{"id":54810,"date":"2024-07-26T19:38:10","date_gmt":"2024-07-26T12:38:10","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=54810"},"modified":"2024-07-26T19:38:10","modified_gmt":"2024-07-26T12:38:10","slug":"renungan-menyambut-kedatangan-paus-fransiskus-hari-ke-26","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=54810","title":{"rendered":"Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-26"},"content":{"rendered":"<p>[HARI KE-26] RENUNGAN MENYAMBUT KEDATANGAN PAUS FRANSISKUS<\/p>\n<p>HARI KEDUA PULUH ENAM<\/p>\n<p>MENJADI SETIA<\/p>\n<p>\u201cSemua umat Katolik yang setia dipanggil untuk menjadi<br \/>\npemberita dan saksi Kristus dan harus tetap dekat dengan Yesus untuk melakukannya dengan baik.\u201d<br \/>\nIni adalah tema favorit Paus Fransiskus. Kita dipanggil<br \/>\nuntuk memberikan kesaksian bukan hanya dengan<br \/>\nkata-kata, melainkan dengan perbuatan nyata.<br \/>\nMengikuti Yesus dalam semua tindakan kita sehari hari, berbicara kepada-Nya dalam doa, dan<br \/>\nmerenungkan kehidupan-Nya dalam Injil, semuanya<br \/>\nmembantu kita menjadi pewarta dan saksi. Pertama tama kita mulai dengan menjalin relasi yang semakin<br \/>\ndekat dengan Yesus yang mengajarkan kita bagaimana<br \/>\nmenjadi setia.<\/p>\n<p>RENUNGAN<br \/>\n\u2022 Apa makna bagi Anda menjadi &#8220;orang Katolik yang setia&#8221; ?<br \/>\n\u2022 Dalam hal apa Anda menjadi pewarta atau saksi atau keduanya?<\/p>\n<p>DOA<br \/>\nYa Tuhan, kuatkan imanku kepada Yesus agar aku benar-benar menjadi saksi yang setia dalam segala perkataan dan perbuatanku.<\/p>\n<p>Link renungan dan doa selama bulan Juli (Apa Kata Paus Fransiskus tentang YESUS)<\/p>\n<p>1. Hari ke-1<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52438\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-1<\/a><\/p>\n<p>2. Hari ke-2<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52503\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-2<\/a><\/p>\n<p>3. Hari ke-3<br \/>\nLink :<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52608\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-3<\/a><\/p>\n<p>4. Hari ke-4<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52701\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-4<\/a><\/p>\n<p>5. Hari ke-5<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52805\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-5<\/a><\/p>\n<p>6. Hari ke-6<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52898\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-6<\/a><\/p>\n<p>7. Hari ke-7<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52923\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-7<\/a><\/p>\n<p>8. Hari ke-8<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=53077\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-8<\/a><\/p>\n<p>9. Hari ke-9<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=53193\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-9<\/a><\/p>\n<p>10. Hari ke-10<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=53304\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-10<\/a><\/p>\n<p>11. Hari ke-11<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=53404\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-11<\/a><\/p>\n<p>12. Hari ke-12<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=53511\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-12<\/a><\/p>\n<p>13. Hari ke-13<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=53575\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-13<\/a><\/p>\n<p>14. Hari ke-14<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=53650\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-14<\/a><\/p>\n<p>15. Hari ke-15<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=53763\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-15<\/a><\/p>\n<p>16. Hari ke-16<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=53851\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-16<\/a><\/p>\n<p>17. Hari ke-17<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=53946\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-17<\/a><\/p>\n<p>18. Hari ke-18<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=54053\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-18<\/a><\/p>\n<p>19. Hari ke-19<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=54158\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-19<\/a><\/p>\n<p>20. Hari ke-20<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=54241\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-20<\/a><\/p>\n<p>21. Hari ke-21<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=54364\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-21<\/a><\/p>\n<p>22. Hari ke-22<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=54456\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-22<\/a><\/p>\n<p>23. Hari ke-23<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=54572\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-23<\/a><\/p>\n<p>24. Hari ke-24<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=54652\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-24<\/a><\/p>\n<p>25. Hari ke-25<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=54748\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-25<\/a><\/p>\n<p>26. Hari ke-26<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=54810\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-26<\/a><\/p>\n<p>Sumber Komsos Katedral Jakarta<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[HARI KE-26] RENUNGAN MENYAMBUT KEDATANGAN PAUS FRANSISKUS HARI KEDUA PULUH ENAM MENJADI SETIA \u201cSemua umat Katolik yang setia dipanggil untuk menjadi pemberita dan saksi Kristus dan harus tetap dekat dengan Yesus untuk melakukannya dengan&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,2],"tags":[],"class_list":["post-54810","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sekitar","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/54810","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=54810"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/54810\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54812,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/54810\/revisions\/54812"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=54810"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=54810"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=54810"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}