{"id":52923,"date":"2024-07-07T09:05:19","date_gmt":"2024-07-07T02:05:19","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52923"},"modified":"2024-07-07T09:06:51","modified_gmt":"2024-07-07T02:06:51","slug":"renungan-menyambut-kedatangan-paus-fransiskus-hari-ke-7","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52923","title":{"rendered":"Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-7"},"content":{"rendered":"<p>[HARI KE-7] RENUNGAN MENYAMBUT KEDATANGAN PAUS FRANSISKUS<\/p>\n<p>HARI KETUJUH<\/p>\n<p>ORANG KRISTEN YANG KAKU<\/p>\n<p>\u201cKita tidak seharusnya menjadi orang-orang Kristen yang kaku, melainkan pengikut yang berani, yang mencari Tubuh Kristus di antara orang-orang miskin-Nya.\u201d<\/p>\n<p>Umat Kristen yang \u201ckaku\u201d, kata Paus Fransiskus,<br \/>\nadalah mereka yang mendiskusikan kebenaran<br \/>\nteologis tetapi tidak terjun ke dunia nyata untuk<br \/>\nmempraktikkannya. Orang beriman sejati, pergi ke luar mencari Kristus di antara orang-orang miskin dan terpinggirkan, yang paling membutuhkan di dunia ini.<\/p>\n<p>Paus Fransiskus mendorong kita untuk menjadi<br \/>\n\u201cgereja untuk orang miskin\u201d yang secara aktif bekerja membantu mereka yang merupakan \u201cTubuh Kristus\u201d. Itulah yang dilakukan oleh orang Kristiani yang \u201cberani\u201d, katanya.<\/p>\n<p>RENUNGAN<br \/>\n\u2022 Pernahkah Anda menganggap orang miskin sebagai &#8220;Tubuh Kristus\u201d?<br \/>\n\u2022 Bagaimana agar Anda bisa lebih aktif mengasihi dan melayani Yesus dalam diri mereka yang paling \u2018hina\u2019?<\/p>\n<p>DOA<br \/>\nYesus, Paus menantang aku untuk melihat kehadiran-Mu dalam sudut pandang yang benar-benar baru. Bantu aku untuk percaya lebih mendalam lagi.<\/p>\n<p>=======<br \/>\n.<br \/>\n.<br \/>\nLink renungan dan doa selama bulan Juli (Apa Kata Paus Fransiskus tentang YESUS)<\/p>\n<p>1. Hari ke-1<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52438\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-1<\/a><\/p>\n<p>2. Hari ke-2<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52503\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-2<\/a><\/p>\n<p>3. Hari ke-3<br \/>\nLink :<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52608\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-3<\/a><\/p>\n<p>4. Hari ke-4<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52701\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-4<\/a><\/p>\n<p>5. Hari ke-5<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52805\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-5<\/a><\/p>\n<p>6. Hari ke-6<br \/>\nLink :\u00a0<a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52898\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-6<\/a><\/p>\n<p>7. Hari ke-7<br \/>\nLink : <a href=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52923\">Renungan Menyambut Kedatangan Paus Fransiskus Hari ke-7<\/a><\/p>\n<p>Sumber Komsos Katedral Jakarta<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[HARI KE-7] RENUNGAN MENYAMBUT KEDATANGAN PAUS FRANSISKUS HARI KETUJUH ORANG KRISTEN YANG KAKU \u201cKita tidak seharusnya menjadi orang-orang Kristen yang kaku, melainkan pengikut yang berani, yang mencari Tubuh Kristus di antara orang-orang miskin-Nya.\u201d Umat&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,2],"tags":[],"class_list":["post-52923","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sekitar","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/52923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=52923"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/52923\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52926,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/52923\/revisions\/52926"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=52923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=52923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=52923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}