{"id":53202,"date":"2024-07-10T08:02:09","date_gmt":"2024-07-10T01:02:09","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=53202"},"modified":"2024-07-10T08:02:09","modified_gmt":"2024-07-10T01:02:09","slug":"rabu-10-juli-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=53202","title":{"rendered":"Rabu, 10 Juli 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nRabu 10 Juli 2024<br \/>\nMatius 10:1 (Mat 10:1-7)<br \/>\nYesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.<\/p>\n<p>Dipanggil Menjadi Teman Sekerja Yesus<\/p>\n<p>Sekalipun Yesus adalah Allah dengan segala kuasa yang ada padaNya, Ia memerlukan teman untuk menjalankan misi perutusanNya di dunia ini yakni mewartakan datangNya Kerajaan Allah. Itulah Kerajaan Cinta Kasih di mana Allah adalah Raja dan kita manusia adalah umat gembalaan yang dikasihiNya.<br \/>\nUntuk misi ini, Yesus tidak memilih orang-orang yang hebat menurut ukuran manusia, melainkan orang-orang biasa dan sederhana, apa adanya sesuai karakternya masing-masing. Bukan orang yang dengan kekuatannya sendiri mampu mengatasi segala masalah, melainkan orang yang mengandalkan Tuhan, takut akan Tuhan dan hanya bersandar pada kuasa kasih Tuhan.<br \/>\nPara Rasul berjumlah 12 orang yang melambangkan 12 suku Israel yang baru, umat Perjanjian Baru. Mereka diutus bukan untuk berjuang sendiri tapi membentuk gereja umat Allah yang mengandalkan persekutuan dan kerjasama di mana Yesus adalah kepala dan pusat hidupnya.<br \/>\nPertumbuhan gereja bukan mengandalkan kekuatan manusiawi melainkan daya ilahi Roh Kudus Allah yang menghidupkan dan memberi pertumbuhan.<br \/>\nBetapa kita bersyukur, Yesus memilih kita menjadi murid-muridNya untuk ambil bagian dalam misi memperluas Kerajaan Allah. Yesus membutuhkan kita untuk terlibat dalam pertumbuhan Kerajaan Allah. Kitalah rasul-rasul zaman ini, misionaris yang diberi kepercayaan untuk menjadi saksi kebaikan Tuhan sesuai jalan hidup kita masing-masing.<br \/>\nEntah sebagai ibu rumah tangga, bapa keluarga, anak muda, anak-anak, pegawai dan pekerja, pengusaha, profesional bahkan tukang sapu jalan dan pemulung. Kita semua abdi Tuhan. Kita ada di dunia ini untuk tujuan Tuhan, berkarya untuk kemuliaan Tuhan.<br \/>\nMari menjalankan misi kita dengan penuh semangat dan sukacita, memberi yang terbaik untuk Kerajaan Allah.<\/p>\n<p>Selamat berkarya rasul-rasul Yesus. Kita tidak sendirian.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 10 Jul 2024<br \/>\nRabu Pekan Biasa XIV<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mrk 1:15<br \/>\nBacaan Injil: Mat 10:1-7<br \/>\n***********************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMrk 1:15<br \/>\nKerajaan Allah sudah dekat;<br \/>\nbertobatlah dan percayalah kepada Injil.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 10:1-7<br \/>\nPergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Pada suatu hari Yesus memanggil kedua belas murid-Nya,<br \/>\ndan memberi mereka kuasa untuk mengusir roh-roh jahat<br \/>\ndan melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.<br \/>\nInilah nama kedua belas rasul itu:<br \/>\nPertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya;<br \/>\nYakobus, anak Zebedeus dan Yohanes, saudaranya;<br \/>\nFilipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius, pemungut cukai,<br \/>\nYakobus anak Alfeus, dan Tadeus,<br \/>\nSimon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Yesus.<\/p>\n<p>Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus,<br \/>\ndan Ia berpesan kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Janganlah kalian menyimpang ke jalan bangsa lain,<br \/>\natau masuk ke dalam kota Samaria,<br \/>\nmelainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang<br \/>\ndari umat Israel.<br \/>\nPergilah dan wartakanlah, &#8216;Kerajaan Sorga sudah dekat&#8217;.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>************************************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE<br \/>\nInjil : Mat. 10 : 1 &#8211; 7<\/p>\n<p>MEWARTAKAN KERAJAAN ALLAH BUKAN KERAJAANMU<\/p>\n<p>\u201cKetika kesombongan menguasai budimu dan keserakahan merampas kejujuran batinmu maka Anda akan berlagak sebagai Raja di dalam kerajaan Allah.\u201d<\/p>\n<p>Yesus mengingatkan kembali tentang misi perutusan kita melalui pesan-Nya kepada para Rasul dalam Injil hari ini: \u201cPergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.&#8221; ( ayat 7 )<\/p>\n<p>Pelajaran penting bagi kita di pagi ini yakni:<\/p>\n<p>1) Ingatlah bahwa yang kita harus wartakan atau hadirkan adalah kerajaan Allah bukan kerajaan kita, apalagi sampai berlagak sebagai seorang raja;<\/p>\n<p>2) Kerajaan Allah adalah kedamaian, kebenaran, keadilan, sukacita dan harapan;<\/p>\n<p>3) Ingatlah kita hanyalah utusan bukan tuan yang mengutus, maka wartakanlah pesan dari yang mengutus bukan kemauan kita yang diutus.<\/p>\n<p>Akhirnya baguslah bila kita mewartakan kerajaan Allah, namun akan lebih indah lagi jika lewat sikap, tutur kata dan cara hidup kita, orang lain melihat dan merasakan karakter penghuni kerajaan Allah.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211;\u00a0Duc\u00a0in\u00a0Altum\u00a0)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Rabu 10 Juli 2024 Matius 10:1 (Mat 10:1-7) Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. Dipanggil Menjadi&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-53202","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/53202","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=53202"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/53202\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53203,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/53202\/revisions\/53203"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=53202"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=53202"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=53202"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}