{"id":66447,"date":"2024-11-29T08:40:00","date_gmt":"2024-11-29T01:40:00","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=66447"},"modified":"2024-11-29T08:40:00","modified_gmt":"2024-11-29T01:40:00","slug":"jumat-29-november-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=66447","title":{"rendered":"Jumat, 29 November 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nJumat 29 November 2024<br \/>\nLuk 21:33 (Luk 21:29-33)<br \/>\n\u201dLangit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.&#8221;<\/p>\n<p>Perkataan Yesus Pegangan Kita<\/p>\n<p>Hidup kita di dunia ini hanyalah sementara. Tidak perlu menunggu sampai langit dan bumi ini berlalu, kita sendiri sekalipun ingin hidup 100 tahun, tetaplah akan berlalu. Betapa bahagianya kita ketika Allah Bapa yang menciptakan kita mengutus Yesus PutraNya mewartakan hidup abadi bagi orang yang percaya pada Yesus.<br \/>\nPeganglah Janji Yesus ini, \u201cBegitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.\u201d (Yoh 3:16).<br \/>\nJanji Yesus ini menembus ruang dan waktu. Kepastiannya mengatasi segala masa dan jaminannya mencakup keabadian.<br \/>\nBerbahagialah kita yang percaya kepadaNya, teguh berharap akan pertolonganNya, dan terus mengasihi Tuhan dan sesama.<br \/>\nDalam setiap kecemasan kita atas kesementaraan hidup ini, ingatlah Yesus telah berjanji, \u201cTenanglah! Aku ini, jangan takut!\u201d (Mat 14:27). Begitu setia Ia menemani kita, sekalipun sering indra kita tak mampu merasakannya.<br \/>\nBarangkali mata kita tak mampu melihat kehadiranNya karena sarat oleh beban kehidupan. Telinga kita tidak mampu mendengar bisikanNya karena bising oleh hiruk pikuk tawaran dunia yang lebih kuat terdengar.<br \/>\nMari kuatkan hati dan teguhkan iman agar yakin bahwa Tuhan hadir menemani kita. Seperti ranting yang selalu mendapatkan aliran kasih dari Pokok Anggur kehidupan, demikian jiwa kita menemukan ketenangan karena kasih Yesus tak pernah berhenti mengalir, memberi kita hidup baru, yang tak berhenti hanya di kehidupan dunia ini, karena terus mengalir sampai keabadian. Melekatlah selalu pada Pokok Anggur dan hiduplah dari janji-janji Tuhan.<\/p>\n<p>Selamat hari Jumat. Tuhan Yesus menyertai kita\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 29 Nov 2024<br \/>\nJumat Pekan Biasa XXXIV<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Luk 21:28<br \/>\nBacaan Injil: Luk 21:29-33<br \/>\n************************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nLuk 21:28<br \/>\nAngkatlah kepalamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nLuk 21:29-33<br \/>\nJika kalian melihat hal-hal itu terjadi,<br \/>\nketahuilah bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Lukas:<\/p>\n<p>Pada waktu itu<br \/>\nYesus mengemukakan perumpamaan ini kepada murid-murid-Nya,<br \/>\n&#8220;Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja.<br \/>\nApabila kalian melihat pohon-pohon itu sudah bertunas,<br \/>\nkalian tahu dengan sendirinya, bahwa musim panas sudah dekat.<br \/>\nDemikian pula, jika kalian melihat hal-hal itu terjadi,<br \/>\nketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.<br \/>\nAku berkata kepadamu:<br \/>\nSungguh, angkatan ini takkan berlalu, sebelum semuanya terjadi.<br \/>\nLangit dan bumi akan berlalu, tetapi sabda-Ku takkan berlalu.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n****************************************<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>&#8220;Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja. Apabila kamu melihat pohon-pohon itu sudah bertunas, kamu tahu dengan sendirinya bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat,\u201d (Luk21: 29 \u2013 31).<\/p>\n<p>Seorang anak muda sedang menuntut ilmu di sebuah SMU ternama di salah satu kota. Ia adalah seorang yang berbakat. Bahkan ia menjadi juara pertama ketika ia mewakili sekolahnya dalam kejuaraan taekwondo provinsi. Ia digadang-gadang untuk mengikuti kejuaraan nasional, mewakili sekolahnya. Suatu malam, dalam perjalanan pulang dari latihan ia diserang oleh sekelompok anak muda \u2013 diduga adalah teman-teman di sekolahnya yang dibujuk oleh seorang yang merasa tersaingi di sekolahnya. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit. Ketika Pastor kapelan dari sekolah itu mengunjunginya, ia bertanya: \u201cMengapa kamu tidak melawan? Bukankah kamu harus membela diri?\u201d Dengan keterampilannya bela diri tentu dia dapat dengan mudah menjatuhkan satu atau dua dari orang-orang yang menyerangnya. \u201cKekerasan harus dihentikan, Romo, walau itu harus berhenti di tubuh saya ini.\u201d<\/p>\n<p>Dalam Injil hari ini, Yesus mendorong kita untuk memperhatikan tanda-tanda di sekeliling kita dan menaruh kepercayaan pada Sabda Allah yang tak berubah. Sama seperti kita dapat mengenali musim melalui tunas-tunas pohon yang bertumbuh, kita juga harus memperhatikan tanda-tanda Kerajaan Allah yang muncul dalam hidup kita. Namun, bukan cuma peka terhadap \u201cKerajaan Allah sudah dekat,\u201d; kita jugalah yang menumbuhkan tunas-tunas kerajaan itu.<\/p>\n<p>Apa yang dilakukan oleh anak muda dalam cerita di atas, adalah \u201ctunas\u201d Kerajaan Allah. Memberikan pipi kiri kepada orang yang menampar pipi kanan, mengampuni ketimbang membalas dendam, mengasihi ketimbang membenci; itu semua adalah \u201ctunas-tunas\u201d yang tumbuh memaklumkan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.<\/p>\n<p>Ketika tangan terulur bagi mereka yang membutuhkan, sebuah \u201ctunas\u201d Kerajaan Allah bertumbuh. Ketika ada pelayanan kasih, ketika ada pengampunan, ketika dendam dihentikan, ketika persaudaraan dirayakan, ketika Allah dimuliakan dalam perayaan syukur, maka ketahuilah, Kerajaan Allah sudah dekat.<\/p>\n<p>Kitalah tunas-tunas Kerajaan Allah di manapun kita berada. Kita diundang untuk mengambil bagian dalam menumbuhkan tunas-tunas Kerajaan ini melalui ungkapan cinta, kebaikan, dan belas kasih. Marilah kita menyambut setiap hari dengan diterangi oleh janji-janji-Nya, menarik kekuatan dari harapan bahwa, terlepas dari ketidakpastian dunia, firman Tuhan tetap benar, dan Kerajaan-Nya selalu dekat.<\/p>\n<p>Tuhan, meski kami mengalami tantangan dan kesulitan, anugerahilah kami ketekunan untuk menumbuhkan tunas-tunas kerajaan-Mu. Amin.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas. Tetap bertekun tumbuhkan tunas-tunas Kerajaan Allah. \u24bf\u24c1\u24ca! \u2764<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"9BkFxtU1Ti\"><p><a href=\"https:\/\/heypasjon.com\/tunas-kerajaan\/\">TUNAS KERAJAAN<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;TUNAS KERAJAAN&#8221; &#8212; REMAH SABDA\" src=\"https:\/\/heypasjon.com\/tunas-kerajaan\/embed\/#?secret=qUACSp0lQZ#?secret=9BkFxtU1Ti\" data-secret=\"9BkFxtU1Ti\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni\u00a0Astanto\u00a0MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Jumat 29 November 2024 Luk 21:33 (Luk 21:29-33) \u201dLangit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.&#8221; Perkataan Yesus Pegangan Kita Hidup kita di dunia ini hanyalah sementara. Tidak perlu menunggu&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-66447","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/66447","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=66447"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/66447\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":66449,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/66447\/revisions\/66449"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=66447"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=66447"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=66447"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}