{"id":61711,"date":"2024-10-05T17:03:57","date_gmt":"2024-10-05T10:03:57","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=61711"},"modified":"2024-10-05T17:03:58","modified_gmt":"2024-10-05T10:03:58","slug":"minggu-06-oktober-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=61711","title":{"rendered":"Minggu, 06 Oktober 2024"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Bdk. Est 3:2-3<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Semesta alam takluk kepada kehendak-Mu, ya Tuhan, dan tidak ada yang dapat menentangnya.&nbsp;Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu, langit dan bumi serta segala isinya. Engkaulah Tuhan atas semesta alam.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENGANTAR:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Manusia diciptakan bukan semata-mata untuk mencapai rekor dan menguasai alam, tetapi terlebuh untuk menaruh cinta kasih. Maka suami dan istri dipanggil untuk meninggalkan keluarganya dan bersama-sama membentuk keluarga sendiri, di mana mereka berkembang dalam kesatuan dan dalam cinta kasih antara mereka sendiri. Orang tahu, bahwa tugas itu berlaku seumur hidup dan takkan ada selesainya. Maka kesetiaan yang mereka ikatkan satu sama lain itu hendaknya tetap merupakan suatu hadiah: hadiah yang saling diberikan oleh suami dan isteri, dan hadiah pula yang mereka terima dengan rasa syukur daripada Tuhan sendiri dan berkat kekuatan ikatan mereka dengan Tuhan.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PEMBUKA:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah bedoa:&nbsp;Allah Bapa Yang Maha Pengasih, Engkau telah menciptakan manusia dan alam semesta dengan cinta kasih-Mu. Singkirkanlah ketegaran dan kesombongan kami agar benih-benih cinta kasih yang telah Kautanam dalam hati kami dapat berkembang dan berbuah. Dengan pengantaraan Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah sepanjang segala masa.&nbsp;Amin<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Kejadian 2:18-24<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cKeduanya akan menjadi satu daging.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Beginilah firman Tuhan Allah, \u201cTidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja! Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.\u201d Maka Tuhan Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu, untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu. Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan. Tetapi bagi dirinya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia. Lalu Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika manusia itu tidur, Tuhan Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. Dan dari rusuk yang diambil-Nya dari manusia itu, dibangunlah oleh Tuhan Allah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. Lalu berkatalah manusia itu: \u201cInilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.\u201d Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya, dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.<br>Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 128:1-2.3.4-5.6<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Ref<\/em><em>. Tuhan memberkati umat-Nya dengan damai sejahtera.<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Berbahagialah setiap orang yang bertakwa pada Tuhan, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! Apabila engkau menikmati hasil jerih payahmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!<\/li>\n\n\n\n<li>Istrimu akan menjadi seperti pohon anggur subur, di dalam rumah-Mu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun di sekeliling mejamu!<\/li>\n\n\n\n<li>Sungguh, demikianlah akan diberkati Tuhan orang laki-laki yang takwa hidupnya. Kiranya Tuhan memberkati engkau dari Sion; Boleh melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu.<\/li>\n\n\n\n<li>Boleh melihat keturunan anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat kepada Orang Ibrani 2:9-11<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cKenakanlah manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Saudara-saudara, untuk waktu yang singkat Yesus telah direndahkan di bawah malaikat-malaikat, tetapi oleh derita kematian-Nya Ia telah dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat. Dan berkat kasih karunia Allah, Yesus mengalami maut bagi semua orang. Memang sesuai dengan keadaan Allah, Allah menjadikan segala sesuatu bagi diri-Nya, dan mengantar banyak orang kepada kemuliaan. Maka sudah sepatutnya Ia pun menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan dengan penderitaan. Sebab Dia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan semua berasal dari Yang Satu. Itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara.<br>Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAIT PENGANTAR INJIL:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U :&nbsp;<em>Alleluya, alleluya.<\/em><br>S : (1Yoh 14:12)&nbsp;<em>Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.<\/em><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 10:2-16&nbsp; (Singkat: Markus 10:2-12)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cApa yang telah dipersatukan Allah janganlah diceraikan manusia.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">(Sekali peristiwa datanglah orang-orang Farisi hendak mencobai Yesus. Mereka berkata kepada-Nya, \u201cBolehkah seorang suami menceraikan isterinya?\u201d Tetapi Yesus menjawab mereka, \u201cApa perintah Musa kepadamu?\u201d Jawab mereka, \u201cMusa memberi izin untuk menceraikan isterinya dengan membuat surat cerai.\u201d Lalu Yesus berkata kepada mereka, \u201cKarena ketegaran hatimulah Musa menulis perintah itu untukmu. Sebab pada awal dunia Allah menjadikan manusia laki-laki dan perempuan, sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, janganlah diceraikan manusia.\u201d Setelah tiba di rumah, para murid bertanya pula tentang hal itu kepada Yesus. Lalu Yesus berkata kepada mereka, \u201cBarangsiapa menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu. Dan jika isteri menceraikan suaminya, lalu kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah.\u201d) Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka. Tetapi murid-murid-Nya memarahi orang itu. Melihat itu, Yesus marah dan berkata kepada mereka, \u201cBiarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku! Jangan menghalang-halangi mereka! Sebab orang-orang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah, Aku berkata kepadamu: Sungguh, barangsiapa tidak menerima Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.\u201d Kemudian Yesus memeluk anak-anak itu, meletakkan tangan ke atas mereka dan memberkati mereka.<br>Demikianlah Injil Tuhan<br>U. Terpujilah Kristus.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Gregorius Jenli Imawan SCJ<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pendengar Resi Dehonian yang terkasih, selamat berjumpa kembali dengan saya, Romo Jenli, SCJ dari Komunitas Postulat \u2013 Novisiat SCJ St. Yohanes, Gisting (Lampung), dalam ReSi (Renungan Singkat) Dehonian, edisi hari Minggu, 6 Oktober 2024.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Dalam Injil hari ini, Yesus mengajarkan kita untuk menjadi seperti anak kecil yang sepenuhnya berserah kepada Allah. Anak kecil tidak khawatir akan masa depan, karena ia tahu bahwa orang tua yang baik akan selalu ada untuknya. Begitu juga kita, sebagai anak-anak Allah, kita dipanggil untuk percaya dan bersandar kepada-Nya sebagai Bapa kita, terlebih saat menghadapi persoalan hidup yang tidak mudah.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Saat masalah datang, sering kali kita mencoba mengatasinya dengan kekuatan kita sendiri. Kadang kita lupa bahwa ada Tuhan di dekat kita. Kita diundang untuk tetap berdoa, menyerahkan semuanya kepada-Nya, seperti anak kecil yang percaya penuh pada kasih dan perlindungan orang tuanya. Dalam doa, kita diingatkan bahwa Allah selalu hadir, memegang kendali atas segala sesuatu. Pasrahkan beban kita, dan percaya bahwa Tuhan akan memberikan kekuatan serta jalan keluar.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Semoga Tuhan, selalu menyertai kita semua. Amin.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA UMAT:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">I : Tuhan menyatakan, bahwa Ia selalu mendampingi kita. Maka kita tak perlu takut. Dengan segala kebaikan-Nya Ia akan membantu kita. Makar marilah kita berdoa kepada-Nya.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">L : Bagi Gereja, Umat Allah:&nbsp;Semoga segala perubahan dan pembaharuan yang terjadi pada zaman ini tidak membuat para pemimpin dan umat Gereja kehilangan arah, tetapi senantiasa teguh membawa Kabar Gembira Injil-Mu bagi dunia.&nbsp;Marilah kita mohon,..<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">L : Bagi seluruh umat kristiani:&nbsp;Semoga iman seluruh umat kristiani semakin teguh dan terbuka untuk menerima pandangan dan rencana Allah sehingga berani menjelajah jalan-jalan baru untuk membawa Kabar Baik Kristus kepada dunia dewasa ini.&nbsp;Marilah kita mohon,..<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">L : Bagi orang-orang yang tersandung dan terguncangkan oleh masalah kejahatan di dunia; juga bagi orang-orang, yang menjadi korban perang, kekerasan, dan ketidakadilan. Semoga mereka semua tetap percaya kepada Allah Yang Mahaadil, Pengasih, dan Penyayang. Marilah kita mohon,..<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">L : Bagi kita semua yang berhimpun di sini:&nbsp; Semoga kesetiaan, pengharapan, dan kegembiraan kami menjadi isyarat bagi semua orang bahwa Allah hidup di tengah-tengah kami. Marilah kita mohon,..<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">I : Tuhan, Allah kami, sejak dahulu Gereja selalu menghayati imannya dengan hati-hati dan bijaksana. Berilah kami iman yang tegas, yang membuat kami berani membangun dunia baru sesuai kehendak-Mu. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.&nbsp;Amin<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa kami yang mahakuasa,&nbsp;semoga persembahan ini Kauterima sebagai ucapan syukur, atas kesempatan yang Kauberikan kepada kami untuk menghasilkan buah yang Kaukehendaki. Dan perkenankanlah kami dengan ini merayakan Ekaristi.&nbsp;Demi Kristus, \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON KOMUNI \u2013 Rat 3:25<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Tuhan adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA SESUDAH KOMUNI:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa:&nbsp;Allah Bapa kami, mahapengasih dan penyayang, Engkau telah mengumpulkan kami di sekitar altar ini, agar kami dapat mengalami lagi cinta kasih-Mu, yang tak mengucilkan siapapun. Singkirkanlah ketegaran dan kesombongan hati kami yang berkali-kali menyebabkan perpecahan dan kesudahan. Arahkanlah perhatian kami akan yang menarik, akan yang disebut baik dan patut dipuji.&nbsp;Demi Yesus Kristus, \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Resi-Minggu-06-Oktober-2024-oleh-Rm.-Gregorius-Jenli-Imawan-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Postulat-Novisiat-St-Yohanes-Gisting-Lampung-Indonesia.mp3\">Resi-Minggu 06 Oktober 2024 oleh Rm. Gregorius Jenli Imawan SCJ dari Komunitas SCJ Postulat-Novisiat St Yohanes Gisting Lampung Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2024\/10\/04\/minggu-06-oktober-2024-hari-minggu-biasa-xxvii\/\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2024\/10\/04\/minggu-06-oktober-2024-hari-minggu-biasa-xxvii\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=61711-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\"><\/iframe><\/figure>\n<div class=\"powerpress_player\" id=\"powerpress_player_8355\"><audio class=\"wp-audio-shortcode\" id=\"audio-61711-1\" preload=\"none\" style=\"width: 100%;\" controls=\"controls\"><source type=\"audio\/mpeg\" src=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Resi-Minggu-06-Oktober-2024-oleh-Rm.-Gregorius-Jenli-Imawan-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Postulat-Novisiat-St-Yohanes-Gisting-Lampung-Indonesia.mp3?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Resi-Minggu-06-Oktober-2024-oleh-Rm.-Gregorius-Jenli-Imawan-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Postulat-Novisiat-St-Yohanes-Gisting-Lampung-Indonesia.mp3\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Resi-Minggu-06-Oktober-2024-oleh-Rm.-Gregorius-Jenli-Imawan-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Postulat-Novisiat-St-Yohanes-Gisting-Lampung-Indonesia.mp3<\/a><\/audio><\/div><p class=\"powerpress_links powerpress_links_mp3\" style=\"margin-bottom: 1px !important;\">Podcast: <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Resi-Minggu-06-Oktober-2024-oleh-Rm.-Gregorius-Jenli-Imawan-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Postulat-Novisiat-St-Yohanes-Gisting-Lampung-Indonesia.mp3\" class=\"powerpress_link_pinw\" target=\"_blank\" title=\"Play in new window\" onclick=\"return powerpress_pinw('https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=61711-podcast');\" rel=\"nofollow\">Play in new window<\/a> | <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Resi-Minggu-06-Oktober-2024-oleh-Rm.-Gregorius-Jenli-Imawan-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Postulat-Novisiat-St-Yohanes-Gisting-Lampung-Indonesia.mp3\" class=\"powerpress_link_d\" title=\"Download\" rel=\"nofollow\" download=\"Resi-Minggu-06-Oktober-2024-oleh-Rm.-Gregorius-Jenli-Imawan-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Postulat-Novisiat-St-Yohanes-Gisting-Lampung-Indonesia.mp3\">Download<\/a><\/p><!--powerpress_player-->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Bdk. Est 3:2-3 Semesta alam takluk kepada kehendak-Mu, ya Tuhan, dan tidak ada yang dapat menentangnya.&nbsp;Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu, langit dan bumi serta segala isinya. Engkaulah Tuhan atas semesta&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,1,20],"tags":[],"class_list":["post-61711","post","type-post","status-publish","format-audio","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-audio","category-bacaan-harian","category-renungan-text","post_format-post-format-audio"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61711","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=61711"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61711\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":61713,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61711\/revisions\/61713"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=61711"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=61711"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=61711"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}