{"id":66202,"date":"2024-11-26T10:15:56","date_gmt":"2024-11-26T03:15:56","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=66202"},"modified":"2024-11-26T10:15:56","modified_gmt":"2024-11-26T03:15:56","slug":"selasa-26-november-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=66202","title":{"rendered":"Selasa, 26 November 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSelasa 26 November 2024<br \/>\nLukas 21:09(Luk 21:5-11)<br \/>\n*\u201dDan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera.&#8221; *<\/p>\n<p>Perang Yang Tak Pernah Berhenti<\/p>\n<p>Setiap saat kita berdoa agar perang berhenti dan manusia hidup dalam damai. Namun perang tak pernah berhenti dan pertempuran terus berlangsung.<br \/>\nBukan karena Tuhan seakan tidur dan membiarkan semua ini terjadi. Ternyata orang tidak peduli ada damai atau tidak, sejauh keinginannya belum terwujud, hawa nafsunya belum terlampiaskan, orang tetap melihat orang lain sebagai saingan, penghalang, musuh yang harus disingkirkan.<br \/>\nTidak perlu menggunakan senjata tajam, senjata api, bahkan granat atau bom untuk maksud tersebut. Cukup dengan 2 jari menekan layar sentuh. Tidak perlu dengan hujan bom, cukup dengan hujan kata-kata dan ujaran kebencian.<br \/>\nTidak perlu dengan membuktikan bahwa orang lain salah. Cukup dengan merasa diri paling benar dan paling suci. Tidak perlu dengan meruntuhkan milik orang lain. Cukup dengan membanggakan diri atas semua capaian yang ia peroleh. Begitu licik cara Iblis bekerja sehingga kita menjadi \u2018homo homini lupus est\u2019 manusia yang satu menjadi serigala bagi manusia yang lain.<br \/>\nYesus telah mengalaminya ketika Ia difitnah dan dibunuh bangsaNya sendiri. Yesus selalu mengingatkan kita, \u201cBangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan\u2026\u201d<br \/>\nMemang demikianlah yang akan terus terjadi bila orang selalu ingin menang sendiri, tidak mau mengalah dan rendah hati. Bila kebencian dan permusuhan terus dipelihara, amarah dan balas dendam terus menguasai diri, dan hawa nafsu tak mampu dikendalikan. Semua ini menjadi jalan masuk kuasa jahat untuk terus mencengkeram kita, dan senang bila anak-anak Tuhan saling bertikai satu sama lain.<br \/>\nMari terus berupaya menjadi pembawa damai, belaskasih dan pengampunan. Inilah senjata yang paling ampuh menghadapi segala jenis peperangan.<\/p>\n<p>Syalom, damai di hati, damai di bumi\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 26 Nov 2024<br \/>\nSelasa Pekan Biasa XXXIV<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Why 2:10c<br \/>\nBacaan Injil: Luk 21:5-11<br \/>\n*************************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nWhy 2:10c<br \/>\nHendaklah engkau setia sampai mati, sabda Tuhan,<br \/>\ndan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nLuk 21:5-11<br \/>\nTidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Lukas:<\/p>\n<p>Ketika itu beberapa orang berbicara tentang Bait Allah<br \/>\ndan mengagumi bangunan yang dihiasi dengan batu indah,<br \/>\ndan berbagai macam barang persembahan.<br \/>\nTetapi Yesus berkata kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Akan tiba harinya segala yang kalian lihat di situ diruntuhkan,<br \/>\ndan tidak akan ada satu batu pun<br \/>\ndibiarkan terletak di atas batu yang lain.&#8221;<\/p>\n<p>Lalu murid-murid bertanya,<br \/>\n&#8220;Guru, bilamanakah hal itu akan terjadi?<br \/>\nDan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?&#8221;<br \/>\nJawab Yesus, &#8220;Waspadalah, jangan sampai kalian disesatkan.<br \/>\nSebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku,<br \/>\ndan berkata,<br \/>\n&#8216;Akulah Dia&#8217; dan &#8216;Saatnya sudah dekat.&#8217;<br \/>\nJanganlah kalian mengikuti mereka.<br \/>\nDan bila kalian mendengar kabar tentang perang dan pemberontakan,<br \/>\njanganlah kalian terkejut.<br \/>\nSebab semuanya itu harus terjadi dahulu,<br \/>\ntetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera.&#8221;<\/p>\n<p>Kemudian Yesus berkata kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Bangsa akan bangkit melawan bangsa<br \/>\ndan kerajaan melawan kerajaan.<br \/>\nAkan terjadi gempa bumi yang dahsyat,<br \/>\ndan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan.<br \/>\nDan akan terjadi juga<br \/>\nhal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n**************************************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE<\/p>\n<p>PENYESATAN IMAN DI AMBANG PINTU RUMAHMU<\/p>\n<p>\u201cInilah kebenaran iman Kristiani: Allah Bapa mengutus Yesus, anak-Nya ke dunia untuk menyelamatkan manusia. Dan ketika berada di dunia, Ia memilih 12 Rasul di antara para murid-Nya untuk menemani-Nya secara dekat. Ia lalu mendirikan Gereja-Nya di atas batu karang Petrus untuk menjadi sarana keselamatan. Maka tetaplah percaya kepada Yesus di dalam Gereja yang didirikan-Nya dan perjuangkanlah keselamatanmu.\u201d<\/p>\n<p>Pagi ini kita diingatkan oleh Yesus bahwa ada banyak penyesat iman, baik yang memakai nama-Nya, mengajarkan ajaran-Nya, pun mendirikan gereja atas nama-Nya. Nasehat Yesus sangat jelas:&#8221;Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka.&#8221; ( ayat 8 )<\/p>\n<p>Karena itu, inilah yang harus Anda lakukan:<\/p>\n<p>1) Tetap percaya dan jangan goyah imanmu akan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat;<\/p>\n<p>2) Jadilah dan tetap tinggal di dalam Gereja yang didirikan-Nya di dunia, yakni Gereja Kristus yang Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik;<\/p>\n<p>3) Usahakanlah keselamatanmu dengan cara berbuat baik sepanjang hidup;<\/p>\n<p>4) Jangan tergoda dengan para perayu dan penggoda iman untuk meninggalkan iman akan Yesus dan Gereja-Nya.<\/p>\n<p>Ingatlah bahwa Yesus adalah satu-satunya jalan lurus dan pasti kepada Bapa di surga dan gereja-Nya adalah sarana keselamatan.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211;\u00a0Duc\u00a0in\u00a0Altum\u00a0)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Selasa 26 November 2024 Lukas 21:09(Luk 21:5-11) *\u201dDan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera.&#8221;&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-66202","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/66202","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=66202"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/66202\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":66203,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/66202\/revisions\/66203"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=66202"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=66202"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=66202"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}