemua itu dapat Yesus lalukan tapi Ia dengan tegas memilih patuh pada kehendak BapaNya, daripada memuaskan kemauannya sendiri dan menyalahgunakan semua kuasa yang ada padaNya.<br \/>\nYesus memiih untuk solider dengan manusia yang lemah dan rapuh, daripada hidup sebagai manusia super yang tak terjangkau oleh kemanusiaan kita.<br \/>\nYesus memilih untuk ikut bersusah payah bekerja bersama kita, memikul beban kehidupan kita, ikut sakit dan terluka, daripada berjalan sendiri. Mencintai BapaNya dan seluruh umat ciptaan Allah adalah pilihan Yesus.<br \/>\nInilah kekuatan Yesus untuk menyangkal diri, melawan godaan dan mengorbankan segalanya, demi menebus dan menyelamatkan kita.<br \/>\nPilihlah cinta pada Allah Bapa, pada Yesus Putra Allah, dan hidup oleh Roh KudusNya sebagai jaminan hidup kekal, daripada mengikuti godaan Iblis untuk mengejar kepuasaan diri dan melukai hati Allah.<br \/>\nUsirlah, dalam nama Yesus, semua bisikan si jahat untuk mengecoh kita dengan janji-janji palsu dan kenikmatan sesaat. Melekatlah di hati Tuhan, peganglah tanganNya dan berserulah minta tolong dan mohon pengampunan. Jangan sombong dan lengah, Iblis selalu mencari waktu terbaiknya. Ia akan selalu kembali menggunakan kesempatan yang ada dan segala tipu dayanya untuk menjatuhkan kita dan memisahkan kita dari cinta Allah. Bertahanlah teguh dalam iman.<\/p>\n<p>Selamat Hari Minggu Prapaskah I. Kasih Yesus menguatkan kita.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 09 Mar 2025<br \/>\nMinggu Prapaskah I<br \/>\nWarna Liturgi: Ungu<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mat 4:4b<br \/>\nBacaan Injil: Luk 4:1-13<br \/>\n*************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMat 4:4b<br \/>\nManusia hidup bukan dari roti saja,<br \/>\ntetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nLuk 4:1-13<br \/>\nYesus dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun,<br \/>\ndan di situ Ia dicobai.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Lukas:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa,<br \/>\nYesus, yang penuh dengan Roh Kudus, kembali dari sungai Yordan,<br \/>\nlalu dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun.<br \/>\nDi situ Ia tinggal empat puluh hari lamanya,<br \/>\ndan dicobai Iblis.<br \/>\nSelama di situ Yesus tidak makan apa-apa,<br \/>\ndan sesudah waktu itu Ia lapar.<br \/>\nLalu berkatalah Iblis kepada Yesus,<br \/>\n&#8220;Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti.&#8221;<br \/>\nJawab Yesus kepadanya,<br \/>\n&#8220;Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja.&#8221;<\/p>\n<p>Kemudian Iblis membawa Yesus ke suatu tempat yang tinggi,<br \/>\ndan dalam sekejap mata ia memperlihatkan kepada Yesus<br \/>\nsemua kerajaan dunia.<br \/>\nKata Iblis kepada-Nya,<br \/>\n&#8220;Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu,<br \/>\nsebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku<br \/>\ndan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki.<br \/>\nMaka, kalau Engkau menyembah aku,<br \/>\nseluruhnya itu akan menjadi milik-Mu.&#8221;<br \/>\nTetapi Yesus berkata kepadanya,<br \/>\n&#8220;Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu,<br \/>\ndan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!&#8221;<\/p>\n<p>Kemudian Iblis membawa Yesus ke Yerusalem,<br \/>\ndan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah,<br \/>\nlalu berkata kepada-Nya,<br \/>\n&#8220;Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu dari sini ke bawah,<br \/>\nsebab ada tertulis:<br \/>\nMengenai Engkau,<br \/>\nAllah akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya<br \/>\nuntuk melindungi Engkau,<br \/>\ndan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya,<br \/>\nsupaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.&#8221;<br \/>\nYesus menjawabnya, kata-Nya,<br \/>\n&#8220;Ada firman: Jangan engkau mencobai Tuhan, Allahmu!&#8221;<\/p>\n<p>Sesudah mengakhiri semua pencobaan itu,<br \/>\nIblis mundur dari Yesus,<br \/>\ndan menunggu waktu yang baik.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n***************<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>\u201cJangan engkau mencobai Tuhan, Allahmu!\u201d (Luk 4: 12).<\/p>\n<p>Pencobaan adalah bagian dari perjalanan kekristenan kita. Bahkan Yesus, setelah dibaptis, dibawa ke padang gurun untuk dicobai. Tidak ada seorang pun yang bertumbuh dalam iman tanpa menghadapi pencobaan. Tetapi bagaimana kita merespons pencobaan-pencobaan ini menentukan apakah pencobaan-pencobaan itu menguatkan kita atau menjauhkan kita dari Tuhan.<\/p>\n<p>Pencobaan atau godaan pertama datang dari apa yang kita anggap kurang atau kita butuhkan. Iblis mencobai Yesus untuk mengubah batu menjadi roti, dengan alasan kelaparan dan kelangsungan hidup. Kita pun tergoda untuk mengisi kekosongan kita dengan hal-hal yang tidak benar-benar memuaskan \u2013 entah itu harta benda, hubungan yang tidak sehat, atau kesenangan sesaat. Alih-alih mencari solusi yang cepat, Yesus mengundang kita untuk percaya pada penyediaan Tuhan dan bersyukur atas apa yang kita miliki.<\/p>\n<p>Pencobaan kedua adalah tentang mengendalikan Tuhan. Iblis mencobai Yesus untuk menjatuhkan diri-Nya dari Bait Allah, menguji perlindungan Allah. Kita terkadang melakukan hal yang sama \u2013 menginginkan Tuhan menyetujui rencana kita daripada mencari kehendak-Nya. Iman bukanlah tentang memanipulasi Tuhan, tetapi tentang berserah pada tujuan-Nya yang lebih besar untuk hidup kita.<\/p>\n<p>Pencobaan ketiga adalah kepahitan dan keputusasaan. Ketika kita menderita, kita mungkin merasa bahwa hidup ini tidak adil, dan kita berisiko jatuh dalam keputusasaan, menyalahkan orang lain, atau bahkan berpaling dari Tuhan. Tetapi Kristus mengingatkan kita bahwa pencobaan bukanlah saat untuk mengambil keputusan yang gegabah \u2013 ini adalah waktu untuk berdoa, menunggu, dan percaya.<\/p>\n<p>Setiap kali kita menghadapi pencobaan, marilah kita ingat: jangan bertindak tergesa-gesa, jangan putus asa, tetapi berpalinglah kepada doa. Tuhan akan selalu menyediakan kasih karunia yang kita butuhkan untuk mengatasi pencobaan. Bersabarlah, percayalah kepada-Nya, dan biarkan kekuatan-Nya menjadi kemenangan Anda.<\/p>\n<p>Tuhan, jangan biarkan kami jatuh dalam pencobaan, bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.<\/p>\n<p>Selamat Hari Minggu. Percayakan diri pada Tuhan! \u24bf\u24c1\u24ca! \u2764\ufe0f<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"OMwPuMtYyu\"><p><a href=\"https:\/\/heypasjon.com\/mengatasi-pencobaan-dengan-mempercayakan-diri-pada-tuhan\/\">MENGATASI PENCOBAAN DENGAN MEMPERCAYAKAN DIRI PADA TUHAN<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;MENGATASI PENCOBAAN DENGAN MEMPERCAYAKAN DIRI PADA TUHAN&#8221; &#8212; REMAH SABDA\" src=\"https:\/\/heypasjon.com\/mengatasi-pencobaan-dengan-mempercayakan-diri-pada-tuhan\/embed\/#?secret=Sr5kP4JRzw#?secret=OMwPuMtYyu\" data-secret=\"OMwPuMtYyu\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni Astanto MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Minggu 09 Maret 2025 Minggu Prapaskah I Lukas 4:13 (Luk 4:1-13) Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik. Kasih Kepada Bapa Mengalahkan Godaan Bacaan&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-73596","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/73596","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=73596"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/73596\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":73597,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/73596\/revisions\/73597"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=73596"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=73596"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=73596"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}