{"id":68653,"date":"2024-12-25T20:50:25","date_gmt":"2024-12-25T13:50:25","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=68653"},"modified":"2024-12-25T20:50:25","modified_gmt":"2024-12-25T13:50:25","slug":"pesan-natal-uskup-agung-medan-mgr-kornelius-sipayung-ofmcap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=68653","title":{"rendered":"Pesan Natal Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap."},"content":{"rendered":"<p>Pesan Natal Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap.<\/p>\n<p>Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,<\/p>\n<p>Natal adalah saat di mana kita merenungkan misteri besar Inkarnasi: Allah yang datang ke dunia dalam kerendahan hati seorang bayi di Betlehem. Injil Lukas 2:15 mengisahkan reaksi para gembala setelah mendengar pesan malaikat: \u201cMarilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita.\u201d Para gembala ini tidak menunda-nunda. Mereka bergegas, meninggalkan apa yang sedang mereka kerjakan, untuk menyaksikan kabar sukacita yang telah mereka dengar.<\/p>\n<p>Bergegas: Tanda Iman dan Ketaatan<\/p>\n<p>Sikap bergegas para gembala adalah cerminan iman yang hidup. Setelah mendengar pesan ilahi, mereka tidak tinggal diam atau menunda-nunda. Mereka bergerak, melangkah menuju kehendak Allah, meskipun pesan itu datang di malam yang tenang dan tidak nyaman.<\/p>\n<p>Sikap ini bukan hanya milik para gembala. Yusuf bergegas membawa Maria dan bayi Yesus ke Mesir setelah menerima pesan malaikat dalam mimpi. Orang Majus bergegas meninggalkan tanah asal mereka, mengikuti bintang ke tempat Sang Mesias lahir. Bahkan dalam sejarah keselamatan, tokoh-tokoh besar seperti Abraham, Musa, dan para nabi menunjukkan sikap yang sama: mendengar panggilan Allah dan segera bergerak, meskipun ada tantangan besar dan pengorbanan yang harus dilakukan.<\/p>\n<p>Pesan Natal bagi Kita Hari Ini<\/p>\n<p>Natal bukan hanya perayaan tentang kelahiran Yesus; Natal adalah panggilan bagi kita untuk bergegas menuju Allah dan kehendak-Nya. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali merasa nyaman dalam rutinitas kita, enggan untuk bergerak, apalagi berubah. Namun, iman yang sejati memanggil kita untuk meninggalkan zona nyaman dan mengambil langkah menuju kasih dan kebenaran Allah.<\/p>\n<p>1. Bergegas untuk Mengasihi: Natal mengingatkan kita bahwa Allah telah bergegas mendekat kepada kita melalui Yesus. Sekarang, kita dipanggil untuk bergegas mendekat kepada sesama, terutama mereka yang membutuhkan kasih dan perhatian kita.<\/p>\n<p>2. Bergegas untuk Berubah: Natal adalah momen untuk merenungkan apakah hidup kita sudah sesuai dengan kehendak Allah. Kita dipanggil untuk berubah, meninggalkan dosa, dan menjalani hidup baru yang penuh dengan kasih dan pengampunan.<\/p>\n<p>3. Bergegas untuk Bersaksi: Seperti para gembala yang kembali memuliakan Allah setelah melihat Sang Bayi, kita dipanggil untuk menjadi saksi kasih Allah di dunia ini.<\/p>\n<p>Paus Fransiskus dalam salah satu homilinya berkata:<br \/>\n&#8220;Natal adalah undangan untuk bergerak. Jangan takut meninggalkan kenyamanan Anda. Allah memanggil Anda untuk bertemu dengan-Nya, dan dalam perjumpaan itu, hidup Anda akan berubah.&#8221;<\/p>\n<p>Bergegas Menuju Betlehem<\/p>\n<p>Saudara-saudari, Natal adalah undangan untuk bergegas menuju Betlehem, menuju Yesus, yang hadir dalam hidup kita setiap hari. Seperti para gembala, Yusuf, dan orang Majus, marilah kita mendengar panggilan Allah dan segera melangkah, meskipun jalan itu penuh tantangan. Sebab, di akhir perjalanan itu, kita akan menemukan sukacita sejati: Allah yang menyertai kita.<\/p>\n<p>Doa:<br \/>\nYa Allah, ajarilah kami untuk memiliki hati yang terbuka seperti para gembala, yang mendengar dan bergegas menuju kehendak-Mu. Bantulah kami untuk bergerak menuju kasih-Mu dan menjadi saksi sukacita Natal bagi dunia. Amin.<\/p>\n<p>#merrychristmas<\/p>\n<p>Sumber Komsos KAM<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesan Natal Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap. Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, Natal adalah saat di mana kita merenungkan misteri besar Inkarnasi: Allah yang datang ke dunia dalam kerendahan hati seorang bayi di&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,2],"tags":[],"class_list":["post-68653","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sekitar","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/68653","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=68653"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/68653\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68654,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/68653\/revisions\/68654"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=68653"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=68653"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=68653"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}