{"id":63767,"date":"2024-10-28T07:32:47","date_gmt":"2024-10-28T00:32:47","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=63767"},"modified":"2024-10-28T07:32:47","modified_gmt":"2024-10-28T00:32:47","slug":"senin-28-oktober-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=63767","title":{"rendered":"Senin, 28 Oktober 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSenin 28 Oktober 2024<br \/>\nPesta Rasul St Simon orang Zelot dan St Yudas Tadeus<br \/>\nLukas 6:13-16 (Luk 6:12-19)<br \/>\nKetika hari siang, Yesus memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul: Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.<\/p>\n<p>Penuh Gairah Dan Rajin Mewartakan Injil<\/p>\n<p>Hari ini Gereja merayakan pesta 2 orang Rasul yakni Simon orang Zelot dan Yudas Tadeus, penulis surat Yudas dalam Kitab Suci Perjanjian Baru.<br \/>\nDari nama mereka, kita dapat memetik karakter iman yang bagus. \u201cZelot\u201d artinya \u201cyang rajin\u201d atau \u201cyang meluap semangatnya\u201d. Dalam bahasa Inggris disebut \u201czelous\u201d, artinya yang antusias, penuh gairah dalam hal mengasihi. Simon orang Zelot begitu dalam mencintai Yesus dan mengikutiNya dengan setia. Ia mewartakan Injil di Mesir dan mati sebagai martir di Persia atau Iran sekarang ini.<br \/>\nKemudian ada Yudas yang disebut \u201cTadeus\u201d, artinya \u201cberani\u201d. Yudas mewartakan Injil dengan berani sampai ke Mesopotamia atau Irak sekarang ini. Ia juga mati sebagai martir di Persia-Iran.<br \/>\nKiranya kita dapat memetik inspirasi iman dari kerajian, antusiasme dan gairah penuh cinta dari Simon orang Zelot dan Yudas Tadeus.<br \/>\nNasehat Yudas untuk membangun iman dan berdoa dalam Roh Kudus sangat bagus bagi kita. Ia menulis dalam Yudas 1:20, \u201cAkan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.\u201d<\/p>\n<p>Selamat mengawali pekan yang baru dengan penuh gairah dan semangat. St Simon dan St Yudas mendoakan kita dari surga.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 28 Okt 2024<br \/>\nSenin Pekan Biasa XXX<br \/>\nWarna Liturgi: Merah<br \/>\nBacaan Injil: Luk 6:12-19<br \/>\n*************************************<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nLuk 6:12-19<br \/>\nYesus memilih dari antara murid-murid-Nya<br \/>\ndua belas orang yang disebut-Nya rasul.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Lukas:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa,<br \/>\nYesus mendaki sebuah bukit untuk berdoa.<br \/>\nSemalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.<br \/>\nKeesokan harinya, ketika hari siang,<br \/>\nIa memanggil murid-murid-Nya,<br \/>\nlalu memilih dari antara mereka<br \/>\ndua belas orang yang disebut-Nya rasul.<br \/>\nMereka itu ialah:<br \/>\nSimon yang juga diberi-Nya nama Petrus,<br \/>\nAndreas saudara Simon,<br \/>\nYakobus dan Yohanes,<br \/>\nFilipus dan Bartolomeus,<br \/>\nMatius dan Tomas,<br \/>\nYakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot,<br \/>\nYudas anak Yakobus,<br \/>\ndan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.<\/p>\n<p>Lalu Yesus turun bersama mereka<br \/>\ndan berhenti pada suatu tempat yang datar.<br \/>\nDi situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya,<br \/>\ndan banyak orang lain<br \/>\nyang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem,<br \/>\ndari daerah pantai Tirus dan Sidon.<br \/>\nMereka datang untuk mendengarkan Dia<br \/>\ndan untuk disembuhkan dari penyakit mereka;<br \/>\njuga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan.<br \/>\nDan orang banyak itu berusaha menjamah Dia,<br \/>\nkarena dari pada-Nya keluar suatu kuasa,<br \/>\ndan semua orang itu disembuhkan-Nya.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n*****************************************<\/p>\n<p>SELALU BERDOA DAN DATANG KEPADA TUHAN ALLAH<br \/>\n(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)<br \/>\nPekan Biasa XXX\/B\/II<br \/>\nLuk. 6:12-19: Yesus memanggil kedua belas rasul (Luk. 6:12-16); Yesus mengajar dan menyembuhkan banyak orang (Luk. 6:17-19)<\/p>\n<p>Pesta St. Simon dan Yudas, Rasul.<\/p>\n<p>Yesus selalu BERDOA kpd Allah Bapa sebelum &#8220;berkarya, bekerja, melayani&#8221;: sebelum memanggil para muridNya, sebelum mengajar dan menyembuhkan banyak orang. &#8220;Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Ketika hari siang, Ia memanggil murid2Nya kepadaNya, lalu memilih dari antara mereka duabelas orang, yang disebutnya rasul.. &#8220;(Luk. 6:12-13).<\/p>\n<p>Saya, anda disadarkan dan diajak oleh Tuhan Yesus utk selalu berdoa sebelum bekerja\/beraktivitas utk memohon rahmat, berkat, kekuatan serta bimbingan serta perlindungan Tuhan utk seluruh aktivitas saya, anda selama SEHARI dg BERDOA PRIBADI, atau dengan IKUT Ibadat tanpa imam\/Misa Harian di gereja\/kapel (fakultatip) dan\/atau utk SELURUH AKTIVITAS saya, anda SELAMA SEMINGGU KEDEPANNYA dgn WAJIB MENGIKUTI IBADAT BERSAMA tanpa imam\/MISA BERSAMA HARI MINGGU di Gereja\/kapel\/ tempat ibadat resmi: &#8220;Kuduskanlah hari Tuhan&#8221;! (bukannya saya, anda berdoa sendiri2 di rumah saya, anda masing2 krn harus ada unsur kebersamaannya di gereja\/tempat Ibadat resmi).<\/p>\n<p>Saya, anda meneladani apa yang dilakukan para rasul\/murid Yesus. Mereka datang kepada Yesus UTK MENDENGARKAN DIA, UTK DISEMBUHKAN DARI PENYAKIT MEREKA, JUGA MEREKA YG DIRASUKI ROH2 JAHAT, DAN DATANG UTK MENJAMAH DIA. &#8220;Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka, juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. Dan semua orang banyak itu (saya,anda) berusaha MENJAMAH DIA, karena ada KUASA yang keluar dari padaNya dan semua orang itu disembuhkanNya&#8221; (Luk. 6:18-19).<br \/>\nKapan datang kp Tuhan utk mendengarkan Tuhan dan mendapatkan semuanya itu dari Tuhan?? KAPAN SAJA! SETIAP SAAT. TAPI YANG STANDAR adalah setiap hari dalam Ibadat tanpa imam\/Misa harian (vakultatip), tetapi YG WAJIB adalah pada Ibadat tanpa imam\/Misa SETIAP HARI MINGGU atau hari2 Raya yang disamakan dg Hari Minggu seperti yang dijelaskan di atas.<\/p>\n<p>Itulah yang dapat saya, anda teladani dari Tuhan Yesus dan para muridNya dalam Injil hari ini. Bunda Maria adalah tokoh teladan bagi saya, anda dalam hal selalu ada waktu utk berdoa, mendengarkan kehendak Allah. Selamat datang untuk berdoa dan mendengarkan Tuhan.<\/p>\n<p>Semoga dengan bantuan doa Bunda Maria dan St. Yosef, St. Simon dan Yudas Rasul, Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda sekalian yang selalu ada waktu untuk berdoa dan mendengarkan kehendak Allah dalam hidup\u00a0ini.\u00a0Amin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Senin 28 Oktober 2024 Pesta Rasul St Simon orang Zelot dan St Yudas Tadeus Lukas 6:13-16 (Luk 6:12-19) Ketika hari siang, Yesus memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-63767","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/63767","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=63767"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/63767\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63768,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/63767\/revisions\/63768"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=63767"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=63767"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=63767"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}