{"id":61530,"date":"2024-10-03T09:32:13","date_gmt":"2024-10-03T02:32:13","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=61530"},"modified":"2024-10-03T09:32:13","modified_gmt":"2024-10-03T02:32:13","slug":"kamis-03-oktober-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=61530","title":{"rendered":"Kamis, 03 Oktober 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nKamis 03 Oktober 2024<br \/>\nLukas 10:3-4 (Luk 10:1-12)<br \/>\n\u201dPergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala. Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut\u2026\u201d<\/p>\n<p>Waspada Dan Tangguh<\/p>\n<p>Pernahkah kita mendengar bagaimana orang Jepang menjaga ikan tangkapan di laut agar tetap hidup dan segar? Mereka menempatkan ikan-ikan yang ditangkap hidup-hidup itu ke dalam sebuah kolam di dalam kapal dan menaruh ikan hiu kecil di dalamnya. Ini membuat ikan-ikan tangkapan itu terus menerus bergerak lincah dan \u2018berlari\u2019 karena terancam oleh hiu kecil itu. Tiba di darat, ikan-ikan itu tetap hidup dan segar.<br \/>\nDalam Injil hari ini, Yesus mengutus murid-muridNya \u2018seperti anak domba ke tengah serigala.\u2019 Bukan maksud Yesus memasukkan murid-muridNya ke dalam bahaya. Ia menghendaki agar murid-muridNya selalu waspada karena menyadari semua resiko dan tantangan hidup di dunia ini. Dengan menyadari bahwa ada banyak \u2018serigala\u2019 di sekeliling kita membuat kita selalu waspada dan menggunakan semua daya yang Tuhan berikan semaksimal mungkin. Olehnya kita dilatih menjadi pejuang iman yang tangguh dan berani.<br \/>\nDengan bijaksana Yesus berpesan, \u201chendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.\u201d (Mat 10:16).<br \/>\nSesungguhnya serigala yang paling ganas menyerang ada di dalam diri kita, yakni nafsu mengejar kepentingan diri sendiri dan keinginan untuk tinggal dalam zona nyaman.<br \/>\nKetulusan hati, kerelaan memberi diri, rela berkorban itulah landasan yang kokoh kuat untuk kita berani menghadapi pelbagai ancaman dan serangan dari luar maupun dari dalam dan berani meninggalkan zona nyaman.<br \/>\nYesus yang memanggil dan mengutus kita, akan selalu menemani dan memperlengkapi kita dengan hikmat dan daya ilahiNya, menerangi kita dengan Roh KebijaksanaanNya agar kita cerdik dan mampu menjalankan misi mulia menjadi saksi iman di tengah pelbagai tantangan bahkan ancaman.<br \/>\nYakinlah, \u201cSegala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.\u201d (Flp 4:13).<\/p>\n<p>Selamat berjuang dengan tulus di tengah kesulitan hidup, Tuhan-lah kekuatan kita.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 03 Okt 2024<br \/>\nKamis Pekan Biasa XXVI<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mrk 1:15<br \/>\nBacaan Injil: Luk 10:1-12<br \/>\n*************************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMrk 1:15<br \/>\nKerajaan Allah sudah dekat.<br \/>\nBertobatlah dan percayalah kepada Injil.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nLuk 10:1-12<br \/>\nSemoga damaimu menyertai dia.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Lukas:<\/p>\n<p>Pada waktu itu,<br \/>\nTuhan menunjuk tujuh puluh dua murid.<br \/>\nIa mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya<br \/>\nke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.<br \/>\nBerkatalah Ia kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Tuaian banyak, tetapi pekerjanya sedikit!<br \/>\nSebab itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian,<br \/>\nsupaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja ke tuaian itu.<br \/>\nPergilah! Camkanlah, Aku mengutus kalian seperti anak domba<br \/>\nke tengah-tengah serigala.<br \/>\nJanganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut,<br \/>\ndan janganlah memberi salam kepada siapa pun<br \/>\nselama dalam perjalanan.<br \/>\nKalau memasuki suatu rumah,<br \/>\nkatakanlah lebih dahulu, &#8216;Damai sejahtera bagi rumah ini.&#8217;<br \/>\nDan jika di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera,<br \/>\nmaka salammu itu akan tinggal padanya.<br \/>\nTetapi jika tidak, maka salammu kembali kepadamu.<br \/>\nTinggallah dalam rumah itu,<br \/>\nmakan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu,<br \/>\nsebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.<\/p>\n<p>Janganlah berpindah-pindah rumah.<br \/>\nJika kalian masuk ke dalam sebuah kota dan diterima di situ,<br \/>\nmakanlah apa yang dihidangkan kepadamu,<br \/>\ndan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ.<br \/>\nDan katakanlah kepada mereka, &#8216;Kerajaan Allah sudah dekat padamu.&#8217;<\/p>\n<p>Tetapi jika kalian masuk ke dalam sebuah kota<br \/>\ndan tidak diterima di situ,<br \/>\npergilah ke jalan-jalan raya kota itu dan serukanlah,<br \/>\n&#8216;Juga debu kotamu yang melekat pada kaki kami,<br \/>\nkami kebaskan di depanmu.<br \/>\nTetapi ketahuilah ini: &#8216;Kerajaan Allah sudah dekat.&#8217;<\/p>\n<p>Aku berkata kepadamu,<br \/>\npada hari itu Sodom akan lebih ringan tanggungannya<br \/>\ndari pada kota itu.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n************************************<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya. [Luk 10: 1]<\/p>\n<p>Injil hari ini menceritakan penunjukan \u201c70 murid lain\u201d yang dipanggil untuk mendahului Tuhan untuk mempersiapkan tanah &#8211; untuk mempersiapkan hati orang-orang &#8211; sehingga mereka dapat siap untuk menerima Injil keselamatan.<\/p>\n<p>Ada beberapa hal yang pantas kita renungkan. Yang pertama, adalah menarik bahwa misi penginjilan ini bukan hanya untuk para rasul, tetapi untuk semua murid Kristus. Pembaptisan kita mempercayakan kepada kita masing-masing tanggung jawab untuk memberitakan Injil kepada dunia. Ada kemungkinan bahwa salah satu kita adalah bahwa kita mungkin telah melupakan \u201camanat\u201d ini dan telah berlaku seolah-olah hal itu tidak ada kaitannya dengan komitmen kita kepada Gereja dan kehidupan Kristen kita.<\/p>\n<p>Kedua, tugas ini tidaklah mudah, \u201cseperti domba di tengah-tengah serigala\u201d, tetapi inilah tugas kita. Untuk mencapai misi ini, diperlukan hati yang damai dan penuh belas kasihan, hati yang rela berbagi kehidupan, menyembuhkan tubuh dan pikiran mereka yang sakit, dan yang terpenting, hati yang tidak menaruh dendam kepada mereka yang tidak menyambut para pewarta atau pesannya; penghakiman diserahkan kepada Allah. Misi kita adalah untuk menyambut dan bukan mengasingkan, menyembuhkan tanpa menghakimi, dan meninggalkan daripada mencela.<\/p>\n<p>Ketiga, Yesus memberikan beberapa pedoman penting untuk berpartisipasi dalam misi-Nya: Harta benda tidak boleh membebani seorang pewarta; ia harus melakukan perjalanan dengan ringan dan tidak terjerat dalam hal-hal duniawi. Pewarta Injil harus fokus pada misinya dan tidak terganggu oleh hal-hal yang sepele.<\/p>\n<p>Keempat, Lukas juga menulis bahwa para murid diutus berdua-dua. Ini menunjukkan bahwa Injil tidak dipercayakan kepada kreativitas seorang individu tetapi merupakan hasil dari usaha bersama. Siapapun yang berbicara atas nama Kristus tidak bertindak secara independen, tetapi dalam kesatuan dengan sesama orang percaya.<\/p>\n<p>Dan yang terakhir, marilah kita berdoa kepada Tuhan yang empunya tuaian, bukan hanya meminta lebih banyak pekerja, tetapi juga memberikan stabilitas, sikap positif, dan kedamaian batin; memberdayakan kita serta memperkuat tekad rohani kita.<\/p>\n<p>Tuhan, kuatkan tekadku untuk mempersembahkan diriku bagi pelayanan-Mu. Kuletakkan hidupku di kaki-Mu dan berkomitmen pada misi yang Engkau sediakan bagiku. Amin.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas. Selamat bermisi. \u24bf\u24c1\u24ca! \u2764<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"MMYUYMrTgv\"><p><a href=\"https:\/\/heypasjon.com\/ambil-bagian-dalam-misi-yesus\/\">AMBIL BAGIAN DALAM MISI YESUS<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;AMBIL BAGIAN DALAM MISI YESUS&#8221; &#8212; REMAH SABDA\" src=\"https:\/\/heypasjon.com\/ambil-bagian-dalam-misi-yesus\/embed\/#?secret=90Ve70Xbhn#?secret=MMYUYMrTgv\" data-secret=\"MMYUYMrTgv\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni\u00a0Astanto\u00a0MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Kamis 03 Oktober 2024 Lukas 10:3-4 (Luk 10:1-12) \u201dPergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala. Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut\u2026\u201d Waspada Dan Tangguh Pernahkah kita mendengar&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-61530","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61530","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=61530"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61530\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":61531,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61530\/revisions\/61531"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=61530"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=61530"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=61530"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}