{"id":70044,"date":"2025-01-12T22:31:44","date_gmt":"2025-01-12T15:31:44","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=70044"},"modified":"2025-01-12T22:31:45","modified_gmt":"2025-01-12T15:31:45","slug":"senin-13-januari-2025-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=70044","title":{"rendered":"Senin, 13 Januari 2025"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>ANTIFON PEMBUKAAN \u2013 Mazmur 97:1.26\u2063<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Tuhan adalah Raja. Biarlah bumi bersorak sorai. Biarlah banyak pulau bersukacita! Keadilan dan hukum adalah tumpuan kaki-Nya\u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENGANTAR\u2063:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Berkali-kali dengan aneka cara Tuhan menyampaikan rencana-Nya. Kedatangan Putra-Nya ke dunia telah lama dipersiapkan-Nya. Kini Putra-Nya itu mengajak manusia ikut serta menempuh perjalanan dan memperkembangkan tugas. Maka Injil kita sebut Kabar Gembira.\u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA KOLEKTAN:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa maha pengasih, akan jadi apakah kami ini, andaikata tidak Kauberi tahu, bahwa Engkau menyertai kami. Kami bersyukur kepada-Mu, bahwasanya Engkau berkenan bersabda dengan perantaraan Nabi yang paling agung, ialah Yesus dari Nazaret, yang sudi menjadi permulaan kedamaian kami. Dialah Putra-Mu, Tuhan dan pengantara kami, yang\u2026.&nbsp;<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN PERTAMA: Pembacaan Surat kepada Jemaat di Ibrani 1:1-6<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cAllah berbicara kepada kita dengan pengantaraan Anak-Nya.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Saudara-saudara, pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan para nabi. Tetapi pada zaman akhir ini Allah telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya. Anak-Nya itulah yang ditetapkan-Nya sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dialah Allah menjadikan alam semesta. Dialah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah. Dialah yang menopang segala yang ada dengan sabda-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi. Ia jauh lebih tinggi daripada malaikat-malaikat sebagaimana nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah daripada nama mereka. Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu Allah pernah berkata, \u201cAnak-Kulah engkau! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan.\u201d Atau pun: \u201cAku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia menjadi Anak-Ku\u201d Lagipula, ketika mengantar pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata, \u201cSemua malaikat Allah harus menyembah Dia.\u201d<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 97:1.2b.6.7c.9<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Ref<\/em><em>. Segala bangsa bertepuk tanganlah berpekiklah untuk Allah raja semesta.&nbsp;<\/em><\/strong><strong>atau&nbsp;<em>Hendaknya semua malaikat sujud menyembah Allah.<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Tuhan adalah Raja. Biarlah bumi bersorak-sorai, biarlah banyak pulau bersukacita! Keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.<\/li>\n\n\n\n<li>Langit memberitakan keadilan-Nya dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya. Segala dewata sujud menyembah Allah.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebab, ya Tuhan, Engkaulah Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi, Engkau sangat dimuliakan di atas segala dewata.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAIT PENGANTAR INJIL:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U :<em>&nbsp;Alleluya, alleluya<\/em><br>S ; (Mrk 1:15)&nbsp;<em>Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.<\/em><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN INJIL:&nbsp;<\/strong><strong>Inilah Injil Yesus Kristus menurut&nbsp;<\/strong><strong>Markus 1:14-20<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>\u201cBertobatlah dan percayalah kepada Injil.\u201d<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Sesudah Yohanes Pembaptis ditangkap, datanglah Yesus ke Galilea, memberitakan Injil Allah. Yesus memberitakan, \u201cWaktunya telah genap. Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!\u201d Ketika Yesus sedang berjalan menyusur Danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka, \u201cMari, ikutlah Aku, dan kalian akan Kujadikan penjala manusia.\u201d Mereka segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Yesus. Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes saudaranya sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, dalam perahu bersama orang-orang upahannya. Lalu mereka mengikuti Yesus.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>RESI DIBAWAKAN OLEH Rm.Paskalis Aditya Wardana SC<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Vivat Cor Jesu Per Cor Mariae. Hiduplah Hati Kudus Yesus melalui Hati Maria.&nbsp;<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Sahabat pencinta Hati Kudus Yesus yang terkasih dalam Tuhan. Kita berjumpa kembali dalam RESI (renungan singkat) dehonian pada Senin 13 Januari 2025 bersama saya Romo Paskalis Aditya Wardana SCJ dari komunitas Seminari Menengah Santo Paulus Palembang. Kita akan mengawali permenungan kita dengan mendengarkan sabda Tuhan yang diambil dari Injil Yesus Kristus menurut Santo Markus 1: 14-20.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah, kata-Nya: \u201cWaktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!\u201d Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka: \u201cMari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.\u201d Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Saudara\/i terkasih dalam Tuhan, panggilan dan undangan Tuhan Yesus kepada keempat murid-nya hari ini terjadi ketika mereka sedang melakukan aktivitas harian mereka. Simon Petrus dan Andreas dipanggil ketika sedang menebarkan jala mereka, sementara Yakobus dan Yohanes dipanggil tatkala sedang membereskan jala. Lalu pertanyaan untuk kita masing-masing, \u201cApakah kita sudah mendengar panggilan Tuhan dalam rutinitas keseharian kita? Barangkali panggilan-Nya tidak selalu dalam formula menjadi penjala manusia. Panggilan Tuhan dapat terumuskan seperti \u201cjangan menyerah, kamu tidak sendirian, mari peduli dengan sesama, tetap sabar dan berpengharapan,\u201d dan masih banyak lagi misi yang Tuhan berikan kepada kita.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Saudara\/i yang dikasihi dan mengasihi Tuhan, maka marilah kita mohon penyertaan Hati Yesus yang Maha Kudus supaya kita memiliki ketajaman hati untuk bisa mendengar sapaan Tuhan yang lembut di tengah begitu cepatnya laju aktivitas kita. Tuhan memberkati. Amin<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN\u2063:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa, Raja mahamulia, semoga kerajaan-Mu datang di hati kami berkat roti anggur, hasil butir-butir gandum yang jatuh di tanah dan mati, agar dapat menggembirakan kami. Demi Kristus, \u2026\u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON KOMUNI \u2013 Markus 1:17\u2063<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Yesus bersabda, \u2018Mari ikutilah Aku! Kamu akan Kujadikan pemukat manusia.\u201d\u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA SESUDAH KOMUNI:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Marilah berdoa: Allah Bapa, Raja mahamulia, Engkau memanggil kami untuk mengikuti Putra-Mu dan mengajak semua orang menjadi warga kerajaan-Mu. Kami bersyukur atas perhatian-Mu kepada kami dan mohon semoga Roh-Mu selalu menjiwai kami. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Resi-Senin-13-Januari-2025-oleh-Rm.Paskalis-Aditya-Wardana-SCJ-dari-komunitas-Seminari-Menengah-Santo-Paulus-Palembang-Indonesia.mp3\">Resi-Senin 13 Januari 2025 oleh Rm.Paskalis Aditya Wardana SCJ dari komunitas Seminari Menengah Santo Paulus Palembang \u2013 Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2025\/01\/11\/senin-13-januari-2025-hari-biasa-pekan-i\/\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2025\/01\/11\/senin-13-januari-2025-hari-biasa-pekan-i\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=70044-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\"><\/iframe><\/figure>\n<div class=\"powerpress_player\" id=\"powerpress_player_8120\"><audio class=\"wp-audio-shortcode\" id=\"audio-70044-1\" preload=\"none\" style=\"width: 100%;\" controls=\"controls\"><source type=\"audio\/mpeg\" src=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Resi-Senin-13-Januari-2025-oleh-Rm.Paskalis-Aditya-Wardana-SCJ-dari-komunitas-Seminari-Menengah-Santo-Paulus-Palembang-Indonesia.mp3?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Resi-Senin-13-Januari-2025-oleh-Rm.Paskalis-Aditya-Wardana-SCJ-dari-komunitas-Seminari-Menengah-Santo-Paulus-Palembang-Indonesia.mp3\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Resi-Senin-13-Januari-2025-oleh-Rm.Paskalis-Aditya-Wardana-SCJ-dari-komunitas-Seminari-Menengah-Santo-Paulus-Palembang-Indonesia.mp3<\/a><\/audio><\/div><p class=\"powerpress_links powerpress_links_mp3\" style=\"margin-bottom: 1px !important;\">Podcast: <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Resi-Senin-13-Januari-2025-oleh-Rm.Paskalis-Aditya-Wardana-SCJ-dari-komunitas-Seminari-Menengah-Santo-Paulus-Palembang-Indonesia.mp3\" class=\"powerpress_link_pinw\" target=\"_blank\" title=\"Play in new window\" onclick=\"return powerpress_pinw('https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=70044-podcast');\" rel=\"nofollow\">Play in new window<\/a> | <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/Resi-Senin-13-Januari-2025-oleh-Rm.Paskalis-Aditya-Wardana-SCJ-dari-komunitas-Seminari-Menengah-Santo-Paulus-Palembang-Indonesia.mp3\" class=\"powerpress_link_d\" title=\"Download\" rel=\"nofollow\" download=\"Resi-Senin-13-Januari-2025-oleh-Rm.Paskalis-Aditya-Wardana-SCJ-dari-komunitas-Seminari-Menengah-Santo-Paulus-Palembang-Indonesia.mp3\">Download<\/a><\/p><!--powerpress_player-->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTIFON PEMBUKAAN \u2013 Mazmur 97:1.26\u2063 Tuhan adalah Raja. Biarlah bumi bersorak sorai. Biarlah banyak pulau bersukacita! Keadilan dan hukum adalah tumpuan kaki-Nya\u2063 PENGANTAR\u2063:&nbsp; Berkali-kali dengan aneka cara Tuhan menyampaikan rencana-Nya. Kedatangan Putra-Nya ke dunia&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,1,20],"tags":[],"class_list":["post-70044","post","type-post","status-publish","format-audio","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-audio","category-bacaan-harian","category-renungan-text","post_format-post-format-audio"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/70044","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=70044"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/70044\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":70046,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/70044\/revisions\/70046"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=70044"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=70044"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=70044"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}