{"id":48499,"date":"2024-05-16T09:40:54","date_gmt":"2024-05-16T02:40:54","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=48499"},"modified":"2024-05-16T09:40:54","modified_gmt":"2024-05-16T02:40:54","slug":"kamis-16-mei-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=48499","title":{"rendered":"Kamis, 16 Mei 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupn<br \/>\nKamis 16 Mei 2024<br \/>\nYohanes 17:20-21 (Yoh 17:20-26)<br \/>\n\u201dDan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.\u201d_<\/p>\n<p>Sejak awal mula Yesus menghendaki agar semua muridNya dan semua orang yang percaya selalu bersatu.<br \/>\nYesus telah melihat dalam diri murid-muridNya ada berbagai perbedaan yang dapat menimbulkan perselisihan dan perpecahan di antara mereka.<br \/>\nIa sendiri telah mengalami bagaimana mereka berdebat mengenai siapa yang terbesar di antara mereka. Siapa yang paling pantas duduk di sampingNya bila Ia menjadi raja.<br \/>\nMasing-masing muridNya punya ambisi dan keinginan serta kepentingannya sendiri. Sebagai satu kelompok, mereka melihat kelompok yang lain sebagai saingan bahkan ancaman.<br \/>\nBetapa Yesus mengharapkan semua pengikutNya hidup dalam persatuan. Karena itu Yesus berdoa kepada BapaNya &#8220;supaya mereka menjadi satu.&#8221;<br \/>\nTerpecah belah, tercerai berai, adalah perbuatan si Jahat yang senang melihat runtuhnya kesatuan umat kristiani bahkan kejatuhan semua putra-putri Allah. Kiranya doa Yesus menjadi doa kita, kerinduan dan perjuangan kita: untuk selalu bersatu, apapun perbedaan yang ada di antara kita.<br \/>\nMusuh kita bersama adalah Iblis dan manifestasinya dalam semua bentuk kejahatan. Musuh kita bukan sesama manusia ciptaan Allah. \u201cTorang semua basudara.\u201d<br \/>\nAllah memang sangat membenci dosa dan kejahatan manusia, tapi Ia tak pernah berhenti mencintai manusia ciptaanNya. Semoga kita selalu dimampukan melihat wajah Allah serentak wajah Yesus dalam diri sesama, siapapun dia.<br \/>\nJadilah pemersatu dan pembawa damai. Mari terus mendoakan kesatuan umat kristiani, kesatuan umat manusia, kita semua yang hidup dalam satu rumah bumi yang sama. Itulah oikumene yang sejati. Kita saling mengasihi seperti Kristus telah mengasihi kita tanpa batas.<\/p>\n<p>Selamat hari baru. Semoga kita selalu bersatu. Torang semua anak-anak Allah.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 16 Mei 2024<br \/>\nKamis Paskah VII<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 17:21<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 17:20-26<br \/>\n****************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 17:21<br \/>\nSemoga mereka semua menjadi satu,<br \/>\nsama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku<br \/>\ndan Aku di dalam Engkau,<br \/>\nsupaya dunia percaya<br \/>\nbahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 17:20-26<br \/>\nSupaya mereka sempurna menjadi satu.<\/p>\n<p>*_Inilah Injil Suci menurut Yohanes: _*<\/p>\n<p>Dalam perjamuan malam terakhir,<br \/>\nYesus menengadah ke langit dan berdoa bagi para pengikut-Nya,<br \/>\n&#8220;Bapa yang kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa,<br \/>\ntetapi juga untuk orang-orang,<br \/>\nyang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;<br \/>\nsupaya mereka semua menjadi satu,<br \/>\nsama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku<br \/>\ndan Aku di dalam Engkau,<br \/>\nagar mereka juga di dalam Kita,<br \/>\nsupaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.<\/p>\n<p>Aku telah memberikan kepada mereka<br \/>\nkemuliaan yang Engkau berikan kepada-Ku,<br \/>\nsupaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:<br \/>\nAku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku,<br \/>\nsupaya mereka sempurna menjadi satu,<br \/>\nagar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku,<br \/>\ndan bahwa Engkau mengasihi mereka,<br \/>\nsama seperti Engkau mengasihi Aku.<\/p>\n<p>Ya Bapa, Aku mau supaya di mana pun Aku berada,<br \/>\nmereka juga berada bersama-sama dengan Aku,<br \/>\nyakni mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku,<br \/>\nagar mereka memandang kemuliaan-Ku<br \/>\nyang telah Engkau berikan kepada-Ku,<br \/>\nsebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.<\/p>\n<p>Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau,<br \/>\ntetapi Aku mengenal Engkau,<br \/>\ndan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku;<br \/>\ndan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka<br \/>\ndan Aku akan memberitahukannya,<br \/>\nsupaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka<br \/>\ndan Aku di dalam mereka.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>*******************************<\/p>\n<p>SELALU BERSAMA DAN BERSATU DENGAN KRISTUS DAN ALLAH BAPA<br \/>\n(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)<\/p>\n<p>Kamis, 16 Mei 2024<br \/>\nPekan Paskah VII<\/p>\n<p>Novena Pentekosta Hari Ke-7<\/p>\n<p>Yoh.17:20-26: Doa Yesus untuk murid2Nya<\/p>\n<p>Dalam Injil hari ini Yesus lagi2 mendoakan murid2Nya, &#8220;orang-orang&#8221; zaman now (saya,anda) yg percaya kp Tuhan Yesus oleh pewartaan para muridNya yg perdana.<br \/>\nIntensi doa Yesus hari ini adalah spy saya, anda &#8220;selalu bersama dan bersatu&#8221; dengan Yesus Kristus dan Allah Bapa di surga; supaya saya, anda &#8220;ada DI DALAM Yesus&#8221; dan Yesus &#8220;ada&#8221; DI DALAM saya, anda.<br \/>\nYesus berdoa: &#8220;Dan bukan utk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi utk orang-orang yg percaya kepadaKu oleh pemberitaan mereka, supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau ya Bapa DI DALAM AKU, DAN AKU DI DALAM ENGKAU, agar MEREKA JUGA ADA DI DALAM &#8220;KITA&#8221; (Yoh.17:20-21).<br \/>\nYesus juga berdoa: &#8220;Ya Bapa, Aku mau supaya di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama2 dgn Aku&#8221; (Yoh.17:24).<\/p>\n<p>Saya, anda mesti bersyukur bahwa Tuhan Yesus selalu mendoakan saya, anda di hadapan BapaNya di surga. Dalam Novena Pentakosta ini, saya, anda diajak utk tetap meminta kepada Yesus agar tetap mendoakan saya, anda! Secara khusus berdoa utk memohon agar Tuhan Yesus meminta kp Bapa di surga utk MENGUTUS ROH KUDUS KE DALAM HATI, HIDUP DAN KARYA saya, anda, apapun keadaan saya, anda saat ini di sini. Roh Kudus itulah yg akan MENGUDUSKAN, MENYUCIKAN hati, hidup dan karya saya, anda &#8220;saat ini &#8211; di sini&#8221;.<\/p>\n<p>Selamat datang ya Allah Roh Kudus. Menetaplah dan berkaryalah dalam hati, hidup dan karya saya, anda!! Kuduskanlah, sucikanlah dan perbaharuilah hidup saya, anda sekalian.<\/p>\n<p>Semoga DENGAN PERTOLONGAN DOA Bunda Maria dan St. Yoseph, Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda sekalian yang selalu bersama dan bersatu dengan Kristus dan Bapa di surga setiap saat dalam dan di tengah kesibukan harian saya,\u00a0anda.\u00a0Amin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupn Kamis 16 Mei 2024 Yohanes 17:20-21 (Yoh 17:20-26) \u201dDan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-48499","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/48499","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=48499"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/48499\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48500,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/48499\/revisions\/48500"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=48499"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=48499"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=48499"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}