{"id":64427,"date":"2024-11-04T17:33:55","date_gmt":"2024-11-04T10:33:55","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=64427"},"modified":"2024-11-04T17:33:55","modified_gmt":"2024-11-04T10:33:55","slug":"lingkungan-sekolah-pendukung-tumbuh-kembang-anak-apa-kata-mereka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=64427","title":{"rendered":"Lingkungan Sekolah Pendukung Tumbuh Kembang Anak | Apa Kata Mereka?"},"content":{"rendered":"<p>Lingkungan Sekolah Pendukung Tumbuh Kembang Anak | Apa Kata Mereka?<\/p>\n<p>Perkembangan Sekolah Santo Yakobus sebagai sekolah Katolik terdepan di Kelapa Gading menarik perhatian Christa, salah satu orang tua peserta didik Sekolah Santo Yakobus.<\/p>\n<p>Sebagai sekolah yang berada di bawah naungan Paroki Santo Yakobus, ia sudah tidak meragukan lagi kualitas pendidikan agama di Sekolah Santo Yakobus, salah satu wujud nyatanya adalah adanya kelas Catechesis of the Good Shepherd (CGS). CGS adalah program yang memperkenalkan peserta didik usia TK dan SD kecil dengan katolisitas dan spiritualitas melalui Metode Montessori.<\/p>\n<p>Proses sosialisasi dengan anak-anak juga menjadi sorotan Christa. Sebagai anak yang lahir dan menghabiskan tahun-tahun pertamanya di rumah karena masa pandemi, Christa merasa anaknya mendapat kemampuan sosialisasi tersebut melalui interaksi dengan teman-temannya di sekolah.<\/p>\n<p>Yuk, cari tahu ada keunggulan apa saja di TK Santo Yakobus!<\/p>\n<p>#TKSantoYakobus #sekolahsantoyakobus #sekolahkatolikjakarta #ppdb #ppdbjakarta<\/p>\n<p>Sumber Sekolah Santo Yakobus<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lingkungan Sekolah Pendukung Tumbuh Kembang Anak | Apa Kata Mereka? Perkembangan Sekolah Santo Yakobus sebagai sekolah Katolik terdepan di Kelapa Gading menarik perhatian Christa, salah satu orang tua peserta didik Sekolah Santo Yakobus. Sebagai&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,2],"tags":[],"class_list":["post-64427","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sekitar","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/64427","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=64427"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/64427\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64428,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/64427\/revisions\/64428"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=64427"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=64427"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=64427"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}