{"id":43464,"date":"2024-03-07T10:48:44","date_gmt":"2024-03-07T03:48:44","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=43464"},"modified":"2024-03-07T10:48:44","modified_gmt":"2024-03-07T03:48:44","slug":"kamis-07-maret-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=43464","title":{"rendered":"Kamis, 07 Maret 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nKamis 07 Maret 2024<br \/>\nLukas 11:17 (Luk 11:14-23)<br \/>\nTetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: &#8220;Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.\u201d<\/p>\n<p>Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Pepatah kuno ini tetap berlaku abadi agar kita terus menjaga persatuan dan persekutuan, teristimewa dalam keluarga.<br \/>\nBenih perpecahan pastilah ditabur si Jahat yang tak rela kita hidup rukun dan damai, bersatu erat dalam Tuhan. Salah satu jalan masuk si Jahat adalah dengan menaburkan prasangka buruk, pikiran negatif, iri dan dengki atas capaian orang lain, ingin menang sendiri, serta tidak mampu menghargai apa yang baik yang dilakukan orang lain.<br \/>\nYesus sendiri mengalami bahwa apapun yang baik yang Ia lakukan selalu dicari alasan negatif oleh orang yang tidak senang padaNya untuk menentangNya. Ada saja orang yang menghasut agar Ia ditolak dan tidak diterima. Namun semuanya itu tidak mengecilkan hati Yesus untuk terus berbuat baik, dan tidak tergoda untuk mencari aman sendiri.<br \/>\nSetan dan kuasa kegelapannya selalu ingin menceraiberaikan manusia satu dengan yang lain dan menghendaki agar kita terpisah dari Tuhan. Karena itu Yesus mengajak kita untuk melekat padaNya, bersatu hati denganNya agar tidak tercerai berai. Persekutuan itulah hikmat Allah yang menghendaki kita tetap bersatu.<br \/>\nJangan biarkan perbedaan-perbedaan memisahkan kita, dan menutup pintu hati kita untuk melihat dan menghargai segala kebaikan yang ada dalam diri orang lain, apalagi sesama anggota keluarga.<br \/>\n\u201dYa Yesus, jauhkanlah keluarga kami, komunitas dan bangsa kami dari perpecahan. Satukan kami oleh kasihMu. Damaikanlah yang berselisih dan tanamkanlah dalam hati kami kerinduan untuk berdamai kembali bila kami jauh dan terpisah satu sama lain. Amin.\u201d<\/p>\n<p>Selamat hari Kamis, damai selalu di hati.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 07 Mar 2024<br \/>\nKamis Prapaskah III<br \/>\nPF S. Perpetua dan Felisitas, Martir<br \/>\nWarna Liturgi: Ungu<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yl 2:12-13<br \/>\nBacaan Injil: Luk 11:14-23<br \/>\n*****************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYl 2:12-13<br \/>\nBerbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, sabda Tuhan,<br \/>\nsebab Aku ini pengasih dan penyayang.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nLuk 11:14-23<br \/>\nSiapa tidak bersama aku, ia melawan Aku.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Lukas:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa<br \/>\nYesus mengusir dari seorang<br \/>\nsuatu setan yang membisukan.<br \/>\nKetika setan itu keluar, orang bisu itu dapat berkata-kata.<br \/>\nMaka heranlah orang banyak.<\/p>\n<p>Tetapi ada di antara mereka yang berkata,<br \/>\n&#8220;Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan.&#8221;<br \/>\nAda pula yang meminta suatu tanda dari surga kepada Yesus<br \/>\nuntuk mencobai Dia.<\/p>\n<p>Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata,<br \/>\n&#8220;Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa,<br \/>\ndan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.<br \/>\nJikalau Iblis itu terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri,<br \/>\nbagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?<br \/>\nSebab kamu berkata,<br \/>\nbahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.<br \/>\nJadi, jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul,<br \/>\ndengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya?<br \/>\nNah, merekalah yang akan menjadi hakimmu!<br \/>\nTetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah,<br \/>\nmaka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.<br \/>\nApabila seorang yang kuat dan yang bersenjata lengkap<br \/>\nmenjaga rumahnya sendiri,<br \/>\nmaka amanlah segala miliknya.<br \/>\nTetapi jika seorang yang lebih kuat daripadanya<br \/>\nmenyerang dan mengalahkannya,<br \/>\nmaka orang itu akan merampas perlengkapan senjata<br \/>\nyang diandalkannya,<br \/>\ndan akan membagi-bagikan rampasannya.<br \/>\nSiapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku,<br \/>\ndan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku,<br \/>\nia mencerai-beraikan.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>************************************<\/p>\n<p>ANDALKAN KUAT KUASA TUHAN!! JAUHKAN SIKAP IRI HATI DAN BENCI!<br \/>\n(RD.John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)<\/p>\n<p>Injil hari ini berbicara tentang kuasa Tuhan dan &#8216;kuasa&#8217; setan. Setan harus diusir oleh Yesus karena &#8220;mengganggu&#8221; kehidupan manusia, saya,anda. Setan berusaha agar manusia jauh dari kebenaran. Beragam cara dilakukan setan agar sy, anda tidak mencintai kebenaran, bahkan menutup mulut saya, anda (membisukan) terhadap kebaikan dan kebenaran. Maka harus diusir!! &#8220;Yesus mengusir dari &#8216;seseorang&#8217; suatu setan yang membisukan. Ketika setan itu keluar, org bisu itu bisa berkata2. Maka heranlah banyak orang&#8221; (Luk.11:14).<\/p>\n<p>Karena ada orang mengatakan dg kuasa Kepala Setan (Beelzebul) Ia mengusir setan, maka Yesus menegaskan bahwa Ia mengusir setan dengan KUASA TUHAN ALLAH, bukan hasil kerjasama dengan kepala\/penghulu setan. Di sini, KUASA TUHAN sangat kuat dan tangguh dan dapat mengalahkan dan menghancurkan kuasa setan. Yesus TIDAK TINGGAL DIAM berhadapan dg pekerjaan setan2. Tuhan melindungi sy, anda agar tdk dikuasai oleh setan2. Bahkan Tuhan JUGA IKUT BERTINDAK (lebih lagi klo diminta) KETIKA sy, anda DIKUASAI setan. Tuhan sendiri ingin sy, anda terbebas dari belenggu setan.<\/p>\n<p>Tuhan menghendaki agar saya, anda MEMUJI DAN MEMULIAKAN TUHAN; MENGANDALKAN KUAT KUASA TUHAN di tengah &#8216;kuasa setan2&#8217; yg berkeliaran saat ini di sini.<br \/>\nJanganlah bersikap irihati, benci atas perbuatan baik orang lain (irihati kp Yesus yg dg kuat kuasa Allan telah mengusir setan). Irihati dan benci justeru menghambat karya keselamatan di dunia ini. Maka ANDALKANLAH KUAT KUASA TUHAN saat ini di sini!!<\/p>\n<p>Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) MEMBERKATI saya, anda sekalian yang selalu mengandalkan kuat kuasa Tuhan dan tidak irihati dan benci kepada Tuhan dan\u00a0sesama.\u00a0Amin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Kamis 07 Maret 2024 Lukas 11:17 (Luk 11:14-23) Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: &#8220;Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.\u201d Bersatu kita teguh,&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-43464","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/43464","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=43464"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/43464\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43465,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/43464\/revisions\/43465"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=43464"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=43464"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=43464"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}