{"id":46086,"date":"2024-04-17T10:19:04","date_gmt":"2024-04-17T03:19:04","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=46086"},"modified":"2024-04-17T10:19:04","modified_gmt":"2024-04-17T03:19:04","slug":"in-memoriam-romo-fanny-perjalanan-hidupnya-menjadi-kisah-inspiratif-memaknai-kehidupan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=46086","title":{"rendered":"In Memoriam Romo Fanny, Perjalanan Hidupnya Menjadi Kisah Inspiratif, Memaknai Kehidupan"},"content":{"rendered":"<p>IN MEMORIAM ROMO FANNY, PERJALANAN HIDUPNYA MENJADI KISAH INSPIRATIF, MEMAKNAI KEHIDUPAN<\/p>\n<p>EULOGIA untuk seorang sahabat imam pendoa,<br \/>\nRomo RD FANNY HURE, imam diosesan Keuskupan Surabaya:<\/p>\n<p>Kotbah Rm Armada Riyanto CM Misa : Keutamaan Paskah dari Romo Fanny https:\/\/www.youtube.com\/live\/iQ8FTBXl&#8230;<\/p>\n<p>Dalam salah satu doa singkat yang diucapkan imam pada saat persembahan Ekaristi &#8212; biasanya diucapkan dalam hati &#8212; ialah: SEBAGAIMANA DILAMBANGKAN OLEH PERCAMPURAN AIR DAN ANGGUR INI, SEMOGA AKU LAYAK MENGAMBIL BAGIAN DALAM KEALLAHAN KRISTUS YANG TELAH BERKENAN MENJADI MANUSIA.<br \/>\nDoa ini telah sungguh personal dan nyata dalam hidup Romo Fanny. Romo Fanny Hure telah menanggalkan tubuhnya dan kini memasuki gerbang abadi Rumah Bapa untuk mengambil bagian secara penuh pada kehidupan ilahi dan kekal bersama Kristus yang dia rindukan dan cintai selama hidupnya.<\/p>\n<p>Romo Fanny yang ramah dan menyapa siapa pun dianugerahi imamat dan hidup rohani yang mendalam di dalam kehadiran tubuh yang lemah karena sakit cukup lama. Sakitnya yang sudah tentu menderanya, membuatnya repot, terbatas, dan tidak nyaman, justru makin membuat Romo Fanny menjadi seorang pribadi tulus, pendoa, berserah diri, rendah hati, dan humoris sekaligus. &#8220;Romo, selamat pagi. Salam sehat. Ini saya lagi laundry,&#8221; katanya bergurau sambil tertawa dalam video-call di suatu hari Senin. Waktu itu saya terkejut senang, dia ngajak video-call, tidak seperti biasanya. Dengan &#8220;laundry&#8221; dia memaksudkan sedang cuci darah di rumah sakit.<\/p>\n<p>Beberapa kali kami jumpa, dan dia selalu memberikan buku buku kecil yang dia tulis dan terbitkan di Kanisius. Kami diskusi sebentar. Beberapa kali dia mengatakan kekagumannya kepada Romo Suwaji CM yang tidak berhenti menulis. Dia mencontoh Romo Waji. Saya selalu senang membaca tulisan tulisannya, sambil terus memberi semangat agar Romo Fanny menulis terus. Buku bukunya adalah &#8220;kehadiran&#8221; rohani dan sharing-sharingnya yang sungguh berharga. Sederhana. Mengesankan. Menyentuh.<br \/>\nImamat dalam diri Romo Fanny adalah Rahmat rohani dan doa bagi orang lain. Romo Fanny sebagai imam mendoakan rekan rekan imam dan Bapak Uskup (Almarhum Mgr. Sutikno) dan umat siapa pun yang membutuhkan. Dalam cara itu Romo Fanny mengungkapkan cintanya kepada Gereja di dalam sakit dan keterbatasannya. Dia juga menghadirkan &#8220;pengharapan&#8221; yang sesungguhnya dalam iman Kristiani. Yaitu, bahwa pengharapan kita bukan terletak pada hal hal fisik yang hebat, seperti kesehatan yang prima atau kemelimpahan kekayaan dan hebatnya jabatan, melainkan semata mata pada Kristus sendiri. Hidup Romo Fanny menggambarkan keterbatasan manusiawi di satu pihak, tetapi juga menegaskan kebenaran kasih ilahi tak terbatas di lain pihak. Keterbatasan Romo Fanny justru menjadi ekspresi cintanya yang memesona kepada Kristus. Romo Fanny bukan hanya tidak bisa membanggakan apa pun, melainkan terutama memberi kesaksian tentang ketergantungan mutlak hidup imamat kita kepada Rahmat penebusan Kristus.<\/p>\n<p>Romo Fanny mungkin tidak bisa menjalankan asistensi perayaan Pekan Suci dan Paskah sebagaimana dilakukan para imam seperti biasanya, tetapi dia turut Tuhan di Kalvari. Dia ikut memanggul salib di Kalvari. Dia bersama Tuhan di sana. Dan, sekarang, Romo Fanny turut bersama Kristus dalam kemuliaan abadi di surga. Kesetiaan dan ketekunan imannya adalah persembahan dirinya yang indah kepada Kristus.<br \/>\nSelamat jalan, Romo Fanny. Saya percaya, Romo akan terus berdoa untuk kami di surga sana sebagaimana Romo selalu lakukan di saat masih di dunia. Doa dan Ekaristi-ku untuk mengiringi tindak Romo sowan Gusti Yesus Kristus. (Rm Armada Riyanto CM)<\/p>\n<p>Sumber Yakobis TV<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IN MEMORIAM ROMO FANNY, PERJALANAN HIDUPNYA MENJADI KISAH INSPIRATIF, MEMAKNAI KEHIDUPAN EULOGIA untuk seorang sahabat imam pendoa, Romo RD FANNY HURE, imam diosesan Keuskupan Surabaya: Kotbah Rm Armada Riyanto CM Misa : Keutamaan Paskah&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,2],"tags":[],"class_list":["post-46086","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sekitar","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/46086","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=46086"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/46086\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46087,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/46086\/revisions\/46087"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=46086"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=46086"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=46086"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}