{"id":45376,"date":"2024-04-05T10:23:24","date_gmt":"2024-04-05T03:23:24","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=45376"},"modified":"2024-04-05T10:23:24","modified_gmt":"2024-04-05T03:23:24","slug":"jumat-05-april-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=45376","title":{"rendered":"Jumat, 05 April 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nJumat 05 April 2024<br \/>\nYohanes 21:7a (Yoh 21:1-14)<br \/>\nMaka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: \u201cItu Tuhan.&#8221;<\/p>\n<p>Sepeninggalnya Yesus, para murid kembali kepada rutinitas keseharian mereka sebelum bertemu Yesus yakni menangkap ikan di danau Tiberias. Tapi semalam-malaman mereka tak dapat menangkap apa-apa. Mereka pulang dengan tangan hampa.<br \/>\nSaat Yesus meminta ikan hasil tangkapan mereka, dengan kecewa mereka menjawab, \u201ctidak ada.\u201d Yesus-pun menyuruh mereka menebarkan jala di sekitar tempat mereka berada. Hasilnya luar biasa banyak! Sadarlah mereka bahwa Yesus-lah yang datang menolong mereka. Seruan Yohanes \u201dItu Tuhan!\u201d tiba-tiba membangunkan mereka dari kelesuan, patah semangat dan kehampaan hidup.<br \/>\nHadirnya Yesus membawa gairah hidup baru. Bila Tuhan ada, tak ada lagi kata \u2018tidak ada\u2019. Dalam Yesus, dalam namaNya yang kudus, kita punya segalanya. Bila Yesus hadir dan campur tangan dalam hidup kita, kita punya harapan baru, semangat baru untuk kembali hidup penuh gairah, serta hidup yang berkelimpahan.<br \/>\nMari kita melanjutkan pekerjaan kita. Kali ini dengan semangat baru, semangat Paskah. Mari bekerja lebih giat dan penuh semangat. Mari melayani lebih sungguh, dan berbagi berkat dengan setulusnya. Putus asa dan kecewa, merasa hampa tak bergairah, hidup tanpa arti dan tujuan, biarlah menjadi masa lalu kita. Yesus bangkit dan membangkitkan semangat iman, harap dan kasih kita.<\/p>\n<p>Selamat hari Jumat pertama di bulan April. Mari berkarya penuh semangat dan gairah.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 05 Apr 2024<br \/>\nJumat Oktaf Paskah<br \/>\n(Ditiadakan) PF S. Vinsensius Ferrer, Imam<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mzm 118:24<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 21:1-14<br \/>\n****************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMzm 118:24<br \/>\nInilah hari yang dijadikan Tuhan.<br \/>\nMarilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 21:1-14<br \/>\nYesus mengambil roti dan memberikannya kepada para murid;<br \/>\ndemikian juga ikan.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Sesudah bangkit dari antara orang mati,<br \/>\nYesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya<br \/>\ndi pantai danau Tiberias.<br \/>\nIa menampakkan diri sebagai berikut:<\/p>\n<p>Di pantai itu berkumpul Simon Petrus,<br \/>\nTomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea,<br \/>\nanak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain.<br \/>\nKata Simon Petrus kepada mereka, &#8220;Aku pergi menangkap ikan.&#8221;<br \/>\nKata mereka kepadanya, &#8220;Kami pergi juga dengan engkau.&#8221;<br \/>\nMereka berangkat lalu naik ke perahu,<br \/>\ntetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.<\/p>\n<p>Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai;<br \/>\nakan tetapi murid-murid itu tidak tahu,<br \/>\nbahwa itu adalah Yesus.<br \/>\nKata Yesus kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?&#8221;<br \/>\nJawab mereka, &#8220;Tidak ada.&#8221;<br \/>\nMaka kata Yesus kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu,<br \/>\nmaka akan kamu peroleh.&#8221;<br \/>\nLalu mereka menebarkannya,<br \/>\ndan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.<\/p>\n<p>Maka murid yang dikasihi Yesus berkata kepada Petrus,<br \/>\n&#8220;Itu Tuhan!&#8221;<br \/>\nKetika Petrus mendengar bahwa itu adalah Tuhan,<br \/>\nmaka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian,<br \/>\nlalu terjun ke dalam danau.<br \/>\nMurid-murid yang lain datang dengan perahu<br \/>\nkarena mereka tidak jauh dari darat,<br \/>\nhanya kira-kira dua ratus hasta saja;<br \/>\ndan mereka menghela jala yang penuh ikan itu.<\/p>\n<p>Ketika tiba di darat,<br \/>\nmereka melihat api arang, dan di atasnya ada ikan serta roti.<br \/>\nKata Yesus kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu angkat itu.&#8221;<br \/>\nSimon Petrus naik ke perahu,<br \/>\nlalu menghela jala itu ke darat,<br \/>\npenuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya;<br \/>\ndan sungguhpun sebanyak itu ikannya, jala tidak koyak.<br \/>\nKata Yesus kepada mereka, &#8220;Marilah dan sarapanlah!&#8221;<br \/>\nTidak ada di antara murid-murid itu yang berani<br \/>\nbertanya kepada-Nya, &#8220;Siapakah Engkau?&#8221;<br \/>\nSebab mereka tahu bahwa Ia adalah Tuhan.<br \/>\nYesus maju ke depan,<br \/>\nmengambil roti dan memberikannya kepada mereka;<br \/>\ndemikian juga ikan itu.<br \/>\nItulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri<br \/>\nkepada murid-murid-Nya<br \/>\nsesudah Ia bangkit dari antara orang mati.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>**********************************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE<br \/>\nJumat, 05 April 2024<br \/>\nHari Jumat dalam Oktaf Paskah<br \/>\nInjil : Luk. 21 : 1 &#8211; 14<\/p>\n<p>JANGAN TAKUT KARENA YESUS TAHU APA YANG ANDA SANGAT PERLUKAN<\/p>\n<p>\u201dDalam kecewa dan kegagalan, jangan pernah kehilangan iman akan Yesus karena Ia mampu melakukan semua yang minta dari-Nya.\u201d<\/p>\n<p>Pagi ini ketika bangun untuk mempersiapkan renungan tiba-tiba dari kejauhan terdengar lagu \u201cbersama hatiku damai walaupun hidupku penuh tantangan\u2026hanya Yesus jawaban hidupku.\u201d<\/p>\n<p>Lagu pagi sejalan dengan apa yang dialami oleh para murid dalam Injil pagi ini. Ketika para murid kecewa karena tidak mendapatkan ikan tiba-tiba hadirlah Yesus di perahu yang kosong dan berkata: &#8220;Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh.&#8221; Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.&#8221; ( ayat 6 )<\/p>\n<p>Karena itu, ada beberapa hal yang perlu dipikirkan dan direnungkan yakni:<\/p>\n<p>1) Dunia memberi kita seribu alasan untuk bersedih dan menangis, tapi hanya Yesuslah yang menjadi dasar bagi kita untuk tetap berharap dan optimis;<\/p>\n<p>2) Ingatlah bahwa saat-saat terindah Yesus dekat dengan mu adalah ketika masalah mendera dan derita menerjangmu;<\/p>\n<p>3) Nantikanlah dalam doa saat Tuhan menolongmu ketika engkau berserah kepada-Nya.<\/p>\n<p>Akhirnya ingatlah bahwa Yesus pasti akan datang menolongmu bila engkau meminta bantuan-Nya.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211;\u00a0Duc\u00a0in\u00a0Altum\u00a0)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Jumat 05 April 2024 Yohanes 21:7a (Yoh 21:1-14) Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: \u201cItu Tuhan.&#8221; Sepeninggalnya Yesus, para murid kembali kepada rutinitas keseharian mereka sebelum bertemu Yesus yakni&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-45376","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45376","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=45376"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45376\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45377,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45376\/revisions\/45377"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=45376"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=45376"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=45376"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}