{"id":50925,"date":"2024-06-14T10:50:37","date_gmt":"2024-06-14T03:50:37","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=50925"},"modified":"2024-06-14T10:50:37","modified_gmt":"2024-06-14T03:50:37","slug":"jumat-14-juni-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=50925","title":{"rendered":"Jumat, 14 Juni 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nJumat 14 Juni 2024<br \/>\nMatius 5:29 (Mat 5:27-32)<br \/>\n\u201dJika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka&#8221;<\/p>\n<p>Komitmen Bukan Alasan<\/p>\n<p>Kata-kata Yesus dalam Injil hari ini begitu keras karena bagi Yesus, begitu berartinya keselamatan jiwa kita, sehingga apa saja yang menghambatnya untuk selamat harus berani kita lepaskan. Kiranya apa yang sangat berarti bagi Yesus, sangat berarti juga bagi kita yakni keselamatan jiwa kita.<br \/>\nYesus menghendaki agar kita selamat dan tinggal bersamaNya di rumah Bapa di surga. Untuk itu kita harus berjuang melawan kejahatan dan segala sesuatu yang mau membawa kita ke neraka.<br \/>\nRahmat Tuhan akan terus bekerja dalam diri kita, namun perlu upaya kita untuk berikhtiar dan memperjuangkan keselamatan kita. Dorongan daging sangat kuat untuk mengalahkan roh. Itulah pertempuran tiada henti dalam diri. Misalnya setiap kali ada panggilan untuk beribadah ke gereja akan muncul dalam pikiran berbagai alasan untuk tidak beranjak dari rumah untuk ke gereja. Ada yang beralasan tidak punya cepatu lah, tak punya baju yang bagus, kotbah yang tidak menarik. Ada yang berkata tidak mau melihat orang yang sok suci di gereja. Toh ke gereja atau tidak sama saja. Tidak ada perubahan apa-apa.<br \/>\nAkan selalu ada alasan untuk tidak berdoa, tidak ikut ibadah wilayah atau kolom, tidak ke gereja.<br \/>\nMari membangun komitmen dan tekad yang kuat agar dalam Yesus kita jadi pemenang dan tak tersesat oleh kebiasaan buruk dan hanya mencari gampang atau senang sendiri.<\/p>\n<p>Selamat hari Jumat. Kuatkan hati untuk setia berjalan dalam terang Tuhan\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 14 Jun 2024<br \/>\nJumat Pekan Biasa X<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Flp 2:15-16<br \/>\nBacaan Injil: Mat 5:27-32<br \/>\n****************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nFlp 2:15-16<br \/>\nHendaknya kalian bersinar di dunia seperti bintang-bintang<br \/>\nsambil berpegang pada sabda kehidupan.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 5:27-32<br \/>\nBarangsiapa memandang wanita dengan menginginkannya,<br \/>\ndia sudah berbuat zinah di dalam hatinya.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata,<br \/>\n&#8220;Kalian telah mendengar sabda, &#8216;Jangan berzinah!&#8217;<br \/>\nTetapi Aku berkata kepadamu,<br \/>\n&#8216;Barangsiapa memandang seorang wanita dengan menginginkannya,<br \/>\ndia sudah berbuat zinah di dalam hatinya.<\/p>\n<p>Maka jika matamu yang kanan menyesatkan dikau,<br \/>\ncungkillah dan buanglah,<br \/>\nkarena lebih baik bagimu satu anggota badanmu binasa,<br \/>\ndaripada tubuhmu seutuhnya dicampakkan ke dalam neraka.<br \/>\nDan jika tangan kananmu menyesatkan dikau,<br \/>\npenggallah dan buanglah,<br \/>\nkarena lebih baik bagimu satu anggota badanmu binasa<br \/>\ndaripada dengan badanmu seutuhnya masuk neraka.<\/p>\n<p>Telah disabdakan juga,<br \/>\n&#8216;Barangsiapa menceraikan isterinya<br \/>\nharus memberi surat cerai kepadanya.&#8217;<br \/>\nTetapi Aku berkata kepadamu,<br \/>\n&#8216;Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah,<br \/>\ndia membuat isterinya berzinah.<br \/>\nDan barangsiapa kawin dengan wanita yang diceraikan,<br \/>\ndia pun berbuat zinah.&#8217;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n*************************************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE<br \/>\nJumat, 14 Juni 2024<br \/>\nInjil : Mat. 5 : 27 &#8211; 42<\/p>\n<p>DOSA DIMULAI DARI KEINGINAN YANG BERWUJUD DALAM TINDAKAN<\/p>\n<p>\u201cSangat benarlah rumusan pertobatan dalam misa Kudus: \u2026bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, perbuatan dan kelalaian. Memang setiap kata dan perbuatan yang kita ucapkan dan perbuatan selalu muncul dari ketidakmampuan hati untuk mengontrol keinginan akan sesuatu. Dan ketika keinginan ini tidak terbendung maka lahirlah dosa dengan perkataan, perbuatan bahkan kelalaian.\u201d<\/p>\n<p>Maka Yesus menegaskan kembali akar dosa kita dalam Injil hari ini: \u201dTetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.&#8221; ( ayat 28 )<\/p>\n<p>Karena itu renungkanlah beberapa point berikut ini:<\/p>\n<p>1) Setiap kali Anda melakukan dosa dengan perkataan, perbuatan dan perbuatan maka sadarlah bahwa ada sesuatu yang telah salah dalam otak dan hatimu;<\/p>\n<p>2) Dosa itu selalu enak untuk dinikmati sampai pada titik di mana kehancuran akan menjemputmu;<\/p>\n<p>3) Sadar bahwa dosa hanya menghancurkan diri dan jiwamu sendiri adalah cara terbaik untuk membangun pertobatan dan perubahan hidup demi keselamatan jiwamu.<\/p>\n<p>Akhirnya, ingatlah bahwa dosa mengubah keaslian dirimu hanya menjadi sebuah foto copy saja.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211;\u00a0Duc\u00a0in\u00a0Altum\u00a0)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Jumat 14 Juni 2024 Matius 5:29 (Mat 5:27-32) \u201dJika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-50925","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/50925","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=50925"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/50925\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50926,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/50925\/revisions\/50926"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=50925"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=50925"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=50925"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}