{"id":67324,"date":"2024-12-10T18:02:48","date_gmt":"2024-12-10T11:02:48","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=67324"},"modified":"2024-12-10T20:13:16","modified_gmt":"2024-12-10T13:13:16","slug":"rabu-11-desember-2024-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=67324","title":{"rendered":"Rabu, 11 Desember 2024"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON PEMBUKA \u2013 lih. Habakuk 2:3; I Korintus 4:5<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Tuhan akan datang dan tidak akan berlambat. Ia akan menerangi yang tersembunyi dalam kegelapan, dan menyatakan diri-Nya kepada segala bangsa.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENGANTAR:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">\u201cBusur tak boleh selalu terentang\u201d kata sebuah pepatah. Dalam bacaan hari ini kita didorong dan diteguhkan. \u201cAnak-anak muda dapat menjadi lelah dan lesu\u201d kata Yesaya, \u201ctetapi yang mengandalkan Tuhan akan menerima kekuatan baru\u201d. Mengangkat kuk Yesus bukanlah suatu tugas yang terlalu berat. Mengikuti Dia yang lemah lembut dan rendah hati mendatangkan ketenangan dalam segala usaha kita.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PEMBUKA:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah bedoa: Allah Bapa mahakuasa, Engkau memerintahkan kami menyiapkan jalan bagi Kristus Tuhan. Semoga kami jangan sampai kehabisan tenaga, tetapi dihibur dan dikuatkan oleh kehadiran Kristus yang menyembuhkan. Sebab Dialah \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 40:25-31<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cTuhan yang mahakuasa memberikan kekuatan kepada yang lelah.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Yang Mahakudus berfirman, \u201cDengan siapa kalian hendak menyamakan Daku? Siapa yang setara dengan Daku? Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah! Siapa yang menciptakan semua bintang itu? Siapa yang menyuruh mereka ke luar seperti tentara, sambil memanggil nama mereka masing-masing? Tidak ada satu pun yang tidak hadir, sebab Dia itu Mahakuasa dan Mahakuat. Hai Yakub, hai Israel, mengapa engkau berkata begini, \u2018Hidupku tersembunyi dari Tuhan, dan hatiku tidak diperhatikan Allahku?\u2019 Tidakkah engkau tahu, dan tidakkah engkau mendengar? Tuhan itu Allah yang kekal, yang menciptakan alam semesta. Tuhan tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu. Pengertian-Nya tidak terduga. Tuhan memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada mereka yang tidak berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung. Tetapi orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru. Mereka seumpama rajawali yang terbang tinggi dengan kekuatan sayapnya. Mereka berlari dan tidak menjadi lesu. Mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.\u201d<br>Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 103:1-2.3-4.8-10<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ref.&nbsp;<em>Pujilah Tuhan, hai jiwaku!<\/em><\/strong><br><strong>atau<em>&nbsp;Puji, jiwaku, nama Tuhan, jangan lupa pengasih Yahwe.<\/em><\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah Tuhan, hai jiwaku, janganlah lupa akan segala kebaikan-Nya!<\/li>\n\n\n\n<li>Dialah yang mengampuni segala kesalahanmu, dan menyembuhkan segala penyakitmu! Dialah yang menebus hidupmu dari liang kubur, dan memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat!<\/li>\n\n\n\n<li>Tuhan adalah pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. Tidak pernah Ia memperlakukan kita setimpal dengan dosa kita, atau membalas kita setimpal dengan kesalahan kita.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAIT PENGANTAR INJIL:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U :&nbsp;<em>Alleluya<\/em><br>S :&nbsp;<em>Tuhan akan datang menyelamatkan umat-Nya. Berbahagialah orang yang menyongsong Dia<\/em><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 11:28-30<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cDatanglah kepada-Ku kalian yang letih lesu.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Sekali peristiwa bersabdalah Yesus, \u201cDatanglah kepada-Ku, kalian semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah-lembut dan rendah hati. Maka hatimu akan mendapat ketenangan. Sebab enaklah kuk yang Kupasang, dan ringanlah beban-Ku.\u201d<br>Demikianlah Sabda Tuhan<br>U. Terpujilah Kristus<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Robertus Susilo Haryono SCJ<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pendengar resi Dehonian yang terkasih, kembali berjumpa dengan saya romo Susilo SCJ&nbsp; dari komunitas SCJ Seminari Menegah St. Paulus Palembang dalam Renungan Singkat Dehonian, edisi rabu, 11 Desember 2024. Kita akan mendengarkan dan merunungkan Injil Mateus 11: 28-30<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pendengar resi yang &nbsp;terkasih, setiap pribadi pasti ingin hidup yang &nbsp;bahagia dan menyenangkan. Melalui bermacam-macam cara orang berusaha untuk mencapai&nbsp; hidup yang diinginkan itu. Namun kadang kala apa yang diinginkan sangat jauh dari kenyantaan. Banyak orang justru sebaliknya &nbsp;mengalami hidup yang berat , berbeban,dan &nbsp;mengalami kecemasan. Banyak orang justru berhadapan dengan kesulitan yang susah teratasi, kedukaan dan lain-lain yang menyebabkan orang merasakan keletihan &nbsp;dan kelesuan dalam hidup mereka.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kepada semua orang yang sedang mengalami kecemasan, berhadapan dengan berbagai macam kesulitan yang tak teratasi dan permaslahan hidup yang lain Yesus mengundang untuk datang kepada-Nya dan menerima kelegaan. Yesus tidak hanya menjanjikan kelegaan, tetapi juga menawarkan kuk yang enak dan beban yang ringan. Kuk yang dimaksud di sini adalah ketaatan pada kehendak-Nya. Ketika kita menyerahkan hidup kita pada-Nya, beban kita terasa lebih ringan karena kita tidak lagi memikulnya sendirian. Yesus&nbsp; juga mengajak kita untuk belajar dari-Nya. Ia adalah teladan sempurna tentang kerendahan hati dan kelemah lembutan. Dengan meneladani-Nya, kita akan menemukan kedamaian sejati.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pendengar resi yang terkasih, marilah kita menanggapi undangan istimewa dari Tuhan itu . Marilah kita belajar dan datang kepada-Nya . Undangan itu bukan hanya ditujukan kepada orang &nbsp;zaman itu tetapi juga kepada kita &nbsp;dan undangan itu adalah kabar baik bagi kita semua.&nbsp;&nbsp; Mari kita tanggapi undangan Tuhan itu dengan penuh syukur dan keterbukaan agar kita mendapatkan yang membahagiakan. &nbsp;Tuhan memberkati.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa mahabaik, semoga persembahan ini senantiasa diunjukkan kepada-Mu. Kiranya oleh persembahan ini rencana karya penyelamatan terlaksana sepenuhnya. Demi Kristus, \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON KOMUNI \u2013 Yesaya 40:10; 34:5<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Lihatlah, Tuhan datang dengan kekuasaan dan akan menerangi para abdi-Nya.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA SESUDAH KOMUNI:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa mahakudus, semoga sakramen Ekaristi ini membersihkan kami dari segala kekurangan, dan mempersiapkan kami menghadapi hari raya mendatang. Demi Kristus, \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Resi-Rabu-11-Desember-2024-oleh-Rm.-Robertus-Susilo-Haryono-SCJ-dari-Komunitas-Seminari-Menengah-St.-Paulus-Palembang-Indonesia-.mp3\">Resi-Rabu 11 Desember 2024 oleh Rm. Robertus Susilo Haryono SCJ dari Komunitas Seminari Menengah St. Paulus Palembang \u2013 Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2024\/12\/09\/rabu-11-desember-2024-hari-biasa-pekan-ii-adven\/\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2024\/12\/09\/rabu-11-desember-2024-hari-biasa-pekan-ii-adven\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=67324-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\"><\/iframe><\/figure>\n<div class=\"powerpress_player\" id=\"powerpress_player_8368\"><audio class=\"wp-audio-shortcode\" id=\"audio-67324-1\" preload=\"none\" style=\"width: 100%;\" controls=\"controls\"><source type=\"audio\/mpeg\" src=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Resi-Rabu-11-Desember-2024-oleh-Rm.-Robertus-Susilo-Haryono-SCJ-dari-Komunitas-Seminari-Menengah-St.-Paulus-Palembang-Indonesia-.mp3?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Resi-Rabu-11-Desember-2024-oleh-Rm.-Robertus-Susilo-Haryono-SCJ-dari-Komunitas-Seminari-Menengah-St.-Paulus-Palembang-Indonesia-.mp3\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Resi-Rabu-11-Desember-2024-oleh-Rm.-Robertus-Susilo-Haryono-SCJ-dari-Komunitas-Seminari-Menengah-St.-Paulus-Palembang-Indonesia-.mp3<\/a><\/audio><\/div><p class=\"powerpress_links powerpress_links_mp3\" style=\"margin-bottom: 1px !important;\">Podcast: <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Resi-Rabu-11-Desember-2024-oleh-Rm.-Robertus-Susilo-Haryono-SCJ-dari-Komunitas-Seminari-Menengah-St.-Paulus-Palembang-Indonesia-.mp3\" class=\"powerpress_link_pinw\" target=\"_blank\" title=\"Play in new window\" onclick=\"return powerpress_pinw('https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=67324-podcast');\" rel=\"nofollow\">Play in new window<\/a> | <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Resi-Rabu-11-Desember-2024-oleh-Rm.-Robertus-Susilo-Haryono-SCJ-dari-Komunitas-Seminari-Menengah-St.-Paulus-Palembang-Indonesia-.mp3\" class=\"powerpress_link_d\" title=\"Download\" rel=\"nofollow\" download=\"Resi-Rabu-11-Desember-2024-oleh-Rm.-Robertus-Susilo-Haryono-SCJ-dari-Komunitas-Seminari-Menengah-St.-Paulus-Palembang-Indonesia-.mp3\">Download<\/a><\/p><!--powerpress_player-->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTIFON PEMBUKA \u2013 lih. Habakuk 2:3; I Korintus 4:5 Tuhan akan datang dan tidak akan berlambat. Ia akan menerangi yang tersembunyi dalam kegelapan, dan menyatakan diri-Nya kepada segala bangsa. PENGANTAR: \u201cBusur tak boleh selalu&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,1,20],"tags":[],"class_list":["post-67324","post","type-post","status-publish","format-audio","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-audio","category-bacaan-harian","category-renungan-text","post_format-post-format-audio"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/67324","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=67324"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/67324\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67340,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/67324\/revisions\/67340"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=67324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=67324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=67324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}