{"id":67833,"date":"2024-12-17T17:34:58","date_gmt":"2024-12-17T10:34:58","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=67833"},"modified":"2024-12-17T17:34:58","modified_gmt":"2024-12-17T10:34:58","slug":"selasa-17-desember-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=67833","title":{"rendered":"Selasa, 17 Desember 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSelasa 17 Desember 2024<br \/>\nMatius 1:1, 17 (Mat 1:1-17).<br \/>\nInilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham\u2026. Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.<\/p>\n<p>Silsilah Yesus Menjadi Silsilah Kita: Satu Keluarga Allah<\/p>\n<p>Penginjil Matius yang menulis Injilnya untuk orang Israel memulai silsilah Yesus dari Abraham. Sementara itu Penginjil Lukas yang menulis Injilnya untuk segala bangsa, mengawali silsilah Yesus dimulai sejak Adam dan Hawa. Keduanya saling melengkapi. Semuanya dimaksudkan untuk menunjukkan betapa seluruh generasi umat manusia sejak penciptaan hingga kedatangan Kristus dan sampai selamanya sungguh diberkati oleh datangnya Penebus, Yesus Kristus Tuhan kita. Sejarah dunia dan sejarah umat manusia menjadi sejarah keselamatan.<br \/>\nPenginjil Yohanes merangkumnya dengan ungkapan yang indah dari Yesus, \u201cKarena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.\u201d (Yoh 3:16).<br \/>\nBetapa kita bersyukur, oleh iman kita akan Yesus dan oleh pembaptisan dalam nama Tritunggal Mahakudus, silsilah Yesus menjadi silsilah kita, karena dalam Yesus kita menjadi satu keluarga: Yesus menjadi Saudara kita, dan Allah BapaNya menjadi Bapa kita juga.<br \/>\nBiarlah warta sukacita Injil ini terus disampaikan dari generasi ke generasi, bahwa hingga kini dan selamanya, Allah terus mencipta, Yesus terus menebus dan menyelamatkan, Roh Kudus tak henti berhembus memenuhi hidup kita dan kita pun ambil bagian dalam karya keselamatan Allah Tritunggal Mahakudus ini dengan terus mewartakannya.<br \/>\nDalam Yesus \u2018torang semua basudara\u2019. Mari baku sayang, baku bae, baku tolong.<\/p>\n<p>Selamat menjalani hari baru, Yesus menemani kita.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 17 Des 2024<br \/>\nSelasa Masa Adven<br \/>\nWarna Liturgi: Ungu<br \/>\nBacaan Injil: Mat 1:1-17<br \/>\n*************************************<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 1:1-17<br \/>\nSilsilah Yesus Kristus, anak Daud.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.<br \/>\nAbraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub,<br \/>\nYakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya.<br \/>\nYehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar,<br \/>\nPeres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram.<br \/>\nRam memperanakkan Aminadab,<br \/>\nAminadab memperanakkan Nahason,<br \/>\nNahason memperanakkan Salmon.<br \/>\nSalmon memperanakkan Boas dari Rahab,<br \/>\nBoas memperanakkan Obed dari Rut,<br \/>\nObed memperanakkan Isai.<br \/>\nIsai memperanakkan raja Daud,<br \/>\nDaud memperanakkan Salomo dari isteri Uria.<br \/>\nSalomo memperanakkan Rehabeam,<br \/>\nRehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa.<br \/>\nAsa memperanakkan Yosafat,<br \/>\nYosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia.<br \/>\nUzia memperanakkan Yotam,<br \/>\nYotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia.<br \/>\nHizkia memperanakkan Manasye,<br \/>\nManasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia.<br \/>\nYosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya<br \/>\npada waktu pembuangan ke Babel.<\/p>\n<p>Sesudah pembuangan ke Babel,<br \/>\nYekhonya memperanakkan Sealtiel,<br \/>\nSealtiel memperanakkan Zerubabel.<br \/>\nZerubabel memperanakkan Abihud,<br \/>\nAbihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor.<br \/>\nAzor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim,<br \/>\nAkhim memperanakkan Eliud.<br \/>\nEliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan,<br \/>\nMatan memperanakkan Yakub.<br \/>\nYakub memperanakkan Yusuf suami Maria,<br \/>\nyang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.<\/p>\n<p>Jadi, seluruhnya ada empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud,<br \/>\nempat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel,<br \/>\ndan empat belas keturunan<br \/>\ndari pembuangan ke Babel sampai Kristus.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n********************************************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE<\/p>\n<p>LAHIR DARI KETIDAKSEMPURNAAN UNTUK MENGHARUMKAN<\/p>\n<p>\u201cSetiap orang lahir dengan sebuah misi atau suatu maksud dari Yang Ilahi: Kadang maksud itu bisa disadari sendiri lalu diwujudkan atau bisa saja harus diberitahukan oleh orang lain kepada kita. Apa pun caranya jangan pernah menyesal tentang dari mana Anda lahir, tapi merasa bersalahlah jika hidupmu kurang bahkan tidak berarti bagi keluargamu.\u201d<\/p>\n<p>Membaca dan merenungkan silsilah Tuhan Yesus, kita menyimpulkan bahwa tidak semua leluhur atau keluarganya adalah orang suci dan sempurna. Intinya, banyak orang yang kurang sempurna bahkan berdosa, tapi Tuhan telah memanggil dan menjadikan mereka orang-orang hebat pada masanya.<\/p>\n<p>Karena itu ada beberapa pokok permenungan bagi kita di pagi ini, yakni:<\/p>\n<p>1) Syukurilah atas apa pun dan siapa pun yang menjadi anggota keluargamu, yang darinya Anda lahir dan ada di dunia ini;<\/p>\n<p>2) Jangan pernah merasa malu atau mengutuk karena kekurangan yang menempel atau kesalahan yang dibuat oleh anggota keluargamu di masa silam;<\/p>\n<p>3) Berjuanglah agar nama keluargamu diharumkan olehmu lewat karya dan pengabdianmu kepada masyarakat;<\/p>\n<p>Akhirnya ingatlah pesan Paus Fransiskus: \u201cTidak ada keluarga yang sempurna dan tidak ada orang tua yang sempurna, tapi cinta dan pengampunan lah yang membuat keluargamu sempurna di mata dunia.\u201d<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211;\u00a0Duc\u00a0in\u00a0Altum\u00a0)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Selasa 17 Desember 2024 Matius 1:1, 17 (Mat 1:1-17). Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham\u2026. Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-67833","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/67833","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=67833"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/67833\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67834,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/67833\/revisions\/67834"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=67833"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=67833"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=67833"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}