{"id":43937,"date":"2024-03-15T13:01:49","date_gmt":"2024-03-15T06:01:49","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=43937"},"modified":"2024-03-15T13:01:49","modified_gmt":"2024-03-15T06:01:49","slug":"jumat-15-maret-2024-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=43937","title":{"rendered":"Jumat, 15 Maret 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nJumat 15 Maret 2024<br \/>\nYohanes 7:30 (Yoh 7:1-2, 10, 25-30)<br \/>\nMereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba.<\/p>\n<p>Beberapa kali dikisahkan dalam Injil bahwa pemuka-pemuka bangsa Yahudi, berusaha menangkap Yesus, tapi tidak bisa, \u201csebab saatNya belum tiba.\u201d<br \/>\nDerita dan sengsara Yesus bukan karena Ia tak mampu melawan dan meloloskan diri. Tapi sepenuhnya adalah ketaatan Yesus untuk melakukan kehendak BapaNya, seperti kataNya, \u201cAku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.\u201d (Yoh 6:38).<br \/>\nYesus memilih untuk taat pada kehendak Bapa agar semua derita manusia, bahkan yang terberat sekalipun yakni penghinaan dan salib ditanggungNya.<br \/>\nKetakutan kita yang paling mengerikan ialah kematian. Itulah ketakutan akibat dosa. Yesus menghendaki agar kita percaya bahwa Ia adalah pemenang sejati yang sanggup mengalahkan kematian dan maut akibat dosa dan menggantinya dengan kehidupan yang kekal.<br \/>\n\u201dTerimakasih ya Yesus, oleh ketaatanMu kami diselamatkan. Ampunilah kami yang lebih memilih jalan yang gampang, menghindari salib dan tidak rela berkorban. Kuatkanlah kami agar setia dan taat sampai akhir. Kami percaya di saat salib kami begitu berat kami panggul, Engkau selalu ada untuk kami, mengulurkan tangan meringankan beban hidup kami. Ya Yesus, Engkaulah andalan kami.\u201d<\/p>\n<p>Selamat hari Jumat. Hari jalan salib demi kuatnya kita mengikuti Yesus.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 15 Mar 2024<br \/>\nJumat Prapaskah IV<br \/>\nWarna Liturgi: Ungu<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mat 4:4b<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 7:1-2.10.25-30<br \/>\n*****************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMat 4:4b<br \/>\nManusia hidup bukan dari roti saja,<br \/>\ntetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 7:1-2.10.25-30<br \/>\nOrang-orang Farisi berusaha menangkap Yesus,<br \/>\ntetapi tidak ada seorang pun yang menyentuh Dia,<br \/>\nsebab saat-Nya belum tiba.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Yesus berjalan keliling Galilea;<br \/>\nIa tidak mau tetap tinggal di Yudea,<br \/>\nkarena di sana orang-orang Yahudi berusaha membunuh-Nya.<br \/>\nKetika itu sudah dekat hari raya orang Yahudi,<br \/>\nyaitu hari raya Pondok Daun.<br \/>\nSesudah saudara-saudara Yesus berangkat ke pesta itu,<br \/>\nIa pun pergi juga ke sana,<br \/>\ntidak terang-terangan tetapi diam-diam.<\/p>\n<p>Beberapa orang Yerusalem berkata,<br \/>\n&#8220;Bukankah Dia ini yang mereka mau bunuh?<br \/>\nLihatlah, Ia berbicara dengan leluasa,<br \/>\ndan mereka tidak mengatakan apa-apa kepada-Nya.<br \/>\nMungkinkah pemimpin kita benar-benar sudah tahu,<br \/>\nbahwa Ia adalah Kristus?<br \/>\nTetapi tentang orang ini kita tahu dari mana asal-Nya,<br \/>\npadahal bila Kristus datang,<br \/>\ntidak ada seorang pun yang tahu dari mana asal-Nya.&#8221;<\/p>\n<p>Waktu Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berseru,<br \/>\n&#8220;Memang Aku kamu kenal, dan kamu tahu dari mana asal-Ku;<br \/>\nnamun Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri,<br \/>\ntetapi diutus oleh Dia yang benar, yang tidak kamu kenal.<br \/>\nAku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia,<br \/>\ndan Dialah yang mengutus Aku.&#8221;<\/p>\n<p>Mereka berusaha menangkap Yesus,<br \/>\ntetapi tidak ada seorang pun yang menyentuh Dia,<br \/>\nsebab saat-Nya belum tiba.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>*************************************<\/p>\n<p>MENGENAL, MENCINTAI DAN MENGIKUTI YESUS SECARA LEBIH DEKAT, MENDALAM DAN LEBIH SUNGGUH2<br \/>\n(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)<\/p>\n<p>Jumat, 15 Maret 2024<br \/>\nMinggu Prapaskah IV\/B<br \/>\nYoh. 7: 1-2.10.25-30: Pertentangan tentang asal Yesus<\/p>\n<p>&#8220;Tak kenal, maka tak sayang&#8221; kata orang. Tak sayang berarti tdk bersatu, tdk bersahabat, tdk bersaudara, TIDAK PERCAYA. Mengenal Tuhan Yesus berarti SUDAH, SEDANG, dan AKAN dekat, bersatu, bersaudara, dan PERCAYA kpNYA.<\/p>\n<p>Orang2 Yahudi tidak mengenal Yesus, atau sengaja atau pura2 tidak mengenal Yesus sehingga bersekongkol utk &#8220;menangkap, membunuh Yesus&#8221; (yg misi dasarnya &#8220;datang dari Allah Bapa (yg dikenalNya) UTK MEMBAWA KABAR GEMBIRA KESELAMATAN utk mereka, membawa kebaikan dan kebenaran dan keadilan). &#8220;Aku KENAL DIA, sebab Aku datang dari DIA, dan DIA lah yg mengutus Aku&#8221;, kata Yesus kp mereka yg tdk mengenal dan percaya kepadaNya (Yoh. 7:29). Mereka menolak, membenciNya. &#8220;Orang2 Farisi berkata satu sama lain karena angan2 mereka tidak tepat: Marilah kita menghadang ORANG YG BAIK sebab bagi kita ia menjadi GANGGUAN serta MENENTANG pekerjaan kita&#8221; (tentu pekerjaan yg salah) Kebijaksanaan 2:1.<\/p>\n<p>Saya dan anda diajak utk MENGENAL dan MENCINTAI serta MENGIKUTI YESUS SECARA LEBIH DEKAT DAN MENDALAM. Masa Prapaskah, masa Retret Agung selama 40 hari BUKAN HANYA masa berpuasa, berpantang, bermatiraga, bertobat dan beramal kasih (melalui APP), melainkan JUGA DAN TERUTAMA Masa ato kesempatan emas utk MEMPERDALAM IMAN: Mengenal dan mencintai serta mengikuti Yesus secara lebih dekat dan mendalam dan sungguh2. Saya,anda dekat, bersatu, bersaudara dgn Yesus, percaya sungguh kp Yesus. Jalan yg sederhana tapi sangat mendasar utk mengenal dan bersatu dg Yesus adalah SEMAKIN RAJIN MENERIMA SAKRAMEN EKARISTI; Rajin mengikuti Perayaan Ekaristi (MISA) Harian (vakultatip) dan terutama wajib MISA HARI MINGGU dan Hari2 Raya yang disamakan dengan Hari Minggu (&#8220;Kuduskanlah hari Tuhan! &#8221; &#8211; perintah Tuhan sendiri).<\/p>\n<p>Selamat mengenal dan mencintai Tuhan Yesus lebih dekat, mendalam dan bersungguh2. Selamat percaya, bersatu dan bersaudara dg Yesus.<\/p>\n<p>Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) MEMBERKATI saya,anda sekalian yang telah, sedang, akan berusaha memperdalam iman dengan mengenal, mencintai dan mengikuti Yesus dengan lebih dekat, mendalam dan lebih bersungguh2\u00a0lagi.\u00a0Amin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Jumat 15 Maret 2024 Yohanes 7:30 (Yoh 7:1-2, 10, 25-30) Mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba. Beberapa kali dikisahkan dalam Injil bahwa pemuka-pemuka&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-43937","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/43937","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=43937"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/43937\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43938,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/43937\/revisions\/43938"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=43937"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=43937"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=43937"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}