{"id":62157,"date":"2024-10-10T21:43:09","date_gmt":"2024-10-10T14:43:09","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=62157"},"modified":"2024-10-10T21:43:10","modified_gmt":"2024-10-10T14:43:10","slug":"jumat-11-oktober-2024-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=62157","title":{"rendered":"Jumat, 11 Oktober 2024"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Luk 11:24<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><em>Barangsiapa tidak bersama Aku, ia melawan Daku, dan barangsiapa tidak berhimpun bersama Aku, ia menceraiberaikan.&nbsp;<\/em><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENGANTAR:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kerajaan Allah bukan lagi akan datang, melainkan mulai datang dengan kehadiran Yesus. Jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya kerajaan Allah sudah datang kepadamu\u201d \u201cla datang dengan membawa bencana dahsyat kata Yoel. Yoel, demikian pula Yesus menghubungkan kerajaan Allah dengan perang antara Allah dan kekuasaan jahat. Orang-orang kerasukan setan di tolong-Nya dan la berjanji akan beserta kita sampai akhir zaman.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PEMBUKA:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Merilah berdoa: Allah Bapa kami, sumber kebahagiaan, Engkau menghendaki semua orang berbahagia karena mengenal Yesus Kristus. Kami mohon, semoga dunia ini Kaubimbing menuju kedamaian dan kerukunan sejati, yang telah dibuka oleh Yesus Kristus Putra-Mu,<\/h4>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN PERTAMA:&nbsp;Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat&nbsp;Galatia 3:7-14<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cMereka yang hidup dari iman akan diberkati bersama Abraham yang beriman.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Saudara-saudara, kalian mengerti bahwa yang disebut anak-anak Abraham ialah mereka yang hidup dari iman. Adapun Kitab Suci sudah tahu sebelumnya, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi berkat iman. Maka Kitab Suci dahulu sudah mewartakan Injil kepada Abraham. \u201cOlehmu segala bangsa akan diberkati.\u201dJadi mereka yang hidup dari iman akan diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu. Sebaliknya semua orang yang hidup dari pelaksanaan hukum Taurat,berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis, \u201cTerkutuklah orang yang tidak melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam hukum Taurat.\u201d Memang tidak ada orang yang dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat. Hal itu jelas, karena \u201cOrang yang benar akan hidup berkat imannya.\u201d Padahal dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan perbuatan, sebab tertulis, \u201cBarangsiapa melakukannya, akan hidup karenanya.\u201d Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutukkarena kita. Sebab ada tertulis, \u201cTerkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!\u201d Yesus Kristus telah melakukan itu, supaya dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 111:1-2.3-4.5-6<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Ref.&nbsp;Tuhan selalu ingat akan perjanjian-Nya.<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Aku bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan di tengah jemaat. Besarlah perbuatan-perbuatan Tuhan, layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya.<\/li>\n\n\n\n<li>Agung dan semaraklah pekerjaan-Nya, keadilan-Nya tetap untuk selama-lamanya. Perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib dijadikan peringatan; Tuhan itu pengasih dan penyayang.<\/li>\n\n\n\n<li>Kepada orang takwa diberikan-Nya rezeki, selama-lamanya Ia ingat akan perjanjian-Nya.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAIT PENGANTAR INJIL:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U:&nbsp;<em>&nbsp;Alleluya<\/em><br>S: (Yoh 12:32)&nbsp;<em>Sekarang penguasa dunia ini dibuang ke luar, sabda Tuhan; dan bila Aku telah ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang kepada-Ku.<\/em><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN INJIL:&nbsp;<\/strong><strong>Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas&nbsp;<\/strong><strong>11:15-26<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cJika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Sekali peristiwa, setelah Yesus mengusir setan, ada beberapa orang yang berkata, \u201cIa mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, kepala setan.\u201d Ada pula yang mencobai Dia dan meminta tanda dari surga. Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata, \u201cSetiap kerajaan yang terpecah-pecah, pasti binasa. Dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh. Jika Iblis juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimana mungkin kerajaannya dapat bertahan? Sebab kalian berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul. Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusir setan? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu. Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu. Apabila seorang yang kuat dan bersenjata lengkap menjaga rumahnya, amanlah segala miliknya. Tetapi jika seorang yang lebih kuat daripadanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya. Barangsiapa tidak bersama Aku, ia melawan Daku, dan barangsiapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan. Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia mengembara di tempat-tempat yang tandus mencari perhentian; dan karena tidak mendapatnya, ia berkata, \u2018Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu.\u2019 Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapih teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat daripadanya, dan mereka masuk dan tinggal di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk daripada keadaannya semula.\u201d<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Demikianlah Sabda Tuhan<br>U. Terpujilah Kristus.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>RESI (RENUNGAN SINGKAT) DIBAWAKAN OLEH Rm. Robertus Susilo Haryono SCJ<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Vivat Cor Jesus per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.&nbsp;<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pendengar resi dehonian terkasih, berjumpa kembali dengan saya romo Susilo Haryono,SCJ &nbsp;dari komunitas SCJ seminari menengah St. Paulus Palembang, dalam renungan singkat Dehonian edisi Jumat, 11 Oktober 2024. Kita akab bersama-sama mendengarkan dan merenungkan Injil Lukas 11:15-26<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pendengar yang terkasih, melalui bacaan Injil yang baru saja kita dengarkan kita diingatkan bahwa setan atau kuasa jahat itu benar-benar ada. Selain itu itu kita juga ditunjukan bahwa kuasa Tuhan itu lebih kuat dari kuasa setan atau kuasa jahat.&nbsp; Kuasa Tuhan mampu membinasakan kuasa jahat yang selalu mengganggu hidup anak-anak Tuhan.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kaum Farisi dihadapan banyak orang menuduh Yesus mengusir setan dengan kuasa Beelsebul, pengulu Setan. Tuduhan ini tentu sangat merendahkan Yesus karena Ia adalah Putera Allah sang penyelamat. Kaum Farisi yang telah kehilangan simpati dari orang banyak berusaha mencari cara untuk menjatuhkan Yesus didapan banyak orang. Mereka menyebarkan berita yang tidak benar tentang Yesus untuk maksud dan tujuan tertentu untuk kepentingan mereka. Mentalitas demikian kirannya dijaman ini masih hidup atau berlangsung. Demi Tujuan dan keuntungan pribadi menyebarkan berita yang tidak benar kepada banyak orang.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pendengar Resi yang terkasih Yesus menegaskan bahwa Ia mengusir Setan dengan kuasa Allah. Setan selalu melawan Allah, rencana dan dan kehendak Allah .&nbsp; Setan selalu berusaha &nbsp;merasuki orang&nbsp; untuk &nbsp;mempengaruhi dan membelokan arah hidup manusia menjauh dari Allah. Dengan cara nya yang licik setan berusaha memperdaya manusia atau orang agar orang jatuh kedalam dosa dan penderitaan. Setan adalah makhluk yang sangat berbahaya bagi anak Anak Tuhan.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kita tidak bisa melawan setan dan kuasa jahatnya&nbsp; jika kita tidak bersama sama dengan Tuhan. Kita harus selalu menyadari bahwa tanpa kehadiran Tuhan dalam hidup kita kita lemah. Maka kita harus terus memperkuat dan menjalin relasi yang intim dengan Tuhan. Konkretnya kita harus sentiasa berdoa agar kita tetap dekat dengan Tuhan dan punya kekuatan untuk melawan dan mengalahkan setan&nbsp; dan kuasa jahatnya.Para pendengar terkasih ini&nbsp; tidak gampang, maka kita butuh berkat Tuhan, butuh Roh Kudus&nbsp; untuk&nbsp; senantiasa menguatkan kita &nbsp;&nbsp;Para pendengar yang terkasih Tuhan memberkati kita semua.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PENGANTAR PERSEMBAHAN:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa kami di surga. curahilah kiranya kami yang berhimpun di sini berkat-Mu demi Dia yang karena kebahagiaan kami telah sudi dihina. Ialah Yesus Mesias Putra-Mu, Tuhan dan pengantara kami<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON KOMUNI:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah pasti runtuh Jika iblis juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimana kerajaannya dapat bertahan?<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA SESUDAH KOMUNI:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa kami, sumber kebijaksanaan kami bersyukur karena Engkau telah mengajarkan hukum baru kepada kami melalui Yesus Putra-Mu terkasih Kami mohon, curahkanlah Roh-Nya kepada kami, agar kami dapat menemukan kebijaksanaan yang mampu menyelamatkan dunia Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Resi-Jumat-11-Oktober-2024-oleh-Rm.-Robertus-Susilo-Haryono-SCJ-dari-Komunitas-Seminari-Menengah-St.-Paulus-Palembang-Indonesia-.mp3\">Resi-Jumat 11 Oktober 2024 oleh Rm. Robertus Susilo Haryono SCJ dari Komunitas Seminari Menengah St. Paulus Palembang \u2013 Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2024\/10\/10\/jumat-11-oktober-2024-hari-biasa-pekan-xxvii\/\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2024\/10\/10\/jumat-11-oktober-2024-hari-biasa-pekan-xxvii\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=62157-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\"><\/iframe><\/figure>\n<div class=\"powerpress_player\" id=\"powerpress_player_4198\"><audio class=\"wp-audio-shortcode\" id=\"audio-62157-1\" preload=\"none\" style=\"width: 100%;\" controls=\"controls\"><source type=\"audio\/mpeg\" src=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Resi-Jumat-11-Oktober-2024-oleh-Rm.-Robertus-Susilo-Haryono-SCJ-dari-Komunitas-Seminari-Menengah-St.-Paulus-Palembang-Indonesia-.mp3?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Resi-Jumat-11-Oktober-2024-oleh-Rm.-Robertus-Susilo-Haryono-SCJ-dari-Komunitas-Seminari-Menengah-St.-Paulus-Palembang-Indonesia-.mp3\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Resi-Jumat-11-Oktober-2024-oleh-Rm.-Robertus-Susilo-Haryono-SCJ-dari-Komunitas-Seminari-Menengah-St.-Paulus-Palembang-Indonesia-.mp3<\/a><\/audio><\/div><p class=\"powerpress_links powerpress_links_mp3\" style=\"margin-bottom: 1px !important;\">Podcast: <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Resi-Jumat-11-Oktober-2024-oleh-Rm.-Robertus-Susilo-Haryono-SCJ-dari-Komunitas-Seminari-Menengah-St.-Paulus-Palembang-Indonesia-.mp3\" class=\"powerpress_link_pinw\" target=\"_blank\" title=\"Play in new window\" onclick=\"return powerpress_pinw('https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=62157-podcast');\" rel=\"nofollow\">Play in new window<\/a> | <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Resi-Jumat-11-Oktober-2024-oleh-Rm.-Robertus-Susilo-Haryono-SCJ-dari-Komunitas-Seminari-Menengah-St.-Paulus-Palembang-Indonesia-.mp3\" class=\"powerpress_link_d\" title=\"Download\" rel=\"nofollow\" download=\"Resi-Jumat-11-Oktober-2024-oleh-Rm.-Robertus-Susilo-Haryono-SCJ-dari-Komunitas-Seminari-Menengah-St.-Paulus-Palembang-Indonesia-.mp3\">Download<\/a><\/p><!--powerpress_player-->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Luk 11:24 Barangsiapa tidak bersama Aku, ia melawan Daku, dan barangsiapa tidak berhimpun bersama Aku, ia menceraiberaikan.&nbsp; PENGANTAR:&nbsp; Kerajaan Allah bukan lagi akan datang, melainkan mulai datang dengan kehadiran Yesus. Jika&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,1,20],"tags":[],"class_list":["post-62157","post","type-post","status-publish","format-audio","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-audio","category-bacaan-harian","category-renungan-text","post_format-post-format-audio"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/62157","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=62157"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/62157\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":62159,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/62157\/revisions\/62159"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=62157"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=62157"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=62157"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}