{"id":52720,"date":"2024-07-05T08:28:52","date_gmt":"2024-07-05T01:28:52","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52720"},"modified":"2024-07-05T08:28:52","modified_gmt":"2024-07-05T01:28:52","slug":"studio-yakobis-diobrak-abrik-demi-generasi-z-dan-terbaik-untuk-kepentingan-umat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=52720","title":{"rendered":"Studio Yakobis &#8220;diobrak abrik&#8221;, demi generasi Z, dan terbaik untuk kepentingan umat"},"content":{"rendered":"<p>Studio Yakobis &#8220;diobrak abrik&#8221;, demi generasi Z, dan terbaik untuk kepentingan umat #cmprompang<\/p>\n<p>Setiap pemberian yang baik dan hadiah yang sempurna datangnya dari surga, diturunkan oleh Allah, Pencipta segala terang di langit.\u201d Allah memberikan segala yang baik dan indah kepada kita \u2013 termasuk talenta.<br \/>\n&#8212;<br \/>\nGenerasi Z, team AER Design Studio, &#8211; terlibat membantu, mendisain studio Yakobis Tv, menjelang lounching KOMSOS Kongregasi Misi &#8211; 27 September 2024.<br \/>\nhttps:\/\/www.instagram.com\/aerdesignst&#8230;<br \/>\n\/ @aerdesignstudio935<br \/>\n&#8212;<\/p>\n<p>\/ yakobistv \/ iamcm_indo<br \/>\n\/ @kampungmisi<br \/>\n\/ @congregatiomissionis<br \/>\n\/ @puterikasihindonesia_promo3554<br \/>\nhttps:\/\/cm-indonesia.org\/ &#8211; https:\/\/famvin.org\/ &#8211; https:\/\/cmglobal.org\/en\/<\/p>\n<p>Apa itu CM?<br \/>\nCM ( Congregatio Missionis atau Kongregasi Misi) didirikan oleh St. Vinsensius a Paulo.<br \/>\nCM beranggotakan imam dan bruder yang mengabdikan diri untuk pelayanan bagi orang miskin, pembinaan calon imam, pembinaan awam, pendampingan kaum muda, sekolah dan rumah retret. Para anggota CM hidup berkomunitas.<\/p>\n<p>Apa Semangat CM?<br \/>\nSemangat CM adalah mengenakan semangat Kristus Sang Pewarta Kabar Gembira kepada orang miskin (Luk 4:18). Semangat ini diwujudkan oleh St. Vinsensius a Paulo dalam lima keutamaan, yakni: Kesederhanaan, Kerendahan Hati, Kelembutan Hati, Mati Raga, dan Penyelamatan Jiwa-jiwa.<br \/>\nUntuk menjaga kesetiaan dalam pelayanan kepada orang miskin, imam dan bruder CM mengikrarkan kaul kekal sederhana, yakni KEMURNIAN, KEMISKINAN, KETAATAN dan STABILITAS (=kesetiaan untuk tinggal seumur hidup dalam CM untuk mewartakan Injil kepada orang miskin).<\/p>\n<p>Karya-karya CM di Indonesia<br \/>\nCM berkarya di paroki-paroki di Keuskupan Surabaya, Malang, Jakarta, Banjarmasin, Pontianak, Sintang dan Sorong-Manokwari.<\/p>\n<p>Karya Pembinaan Calon Imam: Seminari Tinggi CM, STFT Widya Sasana (Malang), Seminari Menengah St. Vincentius a Paulo (Garum &#8212; Blitar), Seminari Menengah St. Maria Vianney (Sintang &#8212; Kalimantan Barat).<\/p>\n<p>Karya Persekolahan: SDK St. Aloysius, SMAK St. Louis 1, SMAK St. Louis 2, SMK St. Louis (Surabaya), TKK dan SMPK St. Vincentius (Batulicin &#8212; Banjarmasin).<\/p>\n<p>Karya-karya lain: Pendampingan Misionaris Awam Vinsensian Indonesia (MAVI), Misi Umat Vinsensian (MUV),<\/p>\n<p>Karya Sosial (pendampingan buruh, anak jalanan dan anak-anak miskin, tanggap bencana, dll), karya pertanian, dan misi luar negeri (Taiwan-Cina, Solomon Islands, Papua Nugini, Philadelphia &#8212; Amerika, Suriname, Bolivia).<\/p>\n<p>Tahap-tahap Pembinaan<br \/>\nPostulat: 1 tahun (tahap ini khusus bagi calon yang tidak mengalami pembinaan di Seminari Menengah)<br \/>\nSeminarium Internum (Novisiat): 1 tahun<br \/>\nPendidikan Filsafat dan Teologi (S1): 4 tahun<br \/>\nTahun pastoral: 2 tahun (yaitu satu tahun di paroki dan satu tahun di salah satu karya khas CM [seminari, sekolah, rumah retret, sosial, dsb.])<br \/>\nPendidikan Filsafat dan Teologi (S2): 2 tahun<br \/>\nSetelah semua tahap pembinaan selesai dan dianggap layak, calon ditahbiskan menjadi imam.<br \/>\nSyarat-syarat Masuk CM<br \/>\n1. Telah menyelesaikan Pendidikan di Seminari Menengah<br \/>\n2. Lulus SMA\/SMK, PT\/Akademi\/Diploma atau sudah bekerja<br \/>\n3. Usia Maksimal 35 tahun<br \/>\n4. Punya hati dan niat untuk melayani sesama terutama yang miskin dan terlantar<br \/>\n5. Surat baptis terbaru<br \/>\n6. Surat keterangan sehat (bebas hepatitis)<br \/>\n7. Rekomendasi Pastor paroki<br \/>\n8. Fotokopi ijasah dan raport SMA\/SMK<br \/>\n9. Surat Izin orang tua<br \/>\n10. Persyaratan administrasi lain yang ditentukan (syarat ini akan diinformasikan setelah Saudara menjalani komunikasi dengan CM)<br \/>\nJika Anda tertarik dan merasa terpanggil untuk menjadi Imam atau Bruder CM, silahkan mengirimkan email ke alamat prompang@cm-indonesia.org atau menghubungi alamat di bawah ini:<br \/>\nProvinsialat CM. Jl. Kepanjen No. 9. Surabaya 60175 Indonesia. Telp (031) 3540369, Fax (031) 3538166<\/p>\n<p>Rekening Sumbangan Seminari CM<\/p>\n<p>Mandiri : Cabang Surabaya Darmo Raya<br \/>\n142-00-2709400-1a\/n: Kongregasi Misi (CM) Indonesia<\/p>\n<p>BCA :Cabang Veteran Surabaya<br \/>\n010-4270961a\/n: Kongregasi Misi<\/p>\n<p>Sumber Yakobis TV<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Studio Yakobis &#8220;diobrak abrik&#8221;, demi generasi Z, dan terbaik untuk kepentingan umat #cmprompang Setiap pemberian yang baik dan hadiah yang sempurna datangnya dari surga, diturunkan oleh Allah, Pencipta segala terang di langit.\u201d Allah memberikan&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,2],"tags":[],"class_list":["post-52720","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sekitar","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/52720","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=52720"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/52720\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52721,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/52720\/revisions\/52721"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=52720"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=52720"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=52720"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}