{"id":46973,"date":"2024-04-28T16:30:08","date_gmt":"2024-04-28T09:30:08","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=46973"},"modified":"2024-04-28T16:30:08","modified_gmt":"2024-04-28T09:30:08","slug":"minggu-28-april-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=46973","title":{"rendered":"Minggu, 28 April 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nMinggu 28 April 2024<br \/>\nMinggu Paskh V<br \/>\nYohanes 15:4 (Yoh 15:1-8)<br \/>\n\u201dTinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.\u201d<\/p>\n<p>Tak ada tawaran di dunia ini yang lebih indah dan penuh arti daripada tawaran Yesus untuk tinggal bersama Dia selamanya.<br \/>\nYesus ingin kita menemukan tempat tinggal kita yang sejati itulah hatiNya. Tempat kita mengaso dari lelah letih hidup yang penuh perjuangan dan menemukan kedamaian di dalam hati Tuhan.<br \/>\nHati Yesus selalu terbuka menerima kita apa adanya. HatiNya penuh pengampunan saat kita mengetuk pintu ampunan dariNya. HatiNya adalah bagaikan pokok anggur yang mengalirkan asupan makanan ilahi untuk kita beroleh kekuatan, rahmat dan cintakasih agar dapat hidup dan berbuah.<br \/>\nHati Yesus itulah kediaman kita yang sejati. Ajaklah semua orang untuk datang dan menyatu dengan hati Yesus yang penuh kasih yqng selalu mengundang kita, \u201cmarilah kepadaKu kalian semua yang yang letih lesu memikul beban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.\u201d (Mat 11:28).<\/p>\n<p>Selamat Hari Minggu. Bahagianya hati berada di rumah Tuhan.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 28 Apr 2024<br \/>\nMinggu Paskah V<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 15:4a.5b<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 15:1-8<br \/>\n***************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 15:4a.5b<br \/>\nTinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.<br \/>\nBarangsiapa tinggal di dalam Aku, ia berbuah banyak.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 15:1-8<br \/>\nBarangsiapa tinggal di dalam Aku, dan Aku di dalam dia, Ia berbuah banyak.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Dalam amanat perpisahan-Nya<br \/>\nYesus berkata kepada murid-murid-Nya,<br \/>\n&#8220;Akulah pokok anggur yang benar, dan Bapa-Kulah pengusahanya.<br \/>\nSetiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya,<br \/>\ndan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya,<br \/>\nsupaya berbuah lebih banyak.<br \/>\nKamu memang sudah bersih<br \/>\nkarena firman yang telah Kukatakan kepadamu.<\/p>\n<p>Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.<br \/>\nSama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri,<br \/>\nkalau ia tidak tinggal pada pokok anggur,<br \/>\ndemikian juga kamu tidak berbuah,<br \/>\njikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.<\/p>\n<p>Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya.<br \/>\nBarangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia,<br \/>\nia berbuah banyak,<br \/>\nsebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.<br \/>\nBarangsiapa tidak tinggal di dalam Aku,<br \/>\nia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering,<br \/>\nkemudian dikumpulkan orang<br \/>\ndan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.<\/p>\n<p>Jikalau kamu tinggal di dalam Aku<br \/>\ndan firman-Ku tinggal di dalam kamu,<br \/>\nmintalah apa saja yang kamu kehendaki,<br \/>\ndan kamu akan menerimanya.<br \/>\nDalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan,<br \/>\nyaitu jika kamu berbuah banyak,<br \/>\ndan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>*****************************<\/p>\n<p>INTISARI KABAR GEMBIRA DARI KOTA AMBON MANISE<\/p>\n<p>Injil : Yoh. 15 : 1 &#8211; 8<\/p>\n<p>BERBUAH KARENA BERSATU DENGAN YESUS<\/p>\n<p>\u201cJikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.\u201d ( ayat 8 )<\/p>\n<p>&#8211; Persatuan dengan Yesus dalam iman harus seperti ranting dengan pohon yang tak terpisahkan;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Sama seperti ranting hanya dapat mengeluarkan bunga dan buah maka demikian pun hidup seseorang yang bersatu dengan Yesus;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Semakin erat persatuan kita dengan Yesus maka akan lebih mudah bagi kita untuk menerima pemenuhan janji-janji-Nya;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Keterpisahan dengan Yesus dan Gereja-Nya tidak hanya membuat seseorang tidak berbuah, melainkan akan mati dan tak terselamatkan;<\/p>\n<p>Akhirnya ingatlah bahwa Yesuslah pokok anggur dan kitalah ranting-rantingnya. Kita hanya bisa berbuah seperti ranting anggur bila kita tetap bersatu dengan Yesus. Dan bukan hanya kita akan menghasilkan buah, tapi keselamatan akan menjadi milik kita.<\/p>\n<p>Selamat berhari Minggu untuk para sahabat<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211;\u00a0Duc\u00a0in\u00a0Altum\u00a0)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Minggu 28 April 2024 Minggu Paskh V Yohanes 15:4 (Yoh 15:1-8) \u201dTinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-46973","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/46973","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=46973"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/46973\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46974,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/46973\/revisions\/46974"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=46973"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=46973"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=46973"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}