{"id":72011,"date":"2025-02-12T18:55:22","date_gmt":"2025-02-12T11:55:22","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=72011"},"modified":"2025-02-12T18:55:22","modified_gmt":"2025-02-12T11:55:22","slug":"rabu-12-februari-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=72011","title":{"rendered":"Rabu, 12 Februari 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nRabu 12 Februari 2025<br \/>\nMarkus 7:15 (Mtk 7:14-23)<br \/>\n\u201dApapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.&#8221;<\/p>\n<p>Jagalah Hati Tetap Bersih<\/p>\n<p>Inti terdalam diri kita adalah hati. Apa yang datang dari hati itulah yang paling menentukan pikiran, perasaan, perkataan, serta perbuatan kita. Oleh karena itu Yesus mengajak kita untuk menjaga hati tetap murni, pikiran tetap bersih, dan sikap kita tetap penuh kasih.<br \/>\nOrang bisa saja mencerca, menghina, melecehkan serta merendahkan kita. Semuanya itu tak akan merusak martabat kita sebagai citra Allah. Tapi jangan sampai kita yang melakukannya bagi orang lain. Apalagi dengan alasan orang lain telah lebih dahulu melakukannya bagi kita.<br \/>\nMari menjaga hati tetap murni, penuh syukur dan pujian, pikiran tetap positip dan bersih dengan cara \u201cmenaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus\u201d seperti nasehat Paulus dalam Filipi 2:5.<br \/>\nKita selalu berdoa, \u201cYa Yesus jadikanlah hati kami seperti hatiMu.\u201d Lihatlah Hati Kudus Yesus, sekalipun mahkota duri melingkari hatiNya, nyala api cintaNya tak pernah padam. Sekalipun sebilah tombak telah menusuk hatiNya, dari dalam diriNya keluar darah dan air sebagai lambang sakramen-sakramen keselamatan.<br \/>\nHati kita adalah tempat di mana Roh Kudus bersemayam. Semoga hati kita tidak terpengaruh oleh cuaca buruk serta kondisi di luar diri yang membuat mood kita berubah-rubah. Kita mohon semoga Roh Kudus yang diam di hati kita memperkuat komitmen kita untuk tetap tulus mencintai dan berbagi kasih, tetap rendah hati dan rela mengampuni, dijauhkan dari pikiran dan perasaan negatif yang merusak hari hidup kita yang indah yang dianugerahkan Tuhan dan membuat kita jauh dari orang-orang yang kita cintai.<br \/>\n\u201dYa Yesus terangilah aku dengan Roh KudusMu. Murnikanlah hati dan pikiranku. Biarlah kata-kataku terucap dengan cinta saat menyampaikan kebenaran. Pun ketika aku harus menegur dan mengingatkan. Demikian juga sikap dan tindakanku, biarlah kulakukan demi kebaikan orang lain, dari hati yang tulus untuk mengasihi. Ampunilah aku bila pikiranku jahat, hatiku penuh kesombongan, dan tingkah lakuku tidak menyenangkanMu. Tolonglah aku yang lemah ini. Amin.\u201d<\/p>\n<p>Selamat hari Rabu. Biarlah hati kita menjadi seperti Hati Yesus.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 12 Feb 2025<br \/>\nRabu Pekan Biasa V<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 17:17ba<br \/>\nBacaan Injil: Mrk 7:14-23<br \/>\n*************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 17:17ba<br \/>\nSabda-Mu, ya Tuhan, adalah kebenaran.<br \/>\nKuduskanlah kami dalam kebenaran.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMrk 7:14-23<br \/>\nApa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Markus:<\/p>\n<p>Pada suatu hari, Yesus memanggil orang banyak<br \/>\ndan berkata kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Dengarkanlah Aku dan camkanlah ini!<br \/>\nApa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang,<br \/>\ntidak dapat menajiskan dia!<br \/>\nTetapi apa yang keluar dari seseorang,<br \/>\nitulah yang menajiskannya!&#8221;<br \/>\nBarangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!<\/p>\n<p>Sesudah itu Yesus masuk ke sebuah rumah<br \/>\nuntuk menyingkir dari orang banyak.<br \/>\nMaka murid-murid bertanya kepada Yesus<br \/>\ntentang arti perumpamaan itu.<br \/>\nYesus menjawab, &#8220;Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya?<br \/>\nCamkanlah! Segala sesuatu yang dari luar<br \/>\nmasuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskan dia,<br \/>\nkarena tidak masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya,<br \/>\nlalu dibuang di jamban?&#8221;<br \/>\nDengan demikian Yesus menyatakan semua makanan halal.<br \/>\nYesus berkata lagi,<br \/>\n&#8220;Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya!<br \/>\nSebab dari dalam hati orang timbul segala pikiran jahat,<br \/>\npercabulan, pencurian, pembunuhan,<br \/>\nperzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan,<br \/>\nhawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.<br \/>\nSemua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n**************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA KAIRATU, PULAU SERAM<\/p>\n<p>BERSIHKANLAH MULUT, PIKIRAN DAN HATIMU YANG NAJIS<\/p>\n<p>\u201cDalam doa saya mengaku kita mengakui bahwa kita telah berdosa dengan pikiran, perkataan, perbuatan dan kelalaian, dan itu semua berasal dari diri sendiri. Maka benarlah pernyataan Yesus bahwa yang menajiskan kita bukanlah makanan yang masuk ke tubuh, melainkan semua yang kita pikirkan dan perbuat terhadap Tuhan, sesama bahkan diri kita sendiri.\u201d<\/p>\n<p>Yesus memperjelas dosa-dosa yang menajiskan diri manusia dalam Injil hari ini: \u201cKata-Nya lagi: &#8220;Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.&#8221; ( ayat 20 &#8211; 23 )<\/p>\n<p>Maka pelajaran penting bagi kita di hari ini adalah:<\/p>\n<p>1) Sadarlah bahwa dalam banyak hal kita telah menajiskan tubuh atau diri kita yang sejak awal mulanya adalah kudus;<\/p>\n<p>2) Penajisan diri dan tubuh kita bukan berasal dari luar atau dari orang lain, melainkan dari dalam dan oleh kita sendiri, yang sumbernya adalah pikiran, perasaan dan perbuatan kita sendiri;<\/p>\n<p>3) Bersihkanlah mulut, pikiran dan perbuatanmu yang najis dengan pertobatan dan pengakuan dosa;<\/p>\n<p>Akhirnya, kembalilah kepada kekudusan karena itulah yang Tuhan kehendaki atas diri dan hidupmu.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Rabu 12 Februari 2025 Markus 7:15 (Mtk 7:14-23) \u201dApapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.&#8221; Jagalah Hati Tetap Bersih&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-72011","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/72011","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=72011"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/72011\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":72012,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/72011\/revisions\/72012"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=72011"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=72011"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=72011"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}