{"id":69478,"date":"2025-01-04T10:30:14","date_gmt":"2025-01-04T03:30:14","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=69478"},"modified":"2025-01-04T10:30:14","modified_gmt":"2025-01-04T03:30:14","slug":"sabtu-04-januari-2025-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=69478","title":{"rendered":"Sabtu, 04 Januari 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSabtu 04 Januari 2025<br \/>\nYohanes 1:41-42a (Yoh 1:35-42)<br \/>\nAndreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: &#8220;Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus).&#8221; Ia membawanya kepada Yesus.<\/p>\n<p>Selalu Membawa Orang Lain Kepada Yesus<\/p>\n<p>Rasul Andreas mulanya mengenal Yesus dari Yohanes Pembaptis yang berkata, \u201cLihatlah Anak Domba Allah.\u201d Andreas kemudian mengikuti Yesus sesuai petunjuk Yohanes. Ia tinggal bersama Yesus dan menemukan bahwa Mesias yang telah lama ia cari dan dijanjikan kepada umat Israel, adalah Yesus sendiri.<br \/>\nAndreas kemudian membawa Petrus saudaranya kepada Yesus agar pengalaman imanNya hidup bersama Yesus dialami juga oleh saudaranya. Mereka berdua tinggal bersama Yesus dan mengalami hidup baru. Simon yang dulunya rapuh dan tanpa prinsip yang jelas, oleh Yesus diubah menjadi Kefas atau Petrus, batu karang yang kokoh.<br \/>\nKini menjadi panggilan kita untuk membawa saudara-saudari kita kepada Yesus. Cara yang paling baik membawa orang lain kepada Yesus adalah dengan menjadi saksi kasih dan kebaikan Yesus yang kita sendiri alami dan menyampaikannya kepada saudara-saudari kita.<br \/>\nKita telah mengalami betapa besar kasih Allah pada kita melalui Yesus, Tuhan dan sahabat kita yang paling mengerti kita. Ia telah rela mati agar kita ditebus dan diampuni. Dalam Yesus kita telah diangkat menjadi anak Allah, sekalipun kita tidak layak karena kerapuhan dan kedosaan kita. Ia selalu menghibur dan menguatkan kita, memberikan tubuh dan darahNya menjadi santapan harian kita, hingga kita kuat berjalan, mampu menghadapi segala perkara kehidupan, sanggup menemukan jalan keluar atas segala persoalan hidup. Roh KudusNya selalu menerangi langkah kita agar tidak berjalan dalam kegelapan. Ia menggerakkan hati dan budi kita untuk berdoa dan tak putusnya berkomunikasi dengan Bapa di surga. Yesus bahkan memberi kita BundaNya agar kita punya Ibu yang menyayangi kita.<br \/>\nMari kita bawa Yesus pada siapa saja yang kita cintai dan jumpai, agar semakin banyak orang mengalami cinta Kristus seperti yang kita alami.<\/p>\n<p>Selamat berakhir pekan di hari ke 4 di tahun Yubileum penuh rahmat ini.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 04 Jan 2025<br \/>\nSabtu Masa Natal<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Ibr 1:1-2<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 1:35-42<br \/>\n****************************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nIbr 1:1-2<br \/>\nDahulu kala<br \/>\ndengan pelbagai cara Allah berbicara kepada leluhur kita<br \/>\ndengan perantaraan para nabi,<br \/>\nPada zaman akhir ini Ia berbicara kepada kita<br \/>\ndengan perantaraan Anak-Nya.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 1:35-42<br \/>\nKami telah menemukan Mesias!<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa<br \/>\nYohanes berdiri di tempat ia membaptis orang di Sungai Yordan<br \/>\nbersama dengan dua orang muridnya.<br \/>\nKetika melihat Yesus lewat, Yohanes berkata,<br \/>\n&#8220;Lihatlah Anak domba Allah!&#8221;<br \/>\nMendengar apa yang dikatakan Yohanes,<br \/>\nkedua murid itu pergi mengikuti Yesus.<br \/>\nTetapi Yesus menoleh ke belakang.<br \/>\nMelihat bahwa mereka mengikuti Dia,<br \/>\nYesus lalu berkata kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Apakah yang kamu cari?&#8221;<br \/>\nKata mereka kepada-Nya,<br \/>\n&#8220;Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?&#8221;<br \/>\nYesus berkata kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Marilah, dan kamu akan melihatnya.&#8221;<br \/>\nMereka pun datang, dan melihat di mana Yesus tinggal,<br \/>\ndan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia.<br \/>\nWaktu itu kira-kira pukul empat.<br \/>\nSalah seorang dari kedua murid<br \/>\nyang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus<br \/>\nadalah Andreas, saudara Simon Petrus.<br \/>\nAndreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya,<br \/>\ndan ia berkata kepadanya,<br \/>\n&#8220;Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus).&#8221;<br \/>\nLalu Andreas membawa Simon kepada Yesus.<br \/>\nYesus memandang dia dan berkata,<br \/>\n&#8220;Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus).&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n**************************************<\/p>\n<p>ANTARLAH ORANG LAIN KEPADA KRISTUS DAN ANTARLAH KRISTUS KEPADA ORANG LAIN MELALUI KESAKSIAN HIDUP<br \/>\n(RD.John Tanggul, Paroki Wangkung,Keuskupan Ruteng)<\/p>\n<p>Saya, anda bisa mengenal dan mengimani serta mengikuti Tuhan Yesus Kristus seperti atau sampai sekarang ini karena banyak pihak yang berperan. Mereka mungkin orangtua, keluarga, sahabat, guru saya, anda, katekis, pastor, bruder, suster, dll. Mereka itu adalah orang2 yang berjasa dalam kehidupan iman saya, anda. Mereka itu TELAH MENGANTAR\/MEMBAWA SAYA, ANDA KEPADA KRISTUS DAN MENGANTAR\/MEMBAWA KRISTUS KEPADA SAYA, ANDA.<\/p>\n<p>Peran seperti itu dapat ditemukan dalam kisah panggilan para murid Yesus yang pertama seperti yang saya, anda dengar dalam Injil Yohanes hari ini. Kedua murid itu mengikuti Yesus berkat PERAN YOHANES. Yohanes memberikan kesaksiannya tentang Yesus kepada kedua muridnya (Andreas dan Simon Petrus). &#8220;Lihatlah Anak Domba Allah!&#8221; Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Kristus&#8230;Ketika Yesus melihat bahwa mereka mengikut Dia, Yesus berkata:&#8221;Apakah yang kamu cari??&#8221;. Mereka berkata kpNya: &#8220;Rabbi (Guru), di mana Engkau tinggal?? Kata Yesus kepada mereka:&#8221;Marilah dan kamu akan melihatnya!&#8221; Lalu mereka pun datang dan melihat di mana Ia tinggal dan hari itu mereka TINGGAL BERSAMA2 DENGAN DIA&#8221;. Setelah mendengar kesaksian Yohanes, mereka meninggalkan Yohanes dan mengikuti Kristus. Yohanes telah menghantar mereka kepada Kristus, dan menghantar Kristus kepada mereka.<br \/>\nKemudian Andreas bertemu Simon dan memberi kesaksian:&#8221;Kami telah menemukan Kristus&#8221;. Lalu Andreas membawa Simon kepada Kristus.<\/p>\n<p>Yohanes dan Andreas telah membawa orang lain kepada Kristus dan membawa Kristus kepada orang lain. Saya, andapun sebagai Yohanes dan Andreas jaman now berperan yang sama untuk MENGANTAR ORANG KEPADA KRISTUS DAN MEMBAWA KRISTUS KEPADA ORANG LAIN melalui kesaksian hidup saya, anda. Bersediakah saya, anda???<\/p>\n<p>Selamat menghantar orang lain kepada Kristus! Selamat menghantar Kristus kepada orang lain melalui kesaksian hidupku, mu!!!<br \/>\nSemoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda sekalian yang selalu mau dan siap mengantar orang lain kepada Kristus dan mengantar Kristus kepada orang\u00a0lain.\u00a0Amin<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Sabtu 04 Januari 2025 Yohanes 1:41-42a (Yoh 1:35-42) Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: &#8220;Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus).&#8221; Ia membawanya kepada Yesus. Selalu Membawa Orang Lain&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-69478","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/69478","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=69478"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/69478\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69479,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/69478\/revisions\/69479"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=69478"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=69478"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=69478"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}