{"id":44602,"date":"2024-03-25T20:54:52","date_gmt":"2024-03-25T13:54:52","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=44602"},"modified":"2024-03-25T20:54:53","modified_gmt":"2024-03-25T13:54:53","slug":"selasa-26-maret-2024-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=44602","title":{"rendered":"Selasa, 26 Maret 2024"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON PEMBUKA&nbsp; \u2014 Mazmur 27:12\u2063<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Tuhan, janganlah menyerahkan daku ke tangan musuhku. Saksi-saksi dusta penuh kejahatan bangkit melawan daku.\u2063\u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENGANTAR:\u2063<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kalau kita nanti memperhatikan Injil, maka tampaknya seakan akan segalanya akan runtuh berantakan. Yesus akan dikhianati oleh salah seorang murid-Nya. Semua pembantu-Nya yang terdekat, yaitu para rasul, tak dapat diandalkan. Bahkan Petrus, batu padas, akan mengingkari Dia. Namun, masih ada harapan. Yesus akan menempuh jalan Hamba penderita. Sisa kecil akan tetap setia dan melanjutkan perutusan hidup-Nya.\u2063\u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PEMBUKA\u2063:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa yang kekal dan kuasa, perkenankanlah kami memperingati sengsara Kristus dengan sepantasnya, agar memperoleh pengampunan atas dosa kesalahan kami. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, \u2026.\u2063\u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ATAU: \u2063<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa mahamulia, nama-Mu dimuliakan berkat sengsara Yesus, Hamba-Mu yang patuh setia. Kami mohon, semoga Dia memancarkan cahaya terang-Nya kepada semua orang, yang tertimpa kesedihan dan penderitaan. Demi Yesus Kristus Putra-Mu,\u2026. \u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 49:1-6<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cAku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Dengarkanlah aku, hai pulau-pulau, perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh! Tuhan telah memanggil aku sejak dari kandungan, telah menyebut namaku sejak dari perut ibuku. Ia telah membuat mulutku sebagai pedang yang tajam dan membuat aku berlindung dalam naungan tangan-Nya. Ia telah membuat aku menjadi anak panah yang runcing, dan menyembunyikan aku dalam tabung panah-Nya. Ia berfirman kepadaku, \u201cEngkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku.\u201d Tetapi aku berkata, \u201cAku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia! Namun, hakku terjamin pada Tuhan, dan upahku pada Allahku.\u201d Maka sekarang berfirmanlah Tuhan yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya; yang karenanya aku dipermuliakan di mata Tuhan, dan Allahku menjadi kekuatanku; beginilah firman-Nya, \u201cTerlalu sedikit bagimu untuk hanya menjadi hamba-Ku, hanya menegakkan suku-suku Yakub, dan mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Maka Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.\u201d<br>Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 71:1-2.3-4a.5-6ab.15.17<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Ref.<\/em>&nbsp;<em>Mulutku akan menceritakan keadilan-Mu, ya Tuhan.<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Pada-Mu, ya Tuhan, aku berlindung, jangan sekali-sekali aku mendapat malu. Lepaskan dan luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, sendengkanlah telinga-Mu kepadaku dan selamatkanlah aku!<\/li>\n\n\n\n<li>Jadilah padaku gunung batu tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan diri; sebab Engkaulah bukit batu dan pertahananku, ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik!<\/li>\n\n\n\n<li>Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, Engkaulah kepercayaanku sejak masa muda, ya Allah. Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkaulah yang telah mengeluarkan aku dari perut ibuku!<\/li>\n\n\n\n<li>Mulutku akan menceritakan keadilan-Mu, dan sepanjang hari mengisahkan keselamatan yang datang dari-Mu, sebab aku tidak dapat menghitungnya. Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAIT PENGANTAR INJIL:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U :<em>&nbsp;Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.<\/em><br>S :<em>&nbsp;Salam, ya Raja kami yang setia kepada Bapa; Engkau dibawa untuk disalibkan, tidak membuka mulut seperti domba yang dibawa ke pembantaian.<\/em><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 13:21-33.36-38<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cSalah seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku \u2026 Sebelum ayam jantan berkokok, engkau akan menyangkal Aku tiga kali.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Di dalam perjamuan Paskah dengan murid-murid-Nya Yesus sangat terharu, lalu bersaksi, \u201cAku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.\u201d Murid-murid itu memandang seorang kepada yang lain; mereka bertanya-tanya siapa yang dimaksudkan-Nya. Seorang di antara murid-murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya. Kepada murid itu Simon Petrus memberi isyarat dan berkata, \u201cTanyakanlah siapa yang dimaksudkan-Nya!\u201d Murid yang duduk dekat Yesus itu berpaling dan berkata kepada Yesus, \u201cTuhan, siapakah itu?\u201d Jawab Yesus, \u201cDia adalah orang, yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya.\u201d Sesudah berkata demikian, Yesus mengambil roti, mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot. Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis.&nbsp;Maka Yesus berkata kepadanya, \u201cApa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera.\u201d Tetapi tidak ada seorang pun dari antara mereka yang duduk makan itu mengerti apa maksud Yesus mengatakan itu kepada Yudas. Karena Yudas memegang kas, ada yang menyangka bahwa Yesus menyuruh dia membeli apa-apa yang perlu untuk perayaan itu, atau memberi apa-apa kepada orang miskin. Yudas menerima roti itu lalu segera pergi.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pada waktu itu hari sudah malam. Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus, Sekarang Anak Manusia dipermuliakan, dan Allah dipermuliakan dalam Dia. Jikalau Allah dipermuliakan di dalam Dia, Allah akan mempermuliakan Dia juga di dalam diri-Nya, dan akan mempermuliakan Dia dengan segera. Hai anak-anak-Ku, tinggal sedikit waktu saja Aku bersama kamu. Kamu akan mencari Aku, dan seperti telah Kukatakan kepada orang-orang Yahudi \u2018Ke tempat Aku pergi tidak mungkin kamu datang\u2019 demikian pula Aku mengatakannya sekarang kepada kamu. Simon Petrus berkata kepada Yesus, \u201cTuhan, ke manakah Engkau pergi?\u201d Jawab Yesus, \u201cKe tempat Aku pergi, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang,, tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku.\u201d Kata Petrus kepada-Nya, \u201cTuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu.\u201d Sahut Yesus, \u201cNyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau akan menyangkal Aku tiga kali.\u201d<br>Demikianlah Sabda Tuhan.<br>U Terpujilah Kristus.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>RESI DIBAWAKAN OLEH Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Sahabat Resi Dehonian yang dicintai dan mencintai Hati Kudus Yesus.. Salam jumpa Bersama Saya, Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Rumah SCJ Cipinang Cempedak Jakarta Timur dalam Resi (Renungan singkat) Edisi Selasa, 26 Maret 2024, Hari Selasa dalam Pekan Suci..&nbsp;<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Tema Resi kita kali ini adalah: \u201cTuhan Yesus memerdekan kita\u201d&nbsp; Marilah kita mempersiapkan hati untuk mendengarkan bacaan hari ini.&nbsp;Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><em>Para Sahabatku, saudari-saudara yang dikasihi dan mengasihi Hati Yesus. &nbsp;<\/em>Selama masa pekan suci ini, kita akan intens mendengarkan kisah tahap-demi tahap Tuhan Yesus mengalami sengsara. Dimulai dengan konflik Tuhan Yesus dengan orang-orang farisi dan ahli taurat yang semakin sering dan semakin keras, serta pergulatan Hati Yesus dalam menghadapi semua itu terlebih menghadapi para murid-murid-Nya yang belum mengerti juga bahkan ada yang mengkianati dan menyangkalnya.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Mendengar Injil hari ini sungguh sangat menyedihkan. Yesus mengingatkan para muridNya bahwa di antara mereka ada yang akan mengkianati Dia. Sebagai pemimpin, Yesus sungguh merasa sedih karena muridNya sendiri rela menjual Gurunya disamping mereka lari meninggalkan dirinya menderita ada juga yang menyangkalnya.. Lalu apa yang bisa kita pelajari dari bacaan Injil hari ini? Saya menawarkan 3 hal saja.<\/h4>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Kita semakin disadarkan dan diteguhkan bahwa Hati Yesus penuh dengan belas kasihan Kita bisa bayangkan perasaan Yesus pada waktu itu. Seorang murid-Nya menjual Dia dan seorang lagi menyangkal Dia. Tetapi walaupun demikian Tuhan Yesus tetap mencintai mereka. Dia tetap menghargai kebebasan setiap pribadi. Tuhan Yesus mengampuni Petrus yang menyesal akan perbuatannya dan kembali bergabung bersama para Rasul.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebagai murid Kristus, kita dituntut untuk selalu selalu setia kepadaNya. Di saat kita ditantang oleh orang lain atau suatu masalah dalam hidup yang ada dalam hubungan dengan iman kita, apakah kita tetap secara jujur dan berani mengakui iman kita akan Yesus Kristus? Atau karena kekecewaan akan Tuhan, kita mengkianati Dia; atau karena ketakutan dan mau selamatkan diri kita menyangkal Yesus Kristus?.<\/li>\n\n\n\n<li>Tuhan mengundang kita untuk senantiasa waspada terhadap godaan setan dan senantiasa berkomitmendengan iman kita. Kita harus belajar dari kegagalan Yudas Iskariot dan Petrus dalam beriman. Setan yang merasuki Yudas merubah cinta menjadi kebencian, mengubah kesucian menjadi kesombongan dan mendatangkan kekejaman. Melalui peristiwa ini kita ditantang untuk menghidupi komitmen kita pada panggilan kita masing-masing, sebagai murid-murid Kristus.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Nah para sahabat, saudari-saudara yang dikasihi dan mengasihi Hati Yesus, mari kita semakin membuka mata dan hati akan belas kasih Allah agar kita meneguhkan komitmen kita untuk tetap setia mengikuti Yesus. Janganlah kita goyah dan ragu, apalagi sampai mengkianati Tuhan dan meninggalkan-Nya daa&nbsp; Gereja-Nya. S<em>emoga Hati Yesus semakin merajai hati kita. Amin.&nbsp;<\/em><em>Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin. Tuhan memberkati. Berkah Dalem.<\/em><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN\u2063:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa mahakuasa, terimalah persembahan umat-Mu. Engkau memperkenankan kami merayakan ibadat ini. Semoga kami memperoleh kelimpahan kurnia-Mu., Demi Kristus, \u2026\u2063\u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ATAU: \u2063<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa mahamulia, muliakanlah Putra-Mu di tengah-tengah kami berkat roti anggur ini, lambang penyerahan diri dan taat sampai mati. Demi Kristus, \u2026.\u2063\u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON KOMUNI&nbsp; \u2014 Roma 8:32\u2063<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah tidak segan menyerahkan Putra-Nya bagi kita.\u2063&nbsp;\u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA SESUDAH KOMUNI:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa mahamurah, kami telah kaugembirakan dengan santapan yang menyelamatkan. Kami mohon, semoga sakramen ini menjadi bekal perjalanan kami di dunia serta mengantar kami ke dalam kebahagiaan abadi. Demi Kristus, \u2026.\u2063&nbsp;\u2063<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ATAU: \u2063<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa sumber kebahagiaan, kami telah menerima roti dan anggur kehidupan untuk mengenang kembali Putra-Mu terkasih. Kami mohon pula Roh-Mu, agar sanggup mempertaruhkan hidup kami demi keselamatan dan kebahagiaan sesama, sebagaimana telah diperbuat oleh Putra-Mu Yesus Kristus, Tuhan dan pengantara kami.<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Resi-Selasa-26-Maret-2024-oleh-Br.-Andreas-Gatot-Yudoanggono-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Cipinang-Cempedak-Jakarta-Indonesia.mp3\">Resi-Selasa 26 Maret 2024 oleh Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2024\/03\/25\/selasa-26-maret-2024-hari-selasa-dalam-pekan-suci\/<\/p>\n\n\n\n<figure><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=44602-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\"><\/iframe><\/figure>\n<div class=\"powerpress_player\" id=\"powerpress_player_913\"><audio class=\"wp-audio-shortcode\" id=\"audio-44602-1\" preload=\"none\" style=\"width: 100%;\" controls=\"controls\"><source type=\"audio\/mpeg\" src=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Resi-Selasa-26-Maret-2024-oleh-Br.-Andreas-Gatot-Yudoanggono-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Cipinang-Cempedak-Jakarta-Indonesia.mp3?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Resi-Selasa-26-Maret-2024-oleh-Br.-Andreas-Gatot-Yudoanggono-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Cipinang-Cempedak-Jakarta-Indonesia.mp3\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Resi-Selasa-26-Maret-2024-oleh-Br.-Andreas-Gatot-Yudoanggono-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Cipinang-Cempedak-Jakarta-Indonesia.mp3<\/a><\/audio><\/div><p class=\"powerpress_links powerpress_links_mp3\" style=\"margin-bottom: 1px !important;\">Podcast: <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Resi-Selasa-26-Maret-2024-oleh-Br.-Andreas-Gatot-Yudoanggono-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Cipinang-Cempedak-Jakarta-Indonesia.mp3\" class=\"powerpress_link_pinw\" target=\"_blank\" title=\"Play in new window\" onclick=\"return powerpress_pinw('https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=44602-podcast');\" rel=\"nofollow\">Play in new window<\/a> | <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/Resi-Selasa-26-Maret-2024-oleh-Br.-Andreas-Gatot-Yudoanggono-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Cipinang-Cempedak-Jakarta-Indonesia.mp3\" class=\"powerpress_link_d\" title=\"Download\" rel=\"nofollow\" download=\"Resi-Selasa-26-Maret-2024-oleh-Br.-Andreas-Gatot-Yudoanggono-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Cipinang-Cempedak-Jakarta-Indonesia.mp3\">Download<\/a><\/p><!--powerpress_player-->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTIFON PEMBUKA&nbsp; \u2014 Mazmur 27:12\u2063 Tuhan, janganlah menyerahkan daku ke tangan musuhku. Saksi-saksi dusta penuh kejahatan bangkit melawan daku.\u2063\u2063 PENGANTAR:\u2063 Kalau kita nanti memperhatikan Injil, maka tampaknya seakan akan segalanya akan runtuh berantakan. Yesus&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,1,20],"tags":[],"class_list":["post-44602","post","type-post","status-publish","format-audio","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-audio","category-bacaan-harian","category-renungan-text","post_format-post-format-audio"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44602","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=44602"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44602\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44604,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44602\/revisions\/44604"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=44602"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=44602"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=44602"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}