{"id":51246,"date":"2024-06-19T08:48:01","date_gmt":"2024-06-19T01:48:01","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=51246"},"modified":"2024-06-19T08:48:01","modified_gmt":"2024-06-19T01:48:01","slug":"rabu-19-juni-2024-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=51246","title":{"rendered":"Rabu, 19 Juni 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nRabu 19 Juni 2024<br \/>\nMatius 6:3 (Mat 6:1-6, 16-18)<br \/>\n\u201dJika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.&#8221;<\/p>\n<p>Belajar Tulus Dan Ikhlas<\/p>\n<p>Nasehat Yesus yang mengajarkan agar apa yang dibuat tangan kanan jangan diketahui tangan kiri, menimbulkan pertanyaan: bagaimana mungkin hal ini terjadi? Apakah Yesus mengajarkan sesuatu yang tidak mungkin?<br \/>\nBagi Yesus hal mencintai, memberi, menolong, berbuat baik, pada hakekatnya datang dari hati yang tulus dan ikhlas, murni dan tanpa syarat. Bukannya dilakukan dengan motivasi untuk dipuji, dihargai, dihormati, dianggap baik, apalagi hanya untuk dipamerkan pada orang lain.<br \/>\nYesus sungguh mengerti bahwa sebagai manusia, kita butuh pujian dan penghargaan. Bila demikian, maka biarlah pujian itu datang dari Bapa di surga. Kata Yesus, \u201cBapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.&#8221; (Mat 6:4).<br \/>\nItu berarti motivasi terdalam kita untuk berbuat baik adalah untuk memuliakan Bapa di surga, yang telah lebih dahulu mengasihi kita. Seperti kata Yesus, &#8220;Supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.&#8221; (Mat 5:16).<br \/>\nBiarlah tangan kita menjadi tangan Bapa di surga dan menjadi tangan Yesus yang selalu menolong. Tangan yang terbuka untuk merangkul, mengangkat yang jatuh, menghapus air mata, menguatkan yang lemah.<br \/>\nBetapa bahagianya kita yang kecil dan hina ini dapat dipakai Tuhan untuk menjadi tanganNya, tanda kehadiranNya. Semoga melalui karya kita nama Tuhan dipuji dan semua orang berseru, \u201cYa Tuhan, Tuhan kami, betapa mulianya namaMu di seluruh bumi!\u201d (Mzm 8:9).<\/p>\n<p>Selama hari baru. Kesempatan baru untuk berbuat baik dan memuliakan Tuhan.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 19 Jun 2024<br \/>\nRabu Pekan Biasa XI<br \/>\nPF S. Romualdus, Abas<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 14:23<br \/>\nBacaan Injil: Mat 6:1-6.16-18<br \/>\n*\u2020*****************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 14:23<br \/>\nBarangsiapa mengasihi Aku, ia akan mentaati sabda-Ku.<br \/>\nBapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 6:1-6.16-18<br \/>\nBapamu yang melihat yang tersembunyi, akan mengganjar engkau.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Dalam khotbah di bukit, Yesus bersabda,<br \/>\n&#8220;Hati-hatilah,<br \/>\njangan sampai melakukan kewajiban agamamu di depan orang, supaya dilihat.<br \/>\nSebab jika demikian,<br \/>\nkalian tidak memperoleh upah dari Bapamu di surga.<br \/>\nJadi, apabila engkau memberi sedekah,<br \/>\njanganlah engkau mencanangkan hal itu,<br \/>\nseperti yang dilakukan orang-orang munafik<br \/>\ndi rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong,<br \/>\nsupaya mereka dipuji orang.<br \/>\nAku berkata kepadamu, &#8216;Mereka sudah mendapat upahnya.&#8217;<br \/>\nTetapi jika engkau memberi sedekah,<br \/>\njanganlah tangan kirimu tahu apa yang diperbuat tangan kananmu.<br \/>\nHendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi,<br \/>\nmaka Bapamu yang melihat yang tersembunyi<br \/>\nakan membalasnya kepadamu.&#8221;<br \/>\n&#8220;Dan apabila kalian berdoa,<br \/>\njanganlah berdoa seperti orang munafik.<br \/>\nMereka suka mengucapkan doanya<br \/>\ndengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat<br \/>\ndan pada tikungan-tikungan jalan raya,<br \/>\nsupaya mereka dilihat orang.<br \/>\nAku berkata kepadamu, &#8216;Mereka sudah mendapat upahnya.&#8217;<br \/>\nTetapi jikalau engkau berdoa,<br \/>\nmasuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu,<br \/>\ndan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi.<br \/>\nMaka Bapamu yang melihat yang tersembunyi<br \/>\nakan membalasnya kepadamu.<\/p>\n<p>&#8220;Dan apabila kalian berpuasa,<br \/>\njanganlah muram mukamu, seperti orang munafik.<br \/>\nMereka mengubah air mukanya,<br \/>\nsupaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa.<br \/>\nAku berkata kepadamu,<br \/>\n&#8216;Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.&#8217;<br \/>\nTetapi apabila engkau berpuasa,<br \/>\nminyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,<br \/>\nsupaya jangan dilihat orang bahwa engkau sedang berpuasa,<br \/>\nmelainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi.<br \/>\nMaka Bapamu yang melihat yang tersembunyi<br \/>\nakan membalasnya kepadamu.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n************************************<\/p>\n<p>MELAKUKAN &#8220;SESUATU&#8221; yang KECIL\/BESAR DENGAN CINTA YANG BESAR<br \/>\n(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)<\/p>\n<p>Pekan Biasa XI\/B\/II<br \/>\nMat. 6:1-6.16-18: Yesus dan hukum Taurat<\/p>\n<p>Itulah yg diharapkan Yesus dari setiap orang beriman kristiani katolik dalam melaksanakan &#8220;aktivitas apa saja&#8221;, aktivitas jasmani maupun rohani\/keagamaan; kewajiban keduniawian dan kewajiban keagamaan; kehidupan keduniawian dan kehidupan keagamaan&#8221;. &#8220;Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, krn jika demikian, kamu tdk beroleh upah dari Bapamu yg di sorga&#8221; (Mat. 6:1).<\/p>\n<p>Yesus dlm bacaan Injil hari ini mau menggugat dan menggugah SIKAP KEAGAMAAN saya, anda. Apa yg menggerakkan saya, anda utk TERLIBAT AKTIP dalam kehidupan, kewajiban, kegiatan\/aktivitas keagamaan saya, anda selama ini dan sekarang ini dan di waktu yg akan datang?? Juga secara implisit &#8220;menggugat&#8221; aktivitas duniawi saya, anda, apa saja!<br \/>\nYesus mengeritik sikap keagamaan seperti memberi sedekah (derma, kolekte, iuran), puasa, doa yg dilakukan dg intensi dasar supaya DIPUJI ORANG, spy DILIHAT ORANG.<\/p>\n<p>Yesus memuji dan mengharapkan orang beriman (saya,anda ) untuk melakukan kegiatan, aktivitas, kewajiban, kehidupan keagamaan bukan utk mendapat pujian, bukan utk pameran, melainkan utk memuliakan Allah dan sesama dan seluruh alam ciptaan kainnya. Sbg ungkapan iman dan tanda CINTA kp Allah dan sesama dan seluruh alam ciptaan lainnya. &#8220;Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat oleh tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu&#8221; (Mat.6: 3 &#8211; 4).<br \/>\nYesus mengajak saya, anda utk menghindari keinginan palsu dan tersembunyi utk mencari pujian, memegahkan diri. Karena jika demikian, saya, anda tidak akan mendapat upah dari Allah Bapa yg di surga. Supaya bisa dapat &#8220;upah&#8221; dari Bapa di sorga, lakukanlah perbuatan2 kecil ataupun besar dengan HATI\/CINTA YG BESAR (dg hati\/cinta yg TULUS, bebas dari intensi\/harapan mendapat pujian untuk diri sendiri). Lakukanlah dgn intensi utk memuji dan memuliakan Allah dan sesama dan lingkungan alam sekitar saya, anda!! Lakukan itu sbg wujud IMAN dan TANDA CINTA. Dan klo bgt, Allah Bapa, Putera, dan Roh Kudus PASTI AKAN MEMBERKATI SAYA, ANDA, memberi &#8220;UPAH&#8221; kepada saya, anda.<\/p>\n<p>Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda sekalian yang melakukan segala sesuatu di sini saat ini dengan &#8220;cinta yang besar&#8221; kepada Tuhan, sesama dan seluruh lingkungan\u00a0hidup.\u00a0Amin<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Rabu 19 Juni 2024 Matius 6:3 (Mat 6:1-6, 16-18) \u201dJika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.&#8221; Belajar Tulus Dan Ikhlas Nasehat Yesus yang mengajarkan agar apa&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-51246","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/51246","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=51246"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/51246\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51247,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/51246\/revisions\/51247"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=51246"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=51246"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=51246"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}