{"id":68655,"date":"2024-12-25T20:52:59","date_gmt":"2024-12-25T13:52:59","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=68655"},"modified":"2024-12-25T20:53:09","modified_gmt":"2024-12-25T13:53:09","slug":"kamis-26-desember-2024-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=68655","title":{"rendered":"Kamis, 26 Desember 2024"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON PEMBUKA\u2063:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pintu surga terbuka bagi Stefanus. Dialah yang pertama di antara para martir. Maka ia berseri mulia di surga, dimahkotai dengan kemenangan.\u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENGANTAR\u2063:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Di antara tujuh diakon jemaat di Yerusalem (Kis 6:5) Stefanus memainkan peran yang istimewa. Ia digambarkan sebagai orang yang penuh rahmat dan kekuatan, penuh Roh Kudus. Ia tampil dalam debat melawan orang Yahudi. Tetapi akhirnya Sefanis digelantang ke mahkamah Yahudi dan diputuskanlah hukuman matI. Stefanus merupakan teladan martir Kristiani: ia mewartakan Yesus yang tersalib dan Mesias yang diangkat dalam kemulaan Allah, ia melihat Putra Manusia di sisi kanan Allah dan kesaksiannya itu diteguhkan dengan kata dan darah\u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PEMBUKA\u2063:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa yang mahakuasa dan mahamulia, hari ini kami rayakan martir pertama Gereja-Mu. Kami mohon, doronglah kami menarut, cinta kasih kepada musuh dan lawan kami sebagaimana Santo Stefanus, yang mendoakan para pembunuhnya Demi Yesus Kristus\u2026.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 6:8-10; 7:54-59<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cAku melihat langit terbuka.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Sekali peristiwa Stefanus, yang penuh dengan karunia dan kuasa, mengadakan mukjizat dan tanda-tanda di antara orang banyak. Tetapi tampillah beberapa orang dari jemaat Yahudi yang disebut jemaat orang Libertini. \u2013 Anggota jemaat ini adalah orang-orang dari Kirene dan dari Aleksandria. \u2013 Mereka tampil bersama dengan beberapa orang Yahudi dari Kilikia dan dari Asia. Orang-orang ini bersoal jawab dengan Stefanus, tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmat Stefanus dan Roh Kudus yang mendorong dia berbicara. Mendengar semua yang dikatakan Stefanus, para anggota Mahkamah Agama sangat tertusuk hatinya. Maka mereka menyambutnya dengan gertakan gigi. Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit; ia melihat kemuliaan Allah, dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah. Maka katanya, \u201cSungguh, aku melihat langit terbuka, dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah.\u201d Maka berteriak-teriaklah mereka, dan sambil menutup telinga serempak menyerbu dia. Mereka menyeret dia ke luar kota, lalu melemparinya dengan batu. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki seorang muda yang bernama Saulus. Sementara dilempari, Stefanus berdoa, \u201cYa Tuhan Yesus, terimalah rohku.\u201d<br>Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 31:3cd-4.6.8ab.16bc.17<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Ref. Ke dalam tangan-Mu, Tuhan, kuserahkan jiwaku.<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Jadilah bagiku gunung batu tempat berlindung, dan kubu pertahanan untuk menyelamatkan daku! Sebab Engkaulah bukit batu dan pertahananku; oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku.<\/li>\n\n\n\n<li>Ke dalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku; sudilah membebaskan daku, ya Tuhan, Allah yang setia. Aku akan bersorak sorai dan bersukacita karena kasih setia-Mu, sebab Engkau telah menilik sengsaraku.<\/li>\n\n\n\n<li>Lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan bebaskanlah dari orang-orang yang mengejarku! Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu!<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAIT PENGANTAR INJIL:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U :&nbsp;<em>Alleluya, alleluya<\/em><br>S :<em>&nbsp;(Mzm 118:26a,27a)&nbsp;<\/em><em>Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan! Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.<\/em><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 10:17-22<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cKarena Aku, kamu akan digiring ke muka para penguasa dan raja-raja.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pada waktu mengutus murid-murid-Nya, Yesus berkata, \u201cWaspadalah terhadap semua orang! Sebab ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama; dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya. Karena Aku, kamu akan digiring ke muka para penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah. Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berbicara, melainkan Roh Bapamu; Dialah yang akan berbicara dalam dirimu. Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh; demikian juga seorang ayah akan menyerahkan anaknya. Anak-anak akan memberontak terhadap orangtuanya dan akan membunuh mereka. Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.\u201d<br>Demikianlah Sabda Tuhan<br>U. Terpujilah Kristus.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Vincen Suparman SCJ<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Jesus memperingatkan murid-murid-Nya bahwa mereka akan menghadapi penganiayaan dan tentangan, namun Ia juga memperlengkapi mereka untuk menghadapinya. Ia menyuruh&nbsp; mereka untuk percaya kepada Bapa mereka, yang akan menyertai mereka dan memberikan anugerah kepada mereka.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Jesus mengingatkan murid-murid-Nya bahwa mereka harus menjadi saksi bagi dunia, memberitakan Khabar Baik. Ia memberi tahu mereka untuk tidak khawatir mengenai cara membela diri, karena Roh Allah akan membantu mereka mengetahui apa yang harus dikatakan. Kuat-kuasa Roh Kudus akan menguatkan para murid menghadapi penganiayaan dan meneguhkan mereka untuk memberitakan Injil. Maka dikatakan agar mereka tidak perlu khawatir akan apa yang harus mereka katakan, karena Roh Kuduslah yang memberikan kuat-kuasa untuk menuntun mereka berkata-kata dalam kebenaran.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Santo Stefanus, Martir kesatu, percaya kepada Tuhan di tengah penderitaannya. Penjajaran antara Natal dan pesta Santo Stefanus mendorong umat beriman untuk mempertimbangkan konsekuensi dari pemuridan yang sejati. Kita berani mengaku Kristen bearti kita seharusnya sadar akan konsekuensi dari pengakuan itu. Bukan hanya itu sahaja, tetapi kita seharusnya sadar akan tanggungjawab kita sebagai orang Kristen. Menjadi Kristen lebih daripada datang ke Misa, berkolekte, dan hafal doa-doa harian.&nbsp; Kita musti bertanya sejauh mana kita mengaktualisirkan iman kita dalam situasi konkret.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Jesus memperingatkan murid-murid-Nya untuk waspada terhadap serigala, yang akan menyerahkan mereka ke dewan dan mencambuk mereka di sinagoga. Para murid dibekali dengan kuasa Roh Kudus agar mampu menghadapi aneka tantangan dan penganiayaan ketika mereka&nbsp; diutus untuk memberitakan Khabar Gembira.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Jesus memberi tahu murid-murid-Nya bahwa mereka akan dibenci semua orang karena nama-Nya. Jesus menyadarkan murid-murid-Nya akan konsekuensi mengikuti Jesus. Posisi umat Kristen dimanapun selalu dihadapkan kepada tantangan yang beraneka-ragam bentuknya entah entah social atau spiritual.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Siapa yang bertahan sampai akhir akan diselamatkan. &nbsp;&nbsp;Jesus memberi tahu murid-murid-Nya bahwa siapa pun yang bertahan sampai akhir akan diselamatkan.Namun, dari jawaban Jesus itu kita tidak bisa hanya duduk diam dan berdoa. Kita harus mengaktualisir iman kita, talenta, dan kesempatan yang kita miliki dengan bimbingan Roh Kudus untuk sesuatu yang konkret yang dapat kita rasakan dan dapat pula dirasakan manfaatnya oleh orang banyak.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah saudara-saudari kita membebaskan diri kita dari rasa takut agar mampu memfokuskan pada bimbingan Roh Kudus yang akan menguatkan langkah-langkah kita dalam merealisir harapan, iman, dan kasih melalui aktivitas kita sehari-hari.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PERSIAPAN\u2063 PERSEMBAHAN:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa, sumber kemuliaan abadi, kami persembahkan roti anggur pada pesta Santo Stelanus, martir-Mu, yang telah mengurbankan dirinya demi iman. Terimalah kiranya dengan rela tanda bakti cinta kasih umatMu ini. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.\u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON KOMUNI \u2013 Kis 7:58\u2063<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Mareka merajam Stefinus yang berdoa, \u201cTuhan Yesus, terimalah nyawaku.\u201d\u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA SESUDAH KOMUNI\u2063:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa, sumber keselamatan kami. Kami bersyukur atas kerahiman yang Kau limpahkan kepada kami. Engkau telah menyelamatkan kami dengan kelahiran Putra-Mu terkasih dan menggembirakan kami dengan kelahiran Santo Stefanus di surga. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami\u2026. \u2063<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Resi-Kamis-26-Desember-2024-oleh-Rm.-Vincen-Suparman-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Florida-USA.mp3\">Resi-Kamis 26 Desember 2024 oleh Rm. Vincen Suparman SCJ dari Komunitas SCJ Florida USA<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2024\/12\/25\/kamis-26-desember-2024-pesta-st-stefanus-martir-pertama\/\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2024\/12\/25\/kamis-26-desember-2024-pesta-st-stefanus-martir-pertama\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=68655-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\"><\/iframe><\/figure>\n<div class=\"powerpress_player\" id=\"powerpress_player_4431\"><audio class=\"wp-audio-shortcode\" id=\"audio-68655-1\" preload=\"none\" style=\"width: 100%;\" controls=\"controls\"><source type=\"audio\/mpeg\" src=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Resi-Kamis-26-Desember-2024-oleh-Rm.-Vincen-Suparman-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Florida-USA.mp3?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Resi-Kamis-26-Desember-2024-oleh-Rm.-Vincen-Suparman-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Florida-USA.mp3\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Resi-Kamis-26-Desember-2024-oleh-Rm.-Vincen-Suparman-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Florida-USA.mp3<\/a><\/audio><\/div><p class=\"powerpress_links powerpress_links_mp3\" style=\"margin-bottom: 1px !important;\">Podcast: <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Resi-Kamis-26-Desember-2024-oleh-Rm.-Vincen-Suparman-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Florida-USA.mp3\" class=\"powerpress_link_pinw\" target=\"_blank\" title=\"Play in new window\" onclick=\"return powerpress_pinw('https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=68655-podcast');\" rel=\"nofollow\">Play in new window<\/a> | <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Resi-Kamis-26-Desember-2024-oleh-Rm.-Vincen-Suparman-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Florida-USA.mp3\" class=\"powerpress_link_d\" title=\"Download\" rel=\"nofollow\" download=\"Resi-Kamis-26-Desember-2024-oleh-Rm.-Vincen-Suparman-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Florida-USA.mp3\">Download<\/a><\/p><!--powerpress_player-->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTIFON PEMBUKA\u2063:&nbsp; Pintu surga terbuka bagi Stefanus. Dialah yang pertama di antara para martir. Maka ia berseri mulia di surga, dimahkotai dengan kemenangan.\u2063 PENGANTAR\u2063:&nbsp; Di antara tujuh diakon jemaat di Yerusalem (Kis 6:5) Stefanus&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,1,20],"tags":[],"class_list":["post-68655","post","type-post","status-publish","format-audio","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-audio","category-bacaan-harian","category-renungan-text","post_format-post-format-audio"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/68655","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=68655"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/68655\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68657,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/68655\/revisions\/68657"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=68655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=68655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=68655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}