{"id":65846,"date":"2024-11-21T19:30:23","date_gmt":"2024-11-21T12:30:23","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=65846"},"modified":"2024-11-21T19:30:23","modified_gmt":"2024-11-21T12:30:23","slug":"pra-tepas-rayon-kevikepan-semarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=65846","title":{"rendered":"Pra TEPAS Rayon | KEVIKEPAN Semarang"},"content":{"rendered":"<p>PRA TEPAS RAYON | KEVIKEPAN SEMARANG<\/p>\n<p>Setiap tahun Keuskupan Agung Semarang menyelenggarakan Temu Pastoral bagi Para Imam, Suster, Bruder, Awam, kelompok kategorial yang terlibat dalam karya pastoral di Keuskupan Agung Semarang, baik karya pastoral keparokian maupun karya pastoral non paroki. Temu Pastoral ini menjadi kesempatan untuk bertemu bersama para pelaku pastoral untuk mengevaluasi karya pastoral satu tahun sebelumnya dan sekaligus merancang dan mensinergikan karya-karya pastoral strategis untuk tahun berikutnya.<\/p>\n<p>Tema yang diangkat pada Tepas 2024 adalah \u201cTinggal di dalam Kristus dan Berbuah: Semakin Katolik dan Semakin Apostolik di tengah Perubahan Masyarakat\u201d. Tema ini dipilih untuk memaknai kehadiran dan peran Gereja di tengah umat dan masyarakat yang terus berubah dan berkembang.<\/p>\n<p>Sebelum bertemu dalam Tepas KAS, Kevikepan Semarang mengadakan Pra Tepas Offline untuk 5 Rayon yang ada di Kevikepan Semarang, agar Paroki sudah mulai menyusun draft Program Pelayanan mereka, dengan didampingi Tim Programasi dan Tim Litbang Kevikepan Semarang.<\/p>\n<p>#KevikepanSemarang #PraTepas #TepasKAS2024<\/p>\n<p>Sumber Komsos Kevikepan Semarang<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PRA TEPAS RAYON | KEVIKEPAN SEMARANG Setiap tahun Keuskupan Agung Semarang menyelenggarakan Temu Pastoral bagi Para Imam, Suster, Bruder, Awam, kelompok kategorial yang terlibat dalam karya pastoral di Keuskupan Agung Semarang, baik karya pastoral&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,2],"tags":[],"class_list":["post-65846","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sekitar","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/65846","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=65846"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/65846\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65847,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/65846\/revisions\/65847"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=65846"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=65846"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=65846"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}