{"id":71377,"date":"2025-02-02T08:03:10","date_gmt":"2025-02-02T01:03:10","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=71377"},"modified":"2025-02-02T08:10:41","modified_gmt":"2025-02-02T01:10:41","slug":"minggu-02-februari-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=71377","title":{"rendered":"Minggu, 02 Februari 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nMinggu 02 Februari 2025<br \/>\nPesta Yesus dipersembahkan di Bait Allah<br \/>\nLukas 2:28-32 (Luk 2:22-40)<br \/>\nSimeon menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya: \u201cSekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.&#8221;<\/p>\n<p>Yesus Terang Dunia<\/p>\n<p>Hari ini, tanggal 2 Februari, adalah 40 hari sesudah hari kelahiran Yesus, 25 Desember. Sesuai tradisi Yahudi, pada hari ke 40 orangtua Yesus, Yosep dan Maria membawaNya ke Bait Allah untuk dipersembahkan kepada Allah dan untuk pentahiran ibuNya, Maria. Hal ini sesuai dengan perintah Allah dalam hukum Taurat, yakni dalam Keluaran 13 dan Kitab Imamat 12.<br \/>\nAdalah di Bait Allah pada hari itu, seorang bernama Simeon dan yang lainnya Hana. Mereka berdua dengan rindu menantikan kedatangan Mesias yang dijanjikan Allah. Oleh bisikan Roh Kudus Simeon maupun Hana mengenali dalam bayi Yesus, Dia-lah Mesias, Sang Terang dunia. Segala doa, harapan dan kerinduan hati mereka terpenuhi. Bagi Simeon dan Hana, tak ada lagi yang mereka nantikan dan harapkan selain berjumpa dengan Yesus Sang Mesias.<br \/>\nSesungguhnya pengabulan doa kita yang sebenarnya bukan hanya terpenuhinya permintaan-permintaan yang kita ajukan, tapi lebih dari itu yakni pengenalan akan kehadiran Allah, dan perjumpaan kita secara sakramental dalam setiap Sakramen yang kita ikuti serta dalam setiap perjumpaan dengan Tuhan melalui berbagai peristiwa hidup kita, entah suka maupun duka.<br \/>\nPerjumpaan kita dengan Yesus memberi kita cahaya untuk melihat dengan iman, bagaimana Allah hadir dan menolong kita, menemani kita, dan kita mampu membaca pesan-pesan Allah melalui berbagai peristiwa yang kita alami. Bahkan dalam peristiwa sedih, bencana dan malapetaka, ada cahaya ilahi yang menerangi hati kita untuk melihat ada berkat terselubung di balik peristiwa itu, agar kita percaya, Allah Bapa, Yesus Tuhan kita, dan Allah Roh Kudus tak pernah meninggalkan kita.<br \/>\nDalam terang iman, mari kita melihat tanda-tanda kehadiran Yesus yang turut berjalan dan menerangi jalan hidup kita. Bersatu dengan Yesus semua yang kita lakukan menjadi begitu berarti teristimewa ketika kita lakukan semuanya untuk Tuhan.<\/p>\n<p>Selamat hari Minggu, selamat beribadah. Mari membawa persembahan kepada Tuhan, yang terbaik dari diri kita\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 02 Feb 2025<br \/>\nMinggu Pekan Biasa IV<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Luk 2:32<br \/>\nBacaan Injil: Luk 2:22-40<br \/>\n*************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nLuk 2:32<br \/>\nDialah terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain<br \/>\ndan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nLuk 2:22-40<br \/>\nMataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Lukas:<\/p>\n<p>Ketika genap waktu pentahiran menurut hukum Taurat Musa,<br \/>\nMaria dan Yosef membawa Anak Yesus ke Yerusalem<br \/>\nuntuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,<br \/>\nseperti ada tertulis dalam hukum Tuhan,<br \/>\n&#8220;Semua anak laki-laki sulung<br \/>\nharus dikuduskan bagi Allah.&#8221;<br \/>\nJuga mereka datang untuk mempersembahkan kurban<br \/>\nmenurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan,<br \/>\nyaitu sepasang burung tekukur<br \/>\natau dua ekor anak burung merpati.<\/p>\n<p>Waktu itu adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon.<br \/>\nIa seorang yang benar dan saleh hidupnya,<br \/>\nyang menantikan penghiburan bagi Israel.<br \/>\nRoh Kudus ada di atasnya,<br \/>\ndan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus,<br \/>\nbahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias,<br \/>\nyaitu Dia yang diurapi Tuhan.<\/p>\n<p>Atas dorongan Roh Kudus, Simeon datang ke Bait Allah.<br \/>\nKetika Anak Yesus dibawa masuk oleh orang tua-Nya,<br \/>\nuntuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat,<br \/>\nSimeon menyambut Anak itu<br \/>\ndan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya,<br \/>\n&#8220;Sekarang Tuhan,<br \/>\nbiarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera,<br \/>\nsesuai dengan firman-Mu,<br \/>\nsebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu,<br \/>\nyang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa,<br \/>\nyaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain<br \/>\ndan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.&#8221;<\/p>\n<p>Yusuf dan Maria amat heran akan segala sesuatu<br \/>\nyang dikatakan tentang Anak Yesus.<br \/>\nLalu Simeon memberkati mereka,<br \/>\ndan berkata kepada Maria, ibu Anak itu,<br \/>\n&#8220;Sesungguhnya Anak ini ditentukan<br \/>\nuntuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel<br \/>\ndan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan<br \/>\n&#8211; dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri -,<br \/>\nsupaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang.&#8221;<\/p>\n<p>Ada juga disitu seorang nabi perempuan,<br \/>\nanak Fanuel dari suku Asyer, namanya Hana.<br \/>\nIa sudah sangat lanjut umurnya.<br \/>\nSesudah menikah, ia hidup tujuh tahun bersama suaminya,<br \/>\ndan sekarang ia sudah janda,<br \/>\nberumur delapan puluh empat tahun.<br \/>\nIa tidak pernah meninggalkan Bait Allah,<br \/>\ndan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa.<\/p>\n<p>Pada saat Anak Yesus dipersembahkan di Bait Allah<br \/>\nHana pun datang ke Bait Allah,<br \/>\ndan bersyukur kepada Allah<br \/>\nserta berbicara tentang Anak Yesus kepada semua orang<br \/>\nyang menantikan kelepasan untuk Yerusalem.<\/p>\n<p>Setelah menyelesaikan semua<br \/>\nyang harus dilakukan menurut hukum Tuhan,<br \/>\nkembalilah Maria dan Yusuf serta Anak Yesus<br \/>\nke kota kediamannya, yaitu kota Nazaret di Galilea.<br \/>\nAnak itu bertambah besar dan menjadi kuat,<br \/>\npenuh hikmat,<br \/>\ndan kasih karunia Allah ada pada-Nya.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n**************<\/p>\n<p>\u210d<\/p>\n<p>\u201cKetika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: &#8220;Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah.\u201d (Luk 2: 22 \u2013 23)<\/p>\n<p>Hari ini kita rayakan Pesta Yesus Dipersembahkan di kenisah. Dalam Injil hari ini, Yusup dan Maria membawa Yesus ke Yerusalem dan mempersembahkan Dia kepada Allah. Beberapa hal dapat kita renungkan:<\/p>\n<p>Pertama, belajar dari ketaatan Yusuf sebagai kepala keluarga dan kesederhanaan keluarga Nazareth, marilah kita juga untuk menjadi pribadi yang taat kepada Allah. Bagaimana itu kita wujudkan? Sejak dini, kita telah mengantar pribadi dalam keluarga untuk dekat dan mengenal Tuhan. Ketika orang tua taat dan hidup beriman keluarga terjamin, maka anak-anak kitapun akan tumbuh dalam iman.<\/p>\n<p>Kedua, hidup kita, keluarga, anak, dan apa pun yang kita miliki adalah anugerah pemberian Allah yang diserahkan kepada kita. Semua itu harus kita syukuri. Ungkapan syukur yang terbaik dan terindah adalah mempersembahkan kembali diri kita, keluarga dan anak-anak kita kepada Tuhan. Itu berarti membaktikan hidup kita bagi kemuliaan Tuhan melalui karya dan tugas kita sehari-hari. Karena seluruh hidup kita haruslah dipersembahkan bagi Allah. Apakah kita telah sungguh-sungguh membaktikan hidup bagi kemuliaan Tuhan? Apa yang telah kita lakukan?<\/p>\n<p>Ketiga, dalam nubuat Simeon, dinyatakan Siapa Yesus: \u201cSebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.&#8221; Dialah sang Terang. Mengingatkan kita juga akan panggilan kita menjadi terang! Tetapi sekaligus juga menjadi perbantahan. \u201cSesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan!\u201d Siapkah menghidupi iman Katolik kita secara konsekuen, walau dengan resiko menjadi perbantahan?<\/p>\n<p>Keempat, harapan yang hidup. Pada tokoh Simeon dan Hana dalam diri mereka saya menemukan contoh dan teladan orang-orang yang memiliki kesetiaan dan harapan yang tidak pernah pudar. Meskipun menunggu dalam waktu yang cukup lama mereka tetap setia dan memiliki ketangguhan hati yang tidak berubah. Meneladani sikap kedua tokoh ini kita juga diundang untuk menumbuhkan harapan itu dalam setiap tantangan hidup, percaya bahwa Allah selalu pasti akan menepati janji-Nya. Kita adalah para peziarah harapan.<\/p>\n<p>Tuhan Yesus Kristus, tanpa Engkau kami berjalan dalam kegelapan. Biarlah terang-Mu bersinar terang di dalam diri kami, sehingga kami dapat memantulkan terang-Mu itu bagi dunia, kendati keterbatasan kami. Amin.<\/p>\n<p>Selamat hari Minggu. Mari persembahkan hidup kita kepada Allah. \u24bf\u24c1\u24ca! \u2764<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"dllwugjKpS\"><p><a href=\"https:\/\/heypasjon.com\/persembahan-hidup\/\">PERSEMBAHAN HIDUP<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;PERSEMBAHAN HIDUP&#8221; &#8212; REMAH SABDA\" src=\"https:\/\/heypasjon.com\/persembahan-hidup\/embed\/#?secret=4tfMHkInzN#?secret=dllwugjKpS\" data-secret=\"dllwugjKpS\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni Astanto MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Minggu 02 Februari 2025 Pesta Yesus dipersembahkan di Bait Allah Lukas 2:28-32 (Luk 2:22-40) Simeon menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya: \u201cSekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-71377","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/71377","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=71377"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/71377\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":71380,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/71377\/revisions\/71380"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=71377"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=71377"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=71377"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}