{"id":69069,"date":"2024-12-31T07:24:36","date_gmt":"2024-12-31T00:24:36","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=69069"},"modified":"2024-12-31T07:24:36","modified_gmt":"2024-12-31T00:24:36","slug":"selasa-31-desember-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=69069","title":{"rendered":"Selasa, 31 Desember 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSelasa 31 Desember 2024<br \/>\nHari Terakhir Di Tahun 2024<br \/>\nYohanes 1:14, 16 (Yoh 1:1-18)<br \/>\nFirman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran&#8230;. Dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia.<\/p>\n<p>Selamat Tinggal Tahun 2024<br \/>\nSelamat Datang Tahun 2025<\/p>\n<p>Segala pujian dan syukur, hormat dan kemuliaan kita haturkan kepada Allah Bapa kita, yang dalam Yesus telah menjadi manusia dan tinggal bersama kita, menemani dan menuntun langkah hidup kita serta menerangi jalan kita oleh Roh KudusNya sepanjang tahun 2024 ini.<br \/>\nSungguh tak terhingga kasih karunia Allah bagi kita. Ia berkenan melimpahkan rahmatNya hari demi hari melalui mentari pagi yang setia membuka hari dan rembulan di malam hari yang setia menemani istirahat kita. Betapa lega terlindung oleh kasih setia Tuhan.<br \/>\nBetapa kita bersyukur, setiap pagi Sabda Kehidupan, Firman Allah yang hidup, Yesus Sang Sabda, menemani kita memulai hari dalam terang Sabda Allah. Betapa indah dan bahagia hidup bersama Yesus. Setiap hari harapan baru selalu hadir memberi asa untuk tetap semangat menjalani hari-hari hidup yang penuh pergumulan karena Tuhan tak pernah sedetikpun meninggalkan kita.<br \/>\nSetiap tarikan nafas kita telah menjadi tanda Roh Allah terus bekerja merasuki jiwa kita untuk terus mengangkat hati bersyukur kepada Tuhan. Telah begitu banyak doa kita panjatkan, dan Allah Bapa tetap setia mendengar dan Ia menganugerahkan segala rahmat yang kita perlukan untuk hidup dalam kasihNya.<br \/>\nAda tangis dan airmata, ada tawa dan canda ria. Ada kehilangan dan luka, sakit dan duka, namun selalu ada pemulihan dan kebangkitan serta hidup baru. Itulah jatuh bangun kehidupan.<br \/>\nKini kita tiba pada hari terakhir di tahun yang penuh rahmat ini. Ada keyakinan iman yang teguh, bila Yesus Imanuel beserta kita dalam suka duka sepanjang tahun ini, Ia akan tetap setia menemani kita menjalani hari-hari hidup kita di tahun 2025 nanti. Kita tidak hidup berdasarkan ramalan-ramalan apapun, melainkan dari janji-janji Tuhan yang abadi. Percayalah pada janji Tuhan ini:<br \/>\n\u201dSebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah firman Tuhan, dan Aku akan memulihkan keadaanmu.\u201d (Yer 29:11-14a).<br \/>\n\u201dTerima kasih Yesus, Engkau-lah Imanuel Allah beserta kami. Kami sungguh percaya, Engkaulah andalan kami.\u201d<\/p>\n<p>Selamat tinggal tahun 2024. Selamat datang tahun 2025.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 31 Des 2024<br \/>\nSelasa Masa Natal<br \/>\nPF S. Silvester I, Paus<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 1:14.12b<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 1:1-18<br \/>\n****************************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 1:14.12b<br \/>\nFirman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita,<br \/>\nSemua orang yang menerima Dia,<br \/>\ndiberi-Nya kuasa untuk menjadi anak-anak Allah.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 1:1-18<br \/>\nFirman telah menjadi manusia.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Pada awal mula adalah Firman.<br \/>\nFirman itu ada bersama-sama dengan Allah<br \/>\ndan Firman itu adalah Allah.<br \/>\nFirman itu pada mulanya bersama-sama dengan Allah.<br \/>\nSegala sesuatu dijadikan oleh Dia,<br \/>\ndan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi<br \/>\ndari segala yang telah dijadikan.<br \/>\nDalam Dia ada hidup,<br \/>\ndan hidup itu adalah terang bagi manusia.<br \/>\nTerang itu bercahaya di dalam kegelapan,<br \/>\ntetapi kegelapan tidak menguasainya.<\/p>\n<p>Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes.<br \/>\nia datang sebagai saksi<br \/>\nuntuk memberi kesaksian tentang terang itu,<br \/>\nsupaya oleh dia semua orang menjadi percaya.<br \/>\nIa sendiri bukan terang itu,<br \/>\ntetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.<br \/>\nTerang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang,<br \/>\nsedang datang ke dalam dunia.<\/p>\n<p>Terang itu telah ada di dalam dunia,<br \/>\ndan dunia dijadikan oleh-Nya,<br \/>\ntetapi dunia tidak mengenal-Nya.<br \/>\nIa datang kepada milik kepunyaan-Nya,<br \/>\ntetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.<br \/>\nTetapi semua orang yang menerima Dia<br \/>\ndiberi-Nya kuasa menjadi anak-anak Allah,<br \/>\nyaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya,<br \/>\norang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau daging,<br \/>\nbukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki,<br \/>\nmelainkan dari Allah.<br \/>\nFirman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita,<br \/>\ndan kita telah melihat kemuliaan-Nya,<br \/>\nyaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya<br \/>\nsebagai Anak Tunggal Bapa,<br \/>\npenuh kasih dan kebenaran.<br \/>\nTentang Dia Yohanes memberi kesaksian dan berseru,<br \/>\n&#8220;Inilah Dia yang kumaksudkan ketika aku berkata:<br \/>\nSesudah aku akan datang Dia yang telah mendahului aku,<br \/>\nsebab Dia telah ada sebelum aku.&#8221;<br \/>\nKarena dari kepenuhan-Nya<br \/>\nkita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;<br \/>\nsebab hukum Taurat diberikan oleh Musa,<br \/>\ntetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus.<\/p>\n<p>Tidak seorang pun pernah melihat Allah;<br \/>\ntetapi Anak Tunggal Allah yang ada di pangkuan Bapa,<br \/>\nDialah yang menyatakan-Nya.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n******************************************<\/p>\n<p>SYUKUR BAGIMU TUHAN dan bagimu semua dan seluruh alam ciptaan lainnya dan MOHON MAAF UNTUK SEMUA YANG KURANG BERKENAN DI HATI<br \/>\n(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)<br \/>\nYoh. 1:1-18: Firman yang telah menjadi manusia<\/p>\n<p>Nada dasar doa, nyanyian, ucapan, sikap, semangat, aktivitas dan lain2 pada hari terakhir tahun 2024 adalah SYUKUR\/TERIMAKASIH dan MOHON MAAF kepada Tuhan dan kepada sesama dan seluruh alam ciptaan lainnya. Syukur atas SEGALANYA, RAHMAT, BERKAT, SEGALA PERISTIWA atau PENGALAMAN HIDUP APA SAJA yg telah dinikmati, dirasakan dan dialami selama 1 tahun ini, selama 12 bulan, selama 52 minggu, selama 365 hari, selama 8760 jam, selama 525.600 menit, 31.536.000 detik\/saat.<\/p>\n<p>Setiap saat Yesus Kristus, sang Firman Allah yang telah menjadi manusia (Yoh. 1:1-18) telah hadir dan berkarya sungguh2 di tengah-tengah saya, anda dan telah MENJADI BAGIAN INTEGRAL dari kehidupan saya, anda (baik dalam suka pun dalam duka). Ia telah, sedang dan akan tetap hadir dan bekerja setiap saat sebagai JAMINAN, PEMBIMBING utk keselamatan saya, anda SETIAP SAAT\/DETIK dalam kehidupan di dunia ini. Dialah yg menjadi SUMBER KEKUATAN dalam saat2 mengalami kesulitan, penderitaan, persoalan hidup. Dialah yg menjadi TERANG saya, anda! Dialah yg menjadi HIKMAT bagi saya, anda. Dialah yang menjadi GEMBALA YANG BAIK bagi saya, anda semua yang selalu membawa dan menuntun saya, anda ke &#8220;tempat yang penuh susu dan madu dan ke padang rumput yang hijau&#8221;; Dialah yang memelihara dan membimbing saya, anda kawanan dombanya ; Dialah yang bertanggung jawab atas saya, anda domba2nya ; Dialah yang selalu menghitung saya, anda domba2Nya jangan sampai ada yang hilang dan kalau ada yang hilang dicari dan ditemukanNya kembali. Dialah yang telah &#8220;memberikan nyawaNya&#8221; kepada saya, anda selama tahun 2024 yang sebentar lagi saya, anda tinggalkan. &#8220;Akulah Gembala yang baik. Gembala yang baik MEMBERIKAN NYAWANYA bagi domba-dombaNya&#8221;(Yoh.10:11). Dialah Emmanuel bagi saya, anda, Allah yang selalu MENYERTAI saya, anda.<\/p>\n<p>Setiap saat juga, orang lain (siapa saja) dan alam ciptaan lainnya, telah hadir dan bekerja dg saya, anda, menjadi bagian dari hidup saya, anda, dalam suka dan duka. Tugas dan kewajiban saya, anda pd akhir Tahun ini adalah bersyukur dan berterimakasih kp Tuhan dan sesama dan alam semesta lainnya untuk semua peristiwa\/pengalaman hidup apa saja selama tahun 2024 dan memohon maaf atas segalanya yang tidak beres selama tahun 2024.<\/p>\n<p>Besok hari (1 Januari 2025, pada PESTA SANTA PERAWAN MARIA BUNDA ALLAH, sebagai HARI RAYA YANG DISAMAKAN DENGAN HARI MINGGU, yang wajib dirayakan oleh semua umat beriman Katolik sebagaimana layaknya Misa Hari Minggu\/ BUKAN FAKULTATIP) baru saya, anda memohon rahmat, berkat dan perlindungan, dan lain-lain dari Tuhan untuk sepanjang tahun 2025.<\/p>\n<p>Selamat mengakhiri dan meninggalkan Tahun 2024. Selamat Tinggal Tahun 2024. Terimakasih untuk semuanya yang telah saya, anda alami, rasakan dan nikmati dari Tuhan dan sesama dan lingkungan alam ciptaan lainnya. Tak lupa saya, anda mohon maaf kepada Tuhan dan sesama dan lingkungan ciptaan lainnya karena &#8220;KELALAIAN&#8221; saya, anda yang tidak\/kurang maksimal menggunakan waktu\/saat\/kesempatan untuk &#8220;hal2 baik dan benar&#8221; selama tahun 2024 ini.<\/p>\n<p>Selamat jalan Tahun 2024. Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) MEMBERKATI saya, anda sekalian dan seluruh alam ciptaan lainnya yang telah dituntun dan dibimbing oleh Tuhan selama Tahun\u00a02024\u00a0ini.\u00a0Amin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Selasa 31 Desember 2024 Hari Terakhir Di Tahun 2024 Yohanes 1:14, 16 (Yoh 1:1-18) Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-69069","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/69069","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=69069"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/69069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69070,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/69069\/revisions\/69070"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=69069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=69069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=69069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}