{"id":64576,"date":"2024-11-06T08:39:57","date_gmt":"2024-11-06T01:39:57","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=64576"},"modified":"2024-11-06T08:39:57","modified_gmt":"2024-11-06T01:39:57","slug":"rabu-06-november-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=64576","title":{"rendered":"Rabu, 06 November 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nRabu 06 November 2024<br \/>\nLukas 14:26 (Luk 14:25-33)<br \/>\n\u201dJikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.\u201d<\/p>\n<p>Berani Melepaskan Kepentingan Diri<\/p>\n<p>Bukanlah maksud Yesus agar semua anggota keluarga saling membenci karena Dia. Yesus menghendaki agar cinta kita kepadaNya tidak terhalang oleh kepentingan diri sendiri dan keluarga.<br \/>\nKetika kebenaran Allah menuntut kita untuk memilih maka kita harus berani memilih mengikuti kehendak Allah. Oleh karena itu segala sesuatu yang bertentangan dengan kehendak Allah mesti ditolak dan semua ikatan yang membuat kita terpisah dari Allah harus dilepaskan.<br \/>\nMisalnya kecintaan kepada keluarga jangan sampai membuat orang menghalalkn segala cara dan membenarkan diri untuk KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). Tidak perlu cemas memilih Yesus dan meninggalkan segalanya demi mengikuti Dia. Keterikatan kita pada siapapun dan pada apapun, akan menjadi tempat kuasa gelap bersarang dan mengikat kita.<br \/>\nIngatlah Yesus telah berjanji, \u201cCarilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.\u201d (Mat 6:33). Dan dalam Mat 19:29 Yesus berkata, \u201cSetiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.\u201d<br \/>\nSesungguhnya dengan menjadikan Yesus segalanya bagi kita, maka cinta kita kepada siapapun termasuk orang tua dan keluarga menjadi begitu dalam dan kuat, karena alasan terdalam cinta kita kepada mereka adalah cinta kita kepada Yesus yang telah lebih dahulu mencintai kita.<\/p>\n<p>Selamat hari baru, mari melayani dengan tulus hati, terlepas dari ikatan cinta diri.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 06 Nov 2024<br \/>\nRabu Pekan Biasa XXXI<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: 1Ptr 4:14<br \/>\nBacaan Injil: Luk 14:25-33<br \/>\n**********************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\n1Ptr 4:14<br \/>\nBerbahagialah kalian, bila dinista karena nama Kristus,<br \/>\nsebab Roh Allah ada padamu.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nLuk 14:25-33<br \/>\nYang tidak melepaskan diri dari segala miliknya<br \/>\ntidak dapat menjadi murid-Ku.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Lukas:<\/p>\n<p>Pada suatu ketika<br \/>\norang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.<br \/>\nSambil berpaling Yesus berkata kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Jika seorang datang kepada-Ku<br \/>\ndan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya,<br \/>\nsaudara-saudarinya, bahkan nyawanya sendiri,<br \/>\nia tidak dapat menjadi murid-Ku.<br \/>\nBarangsiapa tidak memanggul salibnya dan mengikuti Aku,<br \/>\nia tidak dapat menjadi murid-Ku.<\/p>\n<p>Sebab siapakah di antaramu, yang mau membangun sebuah menara,<br \/>\ntidak duduk membuat anggaran belanja dahulu,<br \/>\napakah uangnya cukup untuk menyelesaikan pekerjaan itu?<br \/>\nJangan-jangan sesudah meletakkan dasar<br \/>\nia tidak dapat menyelesaikannya.<br \/>\nLalu semua orang yang melihat itu akan mengejek dengan berkata,<br \/>\n&#8216;Orang itu mulai membangun, tetapi tidak dapat menyelesaikannya.&#8217;<\/p>\n<p>Atau raja manakah yang hendak berperang melawan raja lain,<br \/>\ntidak duduk mempertimbangkan dulu<br \/>\napakah dengan sepuluh ribu orang ia dapat melawan musuh<br \/>\nyang datang menyerang dengan dua puluh ribu orang?<br \/>\nJika tidak dapat, ia akan mengirim utusan selama musuh masih jauh<br \/>\nuntuk menanyakan syarat-syarat perdamaian.<\/p>\n<p>Demikianlah setiap orang di antaramu<br \/>\nyang tidak melepaskan diri dari segala miliknya,<br \/>\ntidak dapat menjadi murid-Ku.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n*****************************************<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>&#8220;Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.\u201d (Luk 14: 26 &#8211; 27)<\/p>\n<p>Membaca Injil hari ini, seorang teman berkata: \u201cHidup ini sudah berat dan Yesus membuatnya semakin berat.\u201d Tapi saya menjawab: \u201cYa, hidup memang berat. Tetapi saya tidak berpikir bahwa Yesus membuatnya menjadi lebih berat.\u201d Atau bagaimana menurut anda?<\/p>\n<p>Ketika popularitas Yesus menyebar, para pengikut-Nya pun menjadi dikenal dan populer. Namun, menjadi murid Kristus bukan hanya tentang popularitas, melainkan tentang pelayanan yang tulus dan dedikasi yang didasarkan pada kasih tanpa syarat kepada Tuhan dan sesama, tanpa menghiraukan konsekuensi yang akan terjadi. Istilah \u201cmenjadi murid Kristus\u201d di sini tidak hanya mengacu pada para imam, biarawati, religius atau misionaris. Istilah ini merujuk kepada setiap orang Kristen.<\/p>\n<p>Dalam perjalanan menuju Yerusalem, Yesus memperingatkan orang banyak untuk sepenuhnya menyadari apa yang sebenarnya mereka ikuti atau lakukan, dan untuk melakukannya dengan bebas sehingga tidak ada seorang pun dari keluarga mereka yang dapat menghalanginya. Jadi kata &#8216;benci&#8217; tidak hanya berarti perasaan manusia; kata ini terutama berarti pembebasan dan keputusan. Ini adalah cara yang dramatis untuk mengatakan bahwa siapa pun yang menempatkan orang lain, bahkan orang-orang terdekatnya, di atas KOMITMEN TOTAL kepada Kristus dan misinya tidak siap untuk menjadi seorang murid. Anda tidak dapat memberikan apa pun kepada Tuhan sampai Anda memberikan segalanya kepada-Nya. Tidak ada jalan tengah; itu adalah penyerahan total atau tidak sama sekali. Ini adalah harga pemuridan.<\/p>\n<p>Saya percaya bahwa hanya dengan cara inilah pemuridan kita akan benar-benar menjadi sebuah persekutuan dengan Yesus. Kita berbagi sukacita dan penderitaan-Nya dan Dia juga berbagi dalam penderitaan kita. Inilah keindahan dari pemuridan Kristen. Kita tidak sendirian, Yesus menyertai kita dan berjalan bersama kita. Ya, hidup ini berat. Tetapi Yesus tidak membuatnya menjadi lebih berat; Dia menunjukkan kepada kita, para pengikut-Nya, bahwa hidup ini layak untuk dijalani.<\/p>\n<p>Sejauh manakah komitmen anda mengikuti Kristus?<\/p>\n<p>Bapa, berikanlah kami kekuatan Roh Kudus-Mu agar kami bersungguh-sungguh dalam komitmen iman kami dan untuk menerima tugas kami dalam hidup ini dengan segala konsekuensinya. Karena kami yakin Yesus akan menuntun kami kepada-Mu. Amin.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas. \u24bf\u24c1\u24ca! \u2764<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"Sb8PQX9aT6\"><p><a href=\"https:\/\/heypasjon.com\/komitmen-seorang-murid\/\">KOMITMEN SEORANG MURID<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;KOMITMEN SEORANG MURID&#8221; &#8212; REMAH SABDA\" src=\"https:\/\/heypasjon.com\/komitmen-seorang-murid\/embed\/#?secret=8Nm2ohMUt5#?secret=Sb8PQX9aT6\" data-secret=\"Sb8PQX9aT6\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni\u00a0Astanto\u00a0MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Rabu 06 November 2024 Lukas 14:26 (Luk 14:25-33) \u201dJikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.\u201d&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-64576","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/64576","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=64576"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/64576\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64577,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/64576\/revisions\/64577"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=64576"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=64576"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=64576"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}