{"id":69380,"date":"2025-01-03T13:06:40","date_gmt":"2025-01-03T06:06:40","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=69380"},"modified":"2025-01-03T13:06:40","modified_gmt":"2025-01-03T06:06:40","slug":"jumat-03-januari-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=69380","title":{"rendered":"Jumat, 03 Januari 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nJumat 03 Januari 2025<br \/>\nYohanes 1:29,34b (Yoh 1:29-34)<br \/>\nPada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: &#8220;Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia\u2026Ia inilah Anak Allah.&#8221;<\/p>\n<p>Selalu Memandang Yesus<\/p>\n<p>Yohanes Pembaptis menunjuk Yesus sebagai Anak Domba Allah. Hal ini mengingatkn umat Israel, bagaimana mereka diselamatkan oleh darah anak domba untuk dapat keluar dari Mesir. Sekaligus Yohanes menubuatkan apa yang akan terjadi dengan Yesus, yang akan menjadi Anak Domba yang akan dikurbankan untuk menebus dan menyelamatkan seluruh umat manusia.<br \/>\nYesus adalah Anak Allah yang menjadi Domba sembelihan agar pengorbananNya menjadi tanda cinta Allah yang tak terhingga untuk kita.<br \/>\nMaka Natal dan Paskah adalah satu kesatuan mengenai arti kedatangan Yesus, Anak Allah yang serentak juga Anak Domba Allah yang rela dikorbankan demi keselamatan kita.<br \/>\nYesus telah bersabda, \u201cTidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.\u201d (Yoh 15:13).<br \/>\nYesus telah memberikan nyawaNya untuk kita, itulah jaminan bagi kita untuk berjalan tanpa ragu menyusuri lorong-lorong kehidupan sepanjang tahun ini. Ia telah menjadi jaminan bagi kita, untuk tak perlu kuatir apapun yang terjadi, karena Ia ada menemani kita, Ia berani mati untuk melindungi kita. \u201cIni Aku,\u201d kata Yesus. \u201cJangan takut!\u201d<br \/>\nPandanglah Yesus, Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang selalu diundang mengikuti perjamuanNya.<\/p>\n<p>Selamat merayakan hari Jumat pertama di tahun baru ini. Tuhan Yesus menyertai kita.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 03 Jan 2025<br \/>\nJumat Masa Natal<br \/>\nPF Nama Yesus Yang Tersuci<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 1:14.12b<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 1:29-34<br \/>\n*************************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 1:14.12b<br \/>\nFirman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita,<br \/>\nSemua orang yang menerima Dia,<br \/>\ndiberi-Nya kuasa untuk menjadi anak-anak Allah.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 1:29-34<br \/>\nLihatlah Anak domba Allah.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan,<br \/>\nia melihat Yesus datang kepadanya.<br \/>\nMaka katanya, &#8220;Lihatlah Anak domba Allah<br \/>\nyang menghapus dosa dunia.<br \/>\nDialah yang kumaksud ketika kukatakan:<br \/>\nSesudah aku akan datang seorang yang telah mendahului aku,<br \/>\nsebab Dia telah ada sebelum aku.<br \/>\nAku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia,<br \/>\ntetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air,<br \/>\nsupaya Ia dinyatakan kepada Israel.&#8221;<br \/>\nDan Yohanes memberi kesaksian, katanya,<br \/>\n&#8220;Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati,<br \/>\ndan Ia tinggal di atas-Nya.<br \/>\nAku pun sebenarnya tidak mengenal-Nya,<br \/>\ntetapi Yang mengutus aku untuk membaptis dengan air telah berfirman:<br \/>\nJikalau engkau melihat Roh turun ke atas seseorang<br \/>\ndan tinggal di atas-Nya,<br \/>\nDialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.<br \/>\nDan aku telah melihat-Nya!<br \/>\nMaka aku memberi kesaksian: Dia inilah Anak Allah!&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n*****************************************<\/p>\n<p>KESAKSIAN YANG BENAR LAHIR DARI PRIBADI YANG JUJUR<\/p>\n<p>\u201cBagi orang yang selalu mencari keuntungan diri atau berada di bawah tekanan maka kesaksian selalu taat pada yang memberi tekanan dan keuntungan. Sebaliknya kesaksian yang benar hanya bisa lahir dari pribadi yang jujur apa pun kondisi yang dialaminya.\u201d<\/p>\n<p>Tentang siapa itu Yesus, Yohanes pun memberikan kesaksian yang jujur dan benar seperti tertulis dalam kisah Injil hari ini:\u201dDan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah.&#8221;( ayat 34 )<\/p>\n<p>Pelajaran penting bagi kita di hari ini adalah:<\/p>\n<p>1) Berbanggalah bahwa Yesus yang kita imani sungguh adalah Putra Allah, Dialah Sabda yang menjadi daging dan tinggal di antara kita;<\/p>\n<p>2) Berikanlah kesaksian yang benar dan jujur apa pun resiko atau konsewensi yang Anda akan terima di ujung kesaksianmu;<\/p>\n<p>3) Lawanlah setiap budaya kebohongan yang ada di sekitarmu. Ingatlah bahwa kita akan susah melawan para penipu karena mereka akan tetap mempertahankan kebohongannya.<\/p>\n<p>Akhirnya ingatlah bahwa orang jujur dan benar akan selalu memancarkan keindahan jiwanya yang tak nampak oleh ekspresi tubuh.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211;\u00a0Duc\u00a0in\u00a0Altum\u00a0)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Jumat 03 Januari 2025 Yohanes 1:29,34b (Yoh 1:29-34) Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: &#8220;Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia\u2026Ia inilah Anak Allah.&#8221; Selalu Memandang&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-69380","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/69380","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=69380"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/69380\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69381,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/69380\/revisions\/69381"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=69380"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=69380"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=69380"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}