{"id":50674,"date":"2024-06-11T10:15:22","date_gmt":"2024-06-11T03:15:22","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=50674"},"modified":"2024-06-11T10:15:22","modified_gmt":"2024-06-11T03:15:22","slug":"selasa-11-juni-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=50674","title":{"rendered":"Selasa, 11 Juni 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSelasa 11 Juni 2024<br \/>\nPesta St Barnabas Rasul<br \/>\nMatius 10:8b (Mat 10:7-15)<br \/>\n\u201dKamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.\u201d<\/p>\n<p>Diutus Menjadi Berkat<\/p>\n<p>Hari ini Gereja mengajak putra dan putrinya untuk mengenang hidup dan karya St Barnabas, Rasul. Ia dimasukkan dalam bilangan para pendiri gereja, khususnya di Antiokia dan dianggap sebagai seorang rasul.<br \/>\nIa mati sebagai martir di Salamis karena mengorbankan hidupnya demi mewartakan Injil Kristus.<br \/>\nKita-pun diutus Yesus di masa kini untuk memberi diri sebagai pewarta kasih Allah melalui panggilan dan profesi kita masing-masing. Yesus mengingatkan kita bahwa kita telah menerima segala berkat Tuhan dengan cuma-cuma, maka kita diajak untuk berbagi berkat yang kita terima dengan cuma-cuma kepada orang lain. Tidak perlu khawatir bahwa kita akan berkekurangan karena Tuhan pasti akan menambahkan segala sesuatu yang kita perlukan.<br \/>\nIngatlah bahwa Allah Bapa telah memberi kita hidup ilahiNya, dan memperkenankan Roh Kudus, Roh Kristus diam di hati kita. Allah juga memberi kita keutamaan ilahi yakni iman-harap-kasih secara gratis agar hidup kita menjadi berlimpah makna dan nilai-nilai keutamaan ilahi.<br \/>\nApa yang bisa kita bagikan sebagai tanda syukur dan terimakasih pada Tuhan? Janganlah hidup hanya untuk diri sendiri. Bukalah hati, ulurkanlah tangan, ringankan kaki menjumpai sesama untuk berbagi. Sebuah senyuman yang tulus dapat menjadi berkat yang melimpah pemberi semangat dan gairah untuk menjalani hidup. Biarlah semua orang tahu Allah kita hidup dan mengasihi kita senantiasa.<br \/>\n\u201dYa Bapa, pakailah hidupku untuk menjadi berkat bagi sesama serta pujian syukur untuk kemuliaan namaMu. Inilah aku, utuslah aku!\u201d<\/p>\n<p>Selamat hari Selasa, selamat berbagi berkat Tuhan.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 11 Jun 2024<br \/>\nSelasa Pekan Biasa X<br \/>\nPW S. Barnabas, Rasul<br \/>\nWarna Liturgi: Merah<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mat 28:19a.20b<br \/>\nBacaan Injil: Mat 10:7-13<br \/>\n****************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMat 28:19a.20b<br \/>\nPergilah, ajarlah segala bangsa, sabda Tuhan.<br \/>\nAku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 10:7-13<br \/>\nKamu telah menerima dengan cuma-cuma;<br \/>\nkarena itu berilah dengan cuma-cuma pula.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa<br \/>\nYesus berkata kepada murid-murid-Nya,<br \/>\n&#8220;Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat.<br \/>\nSembuhkanlah orang-orang sakit; bangkitkanlah orang mati;<br \/>\ntahirkanlah orang kusta, usirlah setan-setan!<br \/>\nKamu telah menerima dengan cuma-cuma;<br \/>\nkarena itu berilah dengan cuma-cuma pula!<br \/>\nJanganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.<br \/>\nJanganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan,<br \/>\njanganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat,<br \/>\nsebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.<br \/>\nApabila kamu masuk kota atau desa,<br \/>\ncarilah di situ seorang yang layak, dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat.<br \/>\nApabila kamu masuk rumah orang,<br \/>\nberilah salam kepada mereka.<br \/>\nJika mereka layak menerimanya,<br \/>\nsalammu itu turun ke atasnya;<br \/>\njika tidak, salammu itu kembali kepadamu.<br \/>\nDemikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>************************************<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>\u201cKamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. (Mat 10: 8 )<\/p>\n<p>Barnabas, yang kita peringati hari ini, mungkin tidak sepopuler Paulus. Tetapi kalau kita membaca Kisah Para Rasul dengan baik, peranan Barnabas tidak hanya penting, tetapi amat menentukan dalam sejarah Gereja. Barnabas ikut menyerahkan uang hasil penjualan ladangnya kepada para rasul (Kis 4: 36-37). Dengan demikian ia ikut berperan dalam membangun umat menjadi \u201csehati dan sejiwa &#8230;.. tidak ada seorangpun yang berkekurangan di antara mereka\u201d (Kis 4: 32 \u2013 34). Selanjutnya, Barnabas diutus oleh jemaat di Yerusalem untuk memimpin jemaat baru di Antiokhia (Kis 11: 2). Karena kepemimpinannya, \u201cdi Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen\u201d (Kis 11: 26). Dalam rangka kepemimpinan itu ia mencari Paulus ke Tarsus dan membawanya ke Antiokhia (Kis 11: 25; 13: 1).<\/p>\n<p>Kita bisa bertanya, seandainya Barnabas tidak membawa Saulus ke Antiokhia, akankah kita mengenal Rasul Agung St. Paulus? Ia pula yang berjasa memperkenalkan Paulus yang baru bertobat kepada Petrus dan rasul-rasul lainnya. Barnabas pulalah yang dalam tuntunan Roh Kudus dan kerjasama dengan pemimoin jemaat yang lain memutuskan dan mengawali karya misi, ikut dalam Konsili di Yerusalem dan selanjutnya menyerahkan karya misi itu kepada Paulus.<\/p>\n<p>Siapakah Barnabas yang mempunyai peranan begitu menentukan dalam sejarah Gereja? Kisah Para Rasul hanya mengatakan bahwa nama aslinya adalah Yusuf, seorang Lewi dari Siprus (Kis 4: 36). Ia disebut Barnabas yang artinya adalah \u201canak penghiburan\u201d (Kis 4: 36). Di tempat lain ia disebut sebagai \u201corang yang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman\u201d (Kis 11: 24). Sebutan-sebutan itu cukup bagi kita untuk mencoba membuat \u201cpotret\u201d diri Barnabas agar semakin mengenal dan meneladaninya.<\/p>\n<p>Gereja di dunia dari kodratnya adalah Gereja misioner. Oleh sebab itu menjadi \u201cmisionaris\u201d adalah bagian tak terpisahkan dari identitas Kristiani kita. Seperti Kristus diutus Bapa, kita pun diutus. Siapkah anda diutus? Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma (Mat 10: 8 ).<\/p>\n<p>Ya Allah, Engkau telah menetapkan Santo Barnabas, seorang yang penuh dengan iman dan Roh Kudus, untuk diutus mempertobatkan bangsa-bangsa, kiranya Injil Kristus, yang telah ia beritakan dengan tekun, dapat kami beritakan dengan setia melalui perkataan dan perbuatan. Amin.<\/p>\n<p>Selamat merasul! \u24bf\u24c1\u24ca! \u2764<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"DGyhtNW7Xm\"><p><a href=\"https:\/\/heypasjon.com\/merasul-seperti-barnabas\/\">MERASUL SEPERTI BARNABAS<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; clip: rect(1px, 1px, 1px, 1px);\" title=\"&#8220;MERASUL SEPERTI BARNABAS&#8221; &#8212; REMAH SABDA\" src=\"https:\/\/heypasjon.com\/merasul-seperti-barnabas\/embed\/#?secret=ory4dtBZDs#?secret=DGyhtNW7Xm\" data-secret=\"DGyhtNW7Xm\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni\u00a0Astanto\u00a0MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Selasa 11 Juni 2024 Pesta St Barnabas Rasul Matius 10:8b (Mat 10:7-15) \u201dKamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.\u201d Diutus Menjadi Berkat Hari ini Gereja mengajak putra dan&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-50674","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/50674","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=50674"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/50674\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50675,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/50674\/revisions\/50675"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=50674"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=50674"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=50674"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}