{"id":48676,"date":"2024-05-18T11:14:51","date_gmt":"2024-05-18T04:14:51","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=48676"},"modified":"2024-05-18T11:14:51","modified_gmt":"2024-05-18T04:14:51","slug":"sabtu-18-mei-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=48676","title":{"rendered":"Sabtu, 18 Mei 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSabtu 18 Mei 2024<br \/>\nYohanes 21:21-22 (Yoh 21:20-25)<br \/>\nKetika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: &#8220;Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?&#8221; Jawab Yesus: &#8220;Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.&#8221;<\/p>\n<p>Jangan KEPO<\/p>\n<p>Mau cari tahu urusan orang lain, dalam bahasa gaul disebut KEPO. Ini adalah sebuah singkatan dalam bahasa Inggris: \u201cKnowing Every Particular Object\u201d artinya ingin tahu setiap hal khusus.<br \/>\nDalam Injil hari ini, diceritakan bahwa Petrus tergoda juga untuk \u2018kepo\u2019 mengenai Yohanes, karena kedekatannya dengan Yesus. Ada pula unsur cemburu dalam diri Petrus yang merasa Yesus lebih memperhatikan Yohanes.<br \/>\nPeduli akan orang lain tentulah baik. Tapi kalau ingin mencampuri urusan orang lain alias \u2018kepo\u2019 yang berlebihan tentulah tidak baik. Apalagi bila ingin tahu sesuatu yang negatif dan kelemahan orang lain. Dari sana muncul gosip dan segala turunannya. Ujungnya adalah penghakiman oleh jari yang selalu menunjuk kesalahan dan kekurangan orang lain.<br \/>\nYesus mengajak Petrus untuk lebih melihat ke dalam diri sendiri, apa saja yang perlu untuk membangun relasi yang lebih intim dengan Yesus agar setia mengikuti Dia. Kalau kita yakin bahwa Tuhan memandang istimewa diri kita karena kita adalah orang pilihan, bukan berarti kita menjadi lebih istimewa dari orang lain.<br \/>\nKalau kita diberi lebih, bukan berarti yang lain kurang diberi. Jangan sampai kita merasa hebat karena menerima lebih, atau sebaliknya merasa cemburu dan iri hati karena mendapatkan kurang dibanding orang lain.<br \/>\nSulit bagi kita untuk bersyukur dan bahagia karena \u201cbaper\u201d (terbawa perasaan). Mari kita bersyukur menjadi pengikut Yesus bersama dengan semua saudara yang lain. Kita saling bersaudara, berjalan bersama melayani Tuhan. Jauhkan keinginan untuk menang sendiri atau besar sendiri, selalu bahagia ada bersama umat beriman lainnya.<\/p>\n<p>Selamat berakhir pekan. Selalu bersyukur dan bahagia.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 18 Mei 2024<br \/>\nSabtu Paskah VII<br \/>\nPF S. Yohanes I, Paus dan Martir<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 16:7.13<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 21:20-25<br \/>\n****************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 16:7.13<br \/>\nAku akan mengutus Roh Kebenaran kepadamu, sabda Tuhan.<br \/>\nIa akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 21:20-25<br \/>\nDialah murid, yang telah menuliskan semuanya ini,<br \/>\ndan kesaksiannya itu benar.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Setelah Yesus yang bangkit berkata kepada Petrus, &#8220;Ikutlah Aku,&#8221;<br \/>\nPetrus berpaling dan melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus<br \/>\nsedang mengikuti mereka,<br \/>\nyaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama<br \/>\nduduk dekat Yesus;<br \/>\ndia inilah yang berkata,<br \/>\n&#8220;Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?&#8221;<br \/>\nKetika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus,<br \/>\n&#8220;Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?&#8221;<br \/>\nJawab Yesus,<br \/>\n&#8220;Jikalau Aku menghendaki,<br \/>\nsupaya ia tinggal hidup sampai Aku datang,<br \/>\nitu bukan urusanmu.<br \/>\nTetapi engkau, ikutlah Aku.&#8221;<\/p>\n<p>Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu,<br \/>\nbahwa murid itu tidak akan mati.<br \/>\nTetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus,<br \/>\nbahwa murid itu tidak akan mati,<br \/>\nmelainkan,<br \/>\n&#8220;Jikalau Aku menghendaki<br \/>\nsupaya ia tinggal hidup sampai Aku datang,<br \/>\nitu bukan urusanmu.&#8221;<\/p>\n<p>Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini,<br \/>\ndan yang telah menuliskannya;<br \/>\ndan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar.<\/p>\n<p>Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus,<br \/>\ntetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu,<br \/>\nmaka agaknya dunia ini tidak dapat memuat<br \/>\nsemua kitab yang harus ditulis itu.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>********************************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA METROPOLITAN JAKARTA<br \/>\nSabtu, 18 Mei 2024<br \/>\nHari Biasa Paskah VII<br \/>\nInjil : Yoh. 21 : 20 &#8211; 25<\/p>\n<p>TERLALU SIBUK DENGAN HIDUP ORANG LAIN<\/p>\n<p>\u201dSadar atau tidak bahkan kadang disengaja bahwa kita terlalu sibuk dengan urusan dan hidup orang lain sampe lupa untuk menata urusan dan hidup sendiri, atau dalam bahasa Yesus: Balok di mata sendiri kita abaikan karena berusaha mengeluarkan sebutir debu pada mata sesama.\u201d<\/p>\n<p>Ini pun yang terjadi pada Petrus, yang Entahkah ingin memastikan nasib sahabatnya atau merasa bahwa Yesus tidak terlalu memanjakan Yohanes sehingga Ia berkata kepada Yesus: &#8220;Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?&#8221; Jawab Yesus: &#8220;Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.&#8221; ( ayat 21b &#8211; 22 )<\/p>\n<p>Karena itu, ada beberapa hal yang perlu dipikirkan dan direnungkan yakni:<\/p>\n<p>1) Fokuslah untuk membangun karakter, hidup dan urusanmu sendiri;<\/p>\n<p>2) Jangan mencampuri urusan, diri dan hidup orang lain bila dirimu tidak lebih baik dari mereka;<\/p>\n<p>Ingatlah bahwa bukan dinding rumah tetanggamu kotor melainkan Anda lupa membersihkan kaca rumahmu ketika Anda berdiri memandang keluar.<\/p>\n<p>Selamat berakhir pekan untuk para sahabat<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211;\u00a0Duc\u00a0in\u00a0Altum\u00a0)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Sabtu 18 Mei 2024 Yohanes 21:21-22 (Yoh 21:20-25) Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: &#8220;Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?&#8221; Jawab Yesus: &#8220;Jikalau Aku menghendaki, supaya ia&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-48676","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/48676","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=48676"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/48676\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48677,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/48676\/revisions\/48677"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=48676"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=48676"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=48676"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}