{"id":45631,"date":"2024-04-10T11:37:24","date_gmt":"2024-04-10T04:37:24","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=45631"},"modified":"2024-04-10T11:37:24","modified_gmt":"2024-04-10T04:37:24","slug":"rabu-10-april-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=45631","title":{"rendered":"Rabu, 10 April 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nRabu 10 April 2024<br \/>\nYohanes 3:16 (Yoh 3:16-21)<br \/>\n\u201dKarena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.\u201d<\/p>\n<p>Begitu indahnya bahasa cinta Yesus ini sehingga kita bisa dengan mudah mengingatnya sebagai janji Allah yang begitu agung dan mulia:<br \/>\n*\u201dKarena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.\u201d*<br \/>\nJadilah salah satu orang yang percaya pada Yesus, dan milikilah harta terbesar yang dianugerahkan Allah bagi kita yakni hidup yang kekal bersama Yesus. Tak ada janji yang lebih pasti dari janji Yesus ini. Ia telah turun dari surga, menjadi seperti kita manusia. Ia telah wafat bagi kita agar kita ditebus dari dosa dan maut. Ia telah bangkit agar kita beroleh hidup kekal bersamaNya di surga.<br \/>\nMari imani, hayati, syukuri, jalani dan hidupi. Jadilah orang yang sungguh bahagia oleh kasih Allah yang terbesar ini.<br \/>\n\u201dTerimakasih ya Yesus. PadaMu kami percaya. Dalam pelukanMu kami berlindung. Oleh kasihMu kami dikuatkan. Dalam janjiMu kami berserah. Tinggallah selalu bersama kami. Amin.\u201d<\/p>\n<p>Mari sambut hari baru dengan semangat iman yang baru.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 10 Apr 2024<br \/>\nRabu Paskah II<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 3:16<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 3:16-21<br \/>\n*****************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 3:16<br \/>\nBegitu besar kasih Allah akan dunia ini,<br \/>\nsehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,<br \/>\nsupaya setiap orang yang percaya kepada-Nya<br \/>\nberoleh hidup yang kekal.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 3:16-21<br \/>\nAllah mengutus Anak-Nya untuk menyelamatkan dunia.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Dalam percakapan-Nya dengan Nikodemus, Yesus berkata,<br \/>\n&#8220;Begitu besar kasih Allah akan dunia ini,<br \/>\nsehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,<br \/>\nsupaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa,<br \/>\nmelainkan beroleh hidup yang kekal.<br \/>\nSebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia<br \/>\nbukan untuk menghakimi dunia,<br \/>\nmelainkan untuk menyelamatkannya.<br \/>\nBarangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum;<br \/>\ntetapi barangsiapa tidak percaya,<br \/>\nia telah berada di bawah hukuman,<br \/>\nsebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.<\/p>\n<p>Dan inilah hukuman itu:<br \/>\nTerang telah datang ke dalam dunia,<br \/>\ntetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang,<br \/>\nsebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.<br \/>\nSebab barangsiapa berbuat jahat,<br \/>\nmembenci terang dan tidak datang kepada terang itu,<br \/>\nsupaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;<br \/>\ntetapi barangsiapa melakukan yang benar,<br \/>\nia datang kepada terang,<br \/>\nsupaya menjadi nyata bahwa perbuatan-perbuatannya<br \/>\ndilakukan dalam Allah.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>*********************************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE<\/p>\n<p>YESUS ADALAH HADIAH TERINDAH ALLAH UNTUKMU<\/p>\n<p>\u201cCinta Allah kepada kita tak berkesudahan dan tak bersyarat sehingga Ia membayar hutang dosa kita bukan dengan emas atau perak, melainkan dengan korban nyawa Putra tunggalnya sendiri, Yesus Kristus.\u201d<\/p>\n<p>Pemberian emas, perak, uang, harta dan kekayaan akan hilang bahkan punah pada masanya, namun bila seseorang memberi nyawanya maka sadarlah bahwa itulah cinta yang berkorban, cinta sejati yang tak terbatas dan tak bersyarat. Inilah cinta Allah kepada kita seperti tertulis dalam Injil pagi ini: \u201cKarena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.\u201d ( ayat 16 )<\/p>\n<p>Karena itu, ada beberapa hal yang perlu dipikirkan dan direnungkan yakni:<\/p>\n<p>1) Sadarlah bahwa Allah sangat mencintaimu dan memginginkan keselamatan sebagai milikmu di akhir hidupmu;<\/p>\n<p>2) Kehadiran Yesus, sengsara, kematian dan kebangkitan-Nya adalah caranya Tuhan yang menyelamatkan kita;<\/p>\n<p>3) Tunjukanlah cintamu kepada mereka yang Anda cintai bukan dengan rangkaian kata-kata manis, melainkan dengan perbuatan dan pengorbanan diri.<\/p>\n<p>Semoga cinta dan pengorbanan Yesus untuk kita menguatkan kita dalam hidup dan memberanikan kita dalam berkorban untuk sesama.<\/p>\n<p>Selamat berhari raya untuk para sahabat<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211;\u00a0Duc\u00a0in\u00a0Altum\u00a0)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Rabu 10 April 2024 Yohanes 3:16 (Yoh 3:16-21) \u201dKarena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-45631","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45631","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=45631"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45631\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45632,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45631\/revisions\/45632"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=45631"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=45631"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=45631"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}