{"id":49523,"date":"2024-05-29T09:32:47","date_gmt":"2024-05-29T02:32:47","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=49523"},"modified":"2024-05-29T09:32:47","modified_gmt":"2024-05-29T02:32:47","slug":"rabu-29-mei-2024-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=49523","title":{"rendered":"Rabu, 29 Mei 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nRabu 29 Mei 2024<br \/>\nMarkus 10:43-45 (Mrk 10:32-45)<br \/>\nKata Yesus: \u201cTidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.&#8221;<\/p>\n<p>Melayani Seperti Kristus<\/p>\n<p>Ada sebuah kisah inspiratif yang kiranya dapat menginspirasi kita mengenai kerendahan hati untuk melayani.<br \/>\nDikisahkan bahwa ada seorang ibu yang tinggal di perumahan sebuah kampus terkenal di salah satu kota di Amerika, memesan dari agen kebersihan, seorang pekerja untuk membersihkan halaman rumahnya.<br \/>\nKetika seorang pria separuh baya sedang berjalan mendekati rumahnya, ia langsung berpikir bahwa inillah petugas yang dinantikannya. Maka disuruhnyalah pria itu untuk membersihkan pekarangan rumahnya.<br \/>\nSambil tersenyum dengan ramah pria ini langsung bekerja dengan rajin dan semangat hingga selesai.<br \/>\nBeberapa hari kemudian, ibu ini hadir terundang dalam acara pelantikan rektor yang baru di kampus itu. Betapa terkejutnya ibu itu ketika mengenali rektor yang baru tak lain adalah pria yang pernah disuruhnya menyapu halaman rumahnya. Ia begitu malu berada di situ apalagi bila rektor baru ini melihatnya hadir, karena ia juga warga kampus.<br \/>\nTapi langsung saja ia berpikir penuh kekaguman. Bila seorang pimpinan universitas sebesar ini rela dan penuh kerendahan hati bersedia menyapu halaman rumahnya, betapa kampus ini sesungguhnya dipimpin seorang pemimpin yang luar biasa.<br \/>\nMaka sekalipun tetap ada perasaan malu di hatinya, ibu ini lantas menceritakan pengalaman uniknya dengan rektor baru yang pernah jadi \u2018cleaning service\u2019 di rumahnya, kepada siapa saja yang ia jumpai. Kisah ini tentu menjadi sebuah promosi yang luar biasa, yang mendatangkan kekaguman dan kepercayaan semua warga universitas, bahkan tersiar ke mana-mana.<br \/>\nApapun panggilan dan perutusan kita, jabatan atau kepercayaan kepemimpinan yang kita emban, kiranya semangat Yesus, Tuhan dan Guru Agung kita menjadi semangat kita. \u201cAku datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani.\u201d<br \/>\nDengan melayani dan memberi diri hati kita bahagia karena menjadi alat Tuhan untuk menyatakan kebaikanNya.<br \/>\n\u201dTerindah dalam hidupku, mengenal, mencintai dan melayaniMu Tuhan dalam diri sesamaku dalam seluruh hidup dan karyaku. Terimakasih Tuhan untuk kesempatan yang Engkau berikan bagiku untuk melayani dan menjadi berkat.\u201d<\/p>\n<p>Selamat hari baru. Mari terus melayani dengan penuh semangat\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 29 Mei 2024<br \/>\nRabu Pekan Biasa VIII<br \/>\nPW SP Maria Bunda Gereja<br \/>\nPF S. Paulus VI, Paus<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mrk 10:45<br \/>\nBacaan Injil: Mrk 10:32-45<br \/>\n*****************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMrk 10:45<br \/>\nPutera Manusia datang untuk melayani<br \/>\ndan menyerahkan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi semua orang.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMrk 10:32-45<br \/>\nSekarang kita pergi ke Yerusalem,<br \/>\ndan Anak Manusia akan diserahkan.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Markus:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa<br \/>\nYesus dan murid-murid-Nya sedang dalam perjalanan<br \/>\nke Yerusalem.<br \/>\nYesus berjalan di depan.<br \/>\nPara murid merasa cemas,<br \/>\ndan orang-orang yang mengikuti Dia dari belakang pun merasa takut.<br \/>\nSekali lagi Yesus memanggil kedua belas murid-Nya<br \/>\ndan Ia mulai mengatakan kepada mereka<br \/>\napa yang akan terjadi atas diri-Nya.<br \/>\nYesus berkata, &#8220;Sekarang kita pergi ke Yerusalem,<br \/>\ndan Anak Manusia akan diserahkan<br \/>\nkepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat.<br \/>\nMereka akan menjatuhi Dia hukuman mati.<br \/>\nMereka akan menyerahkan Dia<br \/>\nkepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah.<br \/>\nIa akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh,<br \/>\ndan sesudah tiga hari Ia akan bangkit.&#8221;<\/p>\n<p>Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus,<br \/>\nmendekati Yesus.<br \/>\nMereka berkata,<br \/>\n&#8220;Guru, kami harap<br \/>\nEngkau mengabulkan suatu permohonan kami.&#8221;<br \/>\nJawab Yesus, &#8220;Apakah yang kalian ingin Kuperbuat bagimu?&#8221;<br \/>\nMereka menjawab,<br \/>\n&#8220;Perkenankanlah kami ini duduk dalam kemuliaan-Mu kelak,<br \/>\nseorang lagi di sebelah kanan, dan seorang di sebelah kiri-Mu.&#8221;<\/p>\n<p>Tetapi kata Yesus kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Kamu tidak tahu apa yang kamu minta.<br \/>\nSanggupkah kalian meminum piala yang harus Kuminum?<br \/>\nDan dibaptis dengan pembaptisan yang harus Kuterima?&#8221;<br \/>\nMereka menjawab, &#8220;Kami sanggup.&#8221;<\/p>\n<p>Yesus lalu berkata kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Memang, kamu akan meminum piala yang harus Kuminum,<br \/>\ndan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima.<br \/>\nTetapi hal duduk di sebelah kanan atau di kiri-Ku,<br \/>\nAku tidak berhak memberikannya.<br \/>\nItu akan diberikan kepada orang-orang<br \/>\nyang baginya telah disediakan.&#8221;<br \/>\nMendengar itu,<br \/>\nkesepuluh murid yang lain menjadi marah<br \/>\nkepada Yakobus dan Yohanes.<br \/>\nTetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata,<br \/>\n&#8220;Kalian tahu, bahwa<br \/>\norang-orang yang disebut pemerintah bangsa-bangsa<br \/>\nmemerintah rakyatnya dengan tangan besi,<br \/>\ndan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.<br \/>\nTetapi janganlah demikian di antara kalian!<br \/>\nBarangsiapa ingin menjadi besar di antara kalian,<br \/>\nhendaklah ia menjadi pelayanmu.<br \/>\nDan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kalian,<br \/>\nhendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.<br \/>\nSebab Anak Manusia pun datang<br \/>\nbukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani<br \/>\ndan untuk memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan<br \/>\nbagi banyak orang.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n**********************************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE<\/p>\n<p>Injil : Mrk. 10 : 32 &#8211; 45<\/p>\n<p>RELA BERKORBAN DALAM PELAYANAN<\/p>\n<p>\u201dKebesaran dan keluhuran jiwa seorang pelayan terletak pada kerelaannya untuk berkorban demi mereka yang dilayaninya.\u201d<\/p>\n<p>Yesus menegaskan dalam Injil hari ini: \u201cBarangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.\u201d ( ayat 43 &#8211; 45 )<\/p>\n<p>Karena itu, ada beberapa hal yang perlu dipikirkan dan direnungkan yakni:<\/p>\n<p>1) Layanilah setiap orang seperti engkau melayani Tuhan sendiri;<\/p>\n<p>2) Beranilah berkorban untuk mereka yang Anda layani;<\/p>\n<p>3) Keluhuran martabatmu tergantung kerelaanmu untuk melayani orang lain apa pun posisi dan jabatanmu saat ini.<\/p>\n<p>Akhirnya bila engkau melayani dengan tulus maka mungkin dirimu akan menderita, tapi jiwamu akan menerima kemuliaan dalam setiap derita yang Anda alami.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211;\u00a0Duc\u00a0in\u00a0Altum\u00a0)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Rabu 29 Mei 2024 Markus 10:43-45 (Mrk 10:32-45) Kata Yesus: \u201cTidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-49523","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/49523","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=49523"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/49523\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":49524,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/49523\/revisions\/49524"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=49523"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=49523"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=49523"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}