{"id":6302,"date":"2015-11-01T22:12:11","date_gmt":"2015-11-01T15:12:11","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=6302"},"modified":"2015-11-01T22:12:11","modified_gmt":"2015-11-01T15:12:11","slug":"today-30-oktober-selamat-jalan-pak-raden","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=6302","title":{"rendered":"TODAY, 30 Oktober: Selamat Jalan, Pak Raden!"},"content":{"rendered":"<p id=\"yui_3_15_0_1_1446390534430_1109\"><span id=\"yui_3_15_0_1_1446390534430_1115\"><span id=\"yui_3_15_0_1_1446390534430_1114\" style=\"font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;\"><b id=\"yui_3_15_0_1_1446390534430_1113\"><u id=\"yui_3_15_0_1_1446390534430_1112\">Selamat Jalan, Pak Raden!<\/u><\/b><\/span><\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1446390534430_1117\"><b id=\"yui_3_15_0_1_1446390534430_1119\"><i id=\"yui_3_15_0_1_1446390534430_1118\">Sebuah kabar duka kembali datang dari dunia hiburan tanah air. Sang legenda dongeng dan maestro sketsa Indonesia, Drs Suryadi atau akrab disapa dengan nama Pak Raden menghembuskan nafas terakhirnya.<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;\"><b><i>Pencipta serial kondang, Si Unyil ini meninggal hari Jumat (30\/10) malam pukul 22.20 WIB setelah menyerah pada penyakit yang telah lama menghantuinya. (Sumber: Kapanlagi)<\/i><\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;\">Sebuah kabar duka bagi mereka yang mengenal Pak Raden dan serial Si Unyil. Satu karya besar anak negeri yang begitu indah yang mungkin tak pernah lagi dikenali anak-anak zaman sekarang tergerus oleh alat komunikasi canggih lainnya.<\/span>Bagi para penggemar Si Unyil, setiap Minggu pasti menunggu-nunggu serial yang menyegarkan ini.<\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia, 'Times New Roman', serif;\">Hidup ini fana. Hidup ini sementara.\u00a0<\/span>Tak ada yang bisa terlepas dari kematian, walau betapa hebatnya hidup yang dijalani saat ini. Namun, marilah: seperti inspirasi yang diberikan oleh Pak Raden, tetap memberikan yang terbaik sampai akhir. Berbagi kepada masyarakat akan sesuatu yang positif dalam karya dan talenta yang dititipkan Sang Pencipta kepadanya.<\/p>\n<p>Selamat jalan, Pak Raden! Engkau sudah menyelesaikan pertandingan kehidupanmu dengan baik. Semoga beristirahat dalam damai di pangkuan-Nya.<\/p>\n<p>Sementara bagi kita yang masih hidup di dunia ini, bagaimana kita mengisi hari-hari kita? Semoga kita memilih sesuatu yang baik, bernilai, positif, memperkaya diri dan sesama, menjadi saluran kasih bagi sesama kita&#8230; Karena kita begitu bersyukur atas segala karunia-Nya di hidup kita dan dengan memberikan yang terbaik adalah cara untuk tetap mensyukuri semuanya itu.<\/p>\n<p><i>Live our life to the fullest. Always giving the best in every moment. All for the glory of God!<\/i><\/p>\n<p>(-fon-)<\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1446390534430_1125\"><span id=\"yui_3_15_0_1_1446390534430_1124\">Aku telah mengakhiri pertandingan<\/span><sup>\u00a0\u00a0<\/sup>yang baik, aku telah mencapai garis akhir<sup>\u00a0\u00a0<\/sup><span id=\"yui_3_15_0_1_1446390534430_1126\">dan aku telah memelihara iman.\u00a0&#8212; 2 Timotius 4:7<\/span><\/p>\n<p>Sumber KatolikIndonesia@yahoogroups.com penulis Fonny Jodikin &lt;fjodikin@gmail.com&gt;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selamat Jalan, Pak Raden! Sebuah kabar duka kembali datang dari dunia hiburan tanah air. Sang legenda dongeng dan maestro sketsa Indonesia, Drs Suryadi atau akrab disapa dengan nama Pak Raden menghembuskan nafas terakhirnya. Pencipta&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":843,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-6302","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2014\/03\/altar-maria-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6302","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6302"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6302\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6303,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6302\/revisions\/6303"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/843"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6302"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6302"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6302"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}