{"id":43884,"date":"2024-03-14T14:32:19","date_gmt":"2024-03-14T07:32:19","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=43884"},"modified":"2024-03-14T14:32:19","modified_gmt":"2024-03-14T07:32:19","slug":"kamis-14-maret-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=43884","title":{"rendered":"Kamis, 14 Maret 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nKamis 14 Maret 2024<br \/>\nYohanes 5:36 (Yoh 5:31-47)<br \/>\n\u201dAku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku.\u201d<\/p>\n<p>Kesaksian dengan kata-kata memang penting dan berarti. Namun kesaksian melalui tindakan nyata itulah yang paling utama. Orang bisa berdebat mengenai siapa yang paling benar atau siapa yang sungguh peduli. Tapi bila semuanya hanya sebatas kata maka sama dengan NATO (No Action Talk Only &#8211; Hanya berbicara tanpa aksi).<br \/>\nKiranya salib Yesus menjadi pengingat bagi kita bahwa sekalipun dalam diam Yesus telah menyatakan kasihNya yang terbesar bagi kita, Ia mengorbankan diriNya hingga mati demi keselamatan kita.<br \/>\nBila kita masih bertanya apakah yang telah diperbuat Tuhan bagiku, pandanglah salib Yesus dan lihatlah betapa besar kasihNya bagi kita. Semuanya itu Yesus lakukan bukan hanya di masa lalu tapi sampai kini dan kapanpun. Yesus tetap bekerja dan berkorban bagi kita.<br \/>\nMari jadikan tangan kita sebagai tangan Yesus yang sementara menolong, mengangkat yang jatuh, menopang yang lemah. Biarlah hti kita menjadi hati Yesus yang selalu tergerak oleh belaskasihan, membesarkan hati mereka yang kecil hati, terkucil dan tidak diterima. Mari menghibur mereka yang berduka, menjadi sahabat yang peduli dan mau berjalan bersama dalam suka dan duka.<\/p>\n<p>Selamat hari Kamis. Tuhan Yesus bekerja bersama kita.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 14 Mar 2024<br \/>\nKamis Prapaskah IV<br \/>\nWarna Liturgi: Ungu<br \/>\nBacaan I: Kel 32:7-14<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 3:16<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 5:31-47<br \/>\n*****************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 3:16<br \/>\nBegitu besar kasih Allah kepada dunia ini,<br \/>\nsehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,<br \/>\nsupaya setiap orang yang percaya kepada-Nya,<br \/>\nberoleh hidup yang kekal.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 5:31-47<br \/>\nYang mendakwa kamu adalah Musa,<br \/>\nyang kepadanya kamu menaruh pengharapan.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada orang Yahudi,<br \/>\n&#8220;Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri,<br \/>\nmaka kesaksian-Ku itu tidak benar.<br \/>\nAda yang lain yang bersaksi tentang Aku<br \/>\ndan Aku tahu,<br \/>\nbahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar.<\/p>\n<p>Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes,<br \/>\ndan ia telah bersaksi tentang kebenaran.<br \/>\nTetapi Aku tidak memerlukan kesaksian dari manusia,<br \/>\nnamun Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan.<br \/>\nYohanes adalah pelita yang menyala dan bercahaya,<br \/>\ndan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu.<br \/>\nTetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting<br \/>\ndaripada kesaksian Yohanes,<br \/>\nyaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku,<br \/>\nsupaya Aku melaksanakannya.<\/p>\n<p>Pekerjaan itu jualah yang sekarang Kukerjakan,<br \/>\ndan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku,<br \/>\nbahwa Bapa yang mengutus Aku.<br \/>\nDialah yang bersaksi tentang Aku!<br \/>\nKamu tidak pernah mendengar suara-Nya,<br \/>\nrupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat,<br \/>\ndan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu,<br \/>\nsebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.<br \/>\nKamu menyelidiki Kitab-kitab Suci,<br \/>\nsebab kamu menyangka<br \/>\nbahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal.<br \/>\nTetapi<br \/>\nwalaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,<br \/>\nnamun kamu tidak mau datang kepada-Ku<br \/>\nuntuk memperoleh hidup itu.<br \/>\nAku tidak memerlukan hormat dari manusia.<br \/>\nTetapi tentang kamu, memang Aku tahu<br \/>\nbahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah.<br \/>\nAku datang dalam nama Bapa-Ku,<br \/>\ndan kamu tidak menerima Aku.<br \/>\nJikalau orang lain datang atas namanya sendiri,<br \/>\nkamu akan menerima dia.<br \/>\nBagaimanakah kamu dapat percaya,<br \/>\nkarena kamu menerima hormat seorang dari yang lain<br \/>\ntetapi tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa?<\/p>\n<p>Jangan kamu menyangka<br \/>\nbahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa;<br \/>\nyang mendakwa kamu adalah Musa,<br \/>\nyaitu Musa yang kepadanya kamu menaruh pengharapan.<br \/>\nSebab jikalau kamu percaya kepada Musa,<br \/>\ntentu kamu akan percaya juga kepada-Ku,<br \/>\nsebab Musa telah menulis tentang Aku.<br \/>\nTetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulis oleh Musa,<br \/>\nbagaimanakah kamu akan percaya<br \/>\nakan apa yang Aku katakan?&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>*************************************<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>\u201cTetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah.\u201d (Yoh 5: 42)<\/p>\n<p>Dalam kehidupan kita, ketika segalanya menjadi sulit, ketika masalah bertubi-tubi, mungkin yang terlintas dalam benak kita adalah menyerah.<\/p>\n<p>Kedua bacaan Misa hari ini mempunyai nada yang sama. Dalam bacaan pertama, ketika Allah melihat umat-Nya menyembah anak lembu tuangan bisa saja Ia berpikir untuk menyerah. Sejak Ia memimpin bangsanya keluar dari Mesir, masalah demi masalah Ia hadapi dengan bangsanya itu, dan bisa saja Ia menyerah dan meninggalkan mereka. Bacaan Injil bertutur tentang bangsa Israel yang menolak-Nya. \u201cTetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah. Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku,\u201d (Yoh 5: 42 \u2013 43). Yesus bisa saja meninggalkan bangsa ini. \u201cTelah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk.\u201d (Kel 32: 9). Seperti nenek moyang mereka, mereka menolak Yesus, kendati segala tanda dan mukjizat yang Ia buat.<\/p>\n<p>Tapi dalam diri Yesus dan juga Musa, kita dapat melihat belas kasih dan cinta yang sejati bagi umat-Nya. Bagi Yesus dan Musa, hanya ada satu tujuan: keselamatan umat-Nya.<\/p>\n<p>Dari pihak kita, ada dua hal yang dapat kita pelajari. Yang pertama, Allah tidak pernah menyerah terhadap kita yang \u201ctegar tengkuk\u201d. Kesadaran ini hendaknya mendorong kita untuk dengan rendah hati mengakui kekerasan hati kita dan kembali kepada-Nya. Kedua, dalam hubungan dengan orang lain, kita akan menjumpai kesulitan demi kesulitan, masalah demi masalah dari mereka yang \u201ctegar tengkuk\u201d. Kita tetap akan berhadapan dengan \u201corang-orang sulit\u201d. Namun kita dipanggil untuk belajar dari Yesus dan Musa.<\/p>\n<p>Mereka mengejawantahkan cinta dan belas kasih Allah kepada umat-Nya. Semoga kita juga mempunyai cinta dan belas kasih yang sama.<\/p>\n<p>Tuhan, semoga kehidupan dan kehadiran kami di manapun memberi kesaksian akan belas kasih dan kebaikan-Mu.<\/p>\n<p>Selamat pagi. Selamat beraktivitas. \u24bf\u24c1\u24ca! \u2764<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"hRnig9tZeX\"><p><a href=\"https:\/\/heypasjon.com\/allah-tak-pernah-menyerah\/\">ALLAH TAK PERNAH MENYERAH<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; clip: rect(1px, 1px, 1px, 1px);\" title=\"&#8220;ALLAH TAK PERNAH MENYERAH&#8221; &#8212; REMAH SABDA\" src=\"https:\/\/heypasjon.com\/allah-tak-pernah-menyerah\/embed\/#?secret=ebmLKlIjo4#?secret=hRnig9tZeX\" data-secret=\"hRnig9tZeX\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni\u00a0Astanto\u00a0MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Kamis 14 Maret 2024 Yohanes 5:36 (Yoh 5:31-47) \u201dAku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-43884","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/43884","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=43884"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/43884\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43885,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/43884\/revisions\/43885"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=43884"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=43884"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=43884"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}