{"id":55285,"date":"2024-07-31T08:28:36","date_gmt":"2024-07-31T01:28:36","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=55285"},"modified":"2024-07-31T08:28:36","modified_gmt":"2024-07-31T01:28:36","slug":"rabu-31-juli-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=55285","title":{"rendered":"Rabu, 31 Juli 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nRabu 31 Juli 2024<br \/>\nPesta St Ignatius Loyola<br \/>\nMatius 13:45-46 (Mat 13:44-46)<br \/>\n\u201dDemikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.&#8221;<\/p>\n<p>Harta Kita Yang Paling Berharga<\/p>\n<p>Sesungguhnya harta terpendam dan mutiara yang paling berharga yang dimaksudkan Yesus dalam perumpamaan ini tidak lain adalah Yesus sendiri, harta yang paling berharga bagi kita.<br \/>\nSemua yang kita cari dalam hidup ini ada pada Yesus. Dia-lah sumber sukacita, damai sejahtera, kasih sayang dan keselamatan kita. Tak ada satu pun di dunia ini yang dapat memenuhi kerinduan hati kita yang paling dalam selain bersatu dengan Yesus, tinggal di dalam Dia dan Dia di dalam kita.<br \/>\nJiwa kita yang kelelahan oleh beban dunia, mendapat tempat mengaso yang sejuk dan damai dalam hati Yesus. Yesus telah bersabda, \u201cMarilah kepadaKu kalian semua yang letih dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu.\u201d (Mat 11:28). Tidak ada harta dan tahta yang dapat menjamin kelegaan hidup kita selain tinggal di dalam Yesus.<br \/>\nKata Yesus, \u201cTinggallah dalam Aku dan Aku tinggal di dalam kamu. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.\u201d (Yoh 15:4,7).<br \/>\nTidak perlu kita mencari ke mana-mana apa yang paling memuaskan hidup kita selain bernaung dalam kasih Yesus dan berlindung padaNya. Yesus menjadi milik kita dan kita menjadi milikNya.<br \/>\nApapun pilihan hidup yang kita jalani di dunia ini, sejauh kita tinggal dalam Yesus dan berjalan bersama Dia, berpikir dan merasa serta bertindak seperti Yesus, hidup kita sungguh berkelimpahan rahmat kasihNya sampai saatnya kita kembali ke rumah kita yang sebenarnya.<br \/>\nSt Ignatius menjadi teladan bagi kita. Ia meninggalkan semua ambisinya dalam perjuangan duniawinya. Ia menyerahkan pedangnya kepada Yesus dan menjadi serdadu Kristus untuk cita-cita Kerajaan Allah. Menjadikan Yesus mutiara hidupnya.<br \/>\n\u201dYa Yesus, Engkaulah mutiaraku.\u201d<\/p>\n<p>Selamat hari Rabu. Bersama Yesus jadilah mutiara di mana saja kita berada.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 31 Jul 2024<br \/>\nRabu Pekan Biasa XVII<br \/>\nPW S. Ignasius dari Loyola, Imam<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 15:15b<br \/>\nBacaan Injil: Mat 13:44-46<br \/>\n************************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 15:15b<br \/>\nKalian Kusebut sahabat-Ku,<br \/>\nsebab kepada kalian Kusampaikan<br \/>\napa saja yang Kudengar dari Bapa.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 13:44-46<br \/>\nIa menjual seluruh miliknya, lalu membeli ladang itu.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa Yesus mengajar orang banyak,<br \/>\n&#8220;Hal Kerajaan Surga itu seumpama harta yang terpendam di ladang,<br \/>\nyang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi.<br \/>\nKarena sukacitanya, pergilah ia menjual seluruh miliknya,<br \/>\nlalu membeli ladang itu.<\/p>\n<p>Demikian pula hal Kerajaan Surga itu seumpama seorang pedagang<br \/>\nyang mencari mutiara yang indah.<br \/>\nSetelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga,<br \/>\nia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n**************************************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA KOTA SAUMLAKI, BUMI DUAN LOLAT, TANIMBAR<\/p>\n<p>MUTIARA IMAN LEBIH BERHARGA DARI MUTIARA KERANG<\/p>\n<p>\u201cHati seseorang bergembira bila menemukan atau membeli Mutiara kerang yang berharga, namun jiwanya hanya bisa terselamatkan bila memiliki Mutiara iman akan Yesus sebagai Juruselamat.\u201d<\/p>\n<p>Yesus mengumpamakan kerajaan Allah itu seperti orang yang menemukan Mutiara yang berharga sehingga ia rela menjual semua miliknya demi membeli Mutiara itu: \u201cSetelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.\u201d( ayat 46 )<\/p>\n<p>Karena itu Firman Tuhan hari ini memberikan beberapa inspirasi kepada kita:<\/p>\n<p>1) Berjuanglah untuk mempertahankan imanmu akan Yesus;<\/p>\n<p>2) Tolaklah semua godaan dan rayuan dari orang lain untuk menjual atau meninggalkan imanmu akan Yesus;<\/p>\n<p>3) Tunjukanlah kepada orang lain bahwa imanmu akan Yesus lebih berharga dari uang, harta dan jabatan di dunia ini.<\/p>\n<p>Akhirnya ingatlah bahwa hanya Yesuslah yang dapat menyelamatkan jiwamu, bukan uang dan harta yang Anda miliki.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211;\u00a0Duc\u00a0in\u00a0Altum\u00a0)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Rabu 31 Juli 2024 Pesta St Ignatius Loyola Matius 13:45-46 (Mat 13:44-46) \u201dDemikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga,&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-55285","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/55285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=55285"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/55285\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":55286,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/55285\/revisions\/55286"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=55285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=55285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=55285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}