{"id":49013,"date":"2024-05-22T16:59:54","date_gmt":"2024-05-22T09:59:54","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=49013"},"modified":"2024-05-22T16:59:54","modified_gmt":"2024-05-22T09:59:54","slug":"rabu-22-mei-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=49013","title":{"rendered":"Rabu, 22 Mei 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nRabu 22 Mei 2024<br \/>\nMarkus 9:38-39 (Mrk 9:38-40)<br \/>\nKata Yohanes kepada Yesus: &#8220;Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.&#8221; Tetapi kata Yesus: &#8220;Jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorangpun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku.\u201d<\/p>\n<p>Kuasa Dalam Nama Yesus<\/p>\n<p>Nama yang paling ditakuti setan afalah Nama Yesus. Setan dan semua roh jahat mengenal siapakah Yesus dan lari ketakutan bila mendengar nama Yesus disebut.<br \/>\nBetapa kuat kuasa Nama Yesus. Hanya dengan menyebut \u201cDalam Nama Yesus\u201d, kuasa Allah sungguh bekerja untuk mendatangkan kebaikan, bahkan oleh orang yang bukan pengikut Yesus.<br \/>\nYesus tidak mempermasalahkan NamaNya dipakai oleh siapa saja untuk melakukan kebaikan dan mengalahkan kejahatan dan kuasa kegelapan. Kebaikan dan kasih berasal dari Allah. Karena itu Yesus melarang murid-muridNya untuk bersikap eksklusif dan menganggap musuh atau saingan orang-orang yang berbuat baik atas nama Tuhan.<br \/>\nYesus menghendaki semua orang yang berkehendak baik saling bergandengan tangan, saling membantu, saling mendukung untuk kebaikan bersama. \u201cBonum communae\u201d atau demi kebaikan bersama itulah prinsip utama pelayanan kita. Bukan hanya untuk diri sendiri atau kelompok kita.<br \/>\nDi mana ada cintakasih di situ Tuhan hadir. Buah-buah kebaikan, itulah yang dikehendaki Tuhan dari kita, bukan kebanggaan semu oleh karena suatu keanggotaan dalam kelompok tertentu.<br \/>\nLebih dari itu, kepada kita telah dianugerahkan Nama Yang Ajaib, yang Kuat Kuasa dan Perkasa: Nama Yesus. Sebut Nama Yesus dan usir semua keinginan jahat dalam diri sendiri maupun di segala tempat di mana kuasa gelap mengganggu.<br \/>\nBiarlah \u201cdalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: &#8220;Yesus Kristus adalah Tuhan,&#8221; bagi kemuliaan Allah, Bapa! (Filipi 2:10-11)<\/p>\n<p>Sebutlah nama Yesus dan jadilah saksi cintaNya selalu.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 22 Mei 2024<br \/>\nRabu Pekan Biasa VII<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 14:6<br \/>\nBacaan Injil: Mrk 9:38-40<br \/>\n*****************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 14:6<br \/>\nAkulah jalan, kebenaran dan kehidupan, sabda Tuhan.<br \/>\nTiada orang sampai kepada Bapa, tanpa melalui Aku.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMrk 9:38-40<br \/>\nBarangsiapa tidak menentang kalian, memihak kalian.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Markus:<\/p>\n<p>Pada suatu hari Yohanes berkata kepada Yesus,<br \/>\n&#8220;Guru, kami melihat seorang yang bukan pengikut kita<br \/>\nmengusir setan demi nama-Mu.<br \/>\nLalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.&#8221;<br \/>\nTetapi Yesus berkata, &#8220;Jangan kalian cegah dia!<br \/>\nSebab tak seorang pun<br \/>\nyang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku,<br \/>\ndapat seketika itu juga mengumpat Aku.<br \/>\nBarangsiapa tidak melawan kita, ia memihak kita.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n*********************************<\/p>\n<p>KESELAMATAN TERBUKA BAGI SEMUA ORANG YANG BERKEHENDAK BAIK<br \/>\n(RD.John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)<\/p>\n<p>Pekan Biasa VII\/B\/2<\/p>\n<p>Mrk. 9:38-40: Seorang yang bukan murid Yesus mengusir setan<\/p>\n<p>&#8220;Guru, kami melihat seorang yang bukan pengikut kita, mengusir setan demi namaMu. Lalu kami cegah orang itu, karena dia bukan pengikut kita&#8221;, kata Yohanes kepada Yesus. &#8221; Jangan kamu cegah dia! Barang siapa tidak melawan kita, ia memihak kita&#8221; kata Yesus kepada Yohanes (Mrk.9:38-40).<\/p>\n<p>Yesus tidak ingin para pengikut Nya (saya, anda) menjadi kelompok yang tertutup (eksklusif). Yesus ingin para pengikutNya menjadi kelompok yang terbuka (inklusif) terhadap siapa saja yang berkehendak baik. Jangan dilawan atau dicegah! &#8220;Barang siapa tidak melawan kita, dia memihak kita&#8221; (Mrk.9:40).<br \/>\nAda paham lama sebelum Konsili Vatikan II bahwa &#8220;Di Luar Gereja tidak ada keselamatan&#8221; (Extra Ecclesia billa salus). Sejak Konsili Vatikan II, Gereja memberi paham ini. Gereja mengakui bahwa DI LUAR GEREJA ADA KESELAMATAN BAGI MEREKA YANG BERKEHENDAK BAIK. (Konstitusi Dogmatis tentang Gereja, Lumen Gentium No. 16). Sebaliknya, anggota Gereja belum tentu mengalami KESELAMATAN bila hidupnya tidak baik, tidak benar, tidak adil, congkak\/sombong dan egois.<\/p>\n<p>Maka saya, anda diajak untuk terus menerus membarui diri supaya selamat. Terus menerus berbuat baik dan benar supaya selamat. Jangan takut dan malas berbuat baik dan benar dan penuh cinta kasih.<\/p>\n<p>Semoga dengan bantuan doa Bunda Maria dan Santu Yoseph, Allah yang Mahakuasa (+) memberkati saya, anda sekalian yang rajin berbuat baik dan benar dan penuh cintakasih.\u00a0Amin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Rabu 22 Mei 2024 Markus 9:38-39 (Mrk 9:38-40) Kata Yohanes kepada Yesus: &#8220;Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-49013","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/49013","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=49013"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/49013\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":49014,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/49013\/revisions\/49014"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=49013"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=49013"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=49013"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}