{"id":61088,"date":"2024-09-28T16:06:07","date_gmt":"2024-09-28T09:06:07","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=61088"},"modified":"2024-09-28T16:06:07","modified_gmt":"2024-09-28T09:06:07","slug":"kekerasan-seksual-berbasis-online","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=61088","title":{"rendered":"Kekerasan Seksual Berbasis Online"},"content":{"rendered":"<p>Kekerasan Seksual Berbasis Online<\/p>\n<p>Kita sangat prihatin dengan banyaknya kasus kekerasan seksual berbasis online. Keprihatinan itu diperparah lagi dengan kekurangpahaman masyarakat terkait metode-metode digital yang membahayakan dan<br \/>\nberpeluang memunculkan berbagai kasus. Karena itu perlu adanya \u2018pagar\u2019 bagi perempuan dan anak, orang-orang yang rentan dalam ancaman kekerasan<br \/>\nseksual berbasis online serta keterlibatan semua pihak dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual<br \/>\nkhususnya berbasis online.<\/p>\n<p>Kegiatan ini hendak menggali ancaman-ancaman dalam era digital terhadap perempuan dan anak. Melihat peluang pengamanan personal dan kelompok saat menggunakan akses digital. Dan menemukan cara edukasi kepada masyarakat umum tentang dunia online sekaligus memastikan tidak ada korban kekerasan apa pun berbasis apa pun.<\/p>\n<p>Mari siapkan waktu, ikut dalam acara ini.<\/p>\n<p>Sumber fsgm indonesia<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kekerasan Seksual Berbasis Online Kita sangat prihatin dengan banyaknya kasus kekerasan seksual berbasis online. Keprihatinan itu diperparah lagi dengan kekurangpahaman masyarakat terkait metode-metode digital yang membahayakan dan berpeluang memunculkan berbagai kasus. Karena itu perlu&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,2],"tags":[],"class_list":["post-61088","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sekitar","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61088","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=61088"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61088\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":61089,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61088\/revisions\/61089"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=61088"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=61088"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=61088"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}