{"id":64665,"date":"2024-11-07T08:55:02","date_gmt":"2024-11-07T01:55:02","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=64665"},"modified":"2024-11-07T08:55:02","modified_gmt":"2024-11-07T01:55:02","slug":"kamis-07-november-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=64665","title":{"rendered":"Kamis, 07 November 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nKamis 07 November 2024<br \/>\nLukas 15:4 (Lukas 15:1-10)<br \/>\n\u201dSiapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?\u201d<\/p>\n<p>Jangan Sampai Ada Yang Hilang<\/p>\n<p>Sesungguhnya keputusan si gembala untuk meninggalkan yang 99 domba demi mencari 1 domba yang hilang sangatlah beresiko. Ia bahkan bisa kehilangan semuanya. Tapi begitulah gambaran Yesus mengenai cinta Bapa kepada kita, yang begitu peduli dengan keselamatan kita anak-anakNya.<br \/>\nAllah tak ingin ada satupun yang hilang. Bila ada yang hilang, Ia-pun akan mencari sampai dapat. Bukannya marah karena kelakuan si anak yang telah menyusahkan Bapanya, namun dengan gembira dan penuh kasih, Ia memikul si domba di pundakNya dan membawanya pulang.<br \/>\nBerbahagialah kita punya Allah seperti ini, punya Yesus yang rela meninggalkan surga untuk mencari kita yang hilang dan tersesat agar dapat kembali bersamaNya ke surga. Allah mengutus Roh KudusNya untuk menemani kita berjalan mengikuti Yesus. Betapa penting dan berartinya kita di mata Allah.<br \/>\nMari kita juga tak ketinggalan, ikut mencari yang hilang dan tersesat untuk diajak kembali kepada Tuhan. Janganlah berhitung untung rugi dalam hal keselamatan anak-anak Allah.<br \/>\nBila justru kita yang menjadi domba yang hilang dan jauh dari Tuhan, ingatlah selalu ada jalan pertobatan. Mari berdamai kembali, pulang kepada Bapa. Biarlah tinggal di rumah Bapa, dekat di hati Allah menjadi kerinduan hati kita yang terdalam.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas di hari yang baru. Yesus selalu menuntun kita\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 07 Nov 2024<br \/>\nKamis Pekan Biasa XXXI<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mat 11:28<br \/>\nBacaan Injil: Luk 15:1-10<br \/>\n************************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMat 11:28<br \/>\nDatanglah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat.<br \/>\nAku akan memberikan kelegaan kepada kalian.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nLuk 15:1-10<br \/>\nAkan ada sukacita di Surga karena satu orang berdosa yang bertobat.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Lukas:<\/p>\n<p>Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa<br \/>\nbiasanya datang kepada Yesus<br \/>\nuntuk mendengarkan Dia.<br \/>\nMaka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat,<br \/>\nkatanya,<br \/>\n&#8220;Orang ini menerima orang-orang berdosa<br \/>\ndan makan bersama dengan mereka.&#8221;<\/p>\n<p>Maka Yesus menyampaikan perumpamaan berikut kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Siapakah di antaramu<br \/>\nyang mempunyai seratus ekor domba lalu kehilangan seekor,<br \/>\ntidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun<br \/>\ndan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?<br \/>\nDan kalau telah menemukannya,<br \/>\nia lalu meletakkannya di atas bahu dengan gembira.<br \/>\nSetibanya di rumah<br \/>\nia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya<br \/>\nserta berkata,<br \/>\n&#8216;Bersukacitalah bersama aku,<br \/>\nsebab dombaku yang hilang telah kutemukan.&#8217;<\/p>\n<p>Aku berkata kepadamu,<br \/>\ndemikian juga akan ada sukacita di surga<br \/>\nkarena satu orang berdosa yang bertobat,<br \/>\nlebih daripada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar<br \/>\nyang tidak memerlukan pertobatan.<\/p>\n<p>Atau wanita manakah yang mempunyai sepuluh dirham,<br \/>\nlalu kehilangan satu di antaranya,<br \/>\ntidak menyalakan pelita dan menyapu rumah<br \/>\nserta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya?<br \/>\nDan kalau telah menemukannya,<br \/>\nia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata,<br \/>\n&#8216;Bersukacitalah bersama aku,<br \/>\nsebab dirhamku yang hilang telah kutemukan.&#8217;<\/p>\n<p>Aku berkata kepadamu,<br \/>\ndemikian juga akan ada sukacita pada malaikat Allah<br \/>\nkarena satu orang berdosa yang bertobat.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n***************************************<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>\u201dSiapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira\u2026\u2026\u201d (Luk 15: 4 \u2013 5)<\/p>\n<p>Suatu gambaran yang sangat hidup dan menyentuh tentang belas kasih Allah. Menemukan yang hilang adalah sukacita Allah yang besar. Semoga hal itu juga berlaku bagi kita. Sering kali orang-orang yang berbuat salah dan ingin bertobat menghadapi kendala-kendala yang besar. Harga diri yang berlebihan dan kesombongan seperti para Farisi, atau keprihatinan yang diungkapkan secara salah menyebabkan kita menolak mereka itu.<\/p>\n<p>\u201cTetapi engkau, mengapakah engkau menghakimi saudaramu? Atau mengapakah engkau menghina saudaramu? Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah,\u201d tegur St. Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Roma (Rom 14: 10).<\/p>\n<p>\u201cBERBICARA TENTANG DIA\u201d (berbicara tentang seseorang) memang sering kali lebih mengasyikkan \u2013 atau mungkin memberi kepuasan tersendiri \u2013 bagi kita. Tetapi \u201cBERBICARA DENGAN DIA\u201d (berbicara dengan seseorang) akan lebih memberi kemungkinan bagi perjumpaan dari hari hati ke hati. Heart speaks to heart, akan lebih menghadirkan Allah yang berbelas-kasih.<\/p>\n<p>Semoga doa Kardinal John Henry Newman ini senantiasa menjadi doa kita:<\/p>\n<p>Yesus yang terkasih,<br \/>\nbantu aku memancarkan keharuman-Mu ke mana pun aku pergi.<br \/>\nBanjiri jiwaku dengan Roh dan hidup-Mu.<br \/>\nMenembus dan memiliki seluruh keberadaanku sepenuhnya<br \/>\nsehingga sepanjang hidupku menjadi pancaran terang-Mu.<br \/>\nBersinarlah melalui aku, sehingga sehingga setiap orang yang aku jumpai<br \/>\ndapat merasakan kehadiran-Mu di jiwaku.<br \/>\nBiarkan mereka memandang kepada-Mu dan tidak memandang saya lagi<br \/>\ntetapi hanya Engkau ya Yesus!<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas. \u24bf\u24c1\u24ca! \u2764<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"pytB0LD6yH\"><p><a href=\"https:\/\/heypasjon.com\/menemukan-yang-hilang\/\">MENEMUKAN YANG HILANG<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;MENEMUKAN YANG HILANG&#8221; &#8212; REMAH SABDA\" src=\"https:\/\/heypasjon.com\/menemukan-yang-hilang\/embed\/#?secret=lCb1zTG6cK#?secret=pytB0LD6yH\" data-secret=\"pytB0LD6yH\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni\u00a0Astanto\u00a0MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Kamis 07 November 2024 Lukas 15:4 (Lukas 15:1-10) \u201dSiapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-64665","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/64665","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=64665"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/64665\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64666,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/64665\/revisions\/64666"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=64665"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=64665"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=64665"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}