{"id":42795,"date":"2024-02-26T20:13:50","date_gmt":"2024-02-26T13:13:50","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=42795"},"modified":"2024-02-26T20:13:50","modified_gmt":"2024-02-26T13:13:50","slug":"obah-ubah-i-game-promosi-panggilan-putri-kasih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=42795","title":{"rendered":"OBAH UBAH I Game &#8211; Promosi Panggilan Putri Kasih"},"content":{"rendered":"<p>OBAH UBAH I Game &#8211; Promosi Panggilan Putri Kasih<\/p>\n<p>https:\/\/www.instagram.com\/yakobistv\/ https:\/\/www.instagram.com\/iamcm_indo\/<br \/>\nhttps:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCKFB&#8230;<br \/>\nhttps:\/\/www.youtube.com\/@congregatiom&#8230;<br \/>\nhttps:\/\/www.youtube.com\/@puterikasihi&#8230;<br \/>\nhttps:\/\/cm-indonesia.org\/ &#8211; https:\/\/famvin.org\/ &#8211; https:\/\/cmglobal.org\/en\/<\/p>\n<p>Suster Puteri Kasih adalah puteri-puteri Gereja Katolik yang membaktikan hidupnya untuk melayani Tuhan dalam diri orang-orang miskin. Dalam Gereja Katolik, Serikat Suster-Suster Puteri Kasih berada dalam jajaran Serikat Hidup Kerasulan. Serikat atau kongregasi (sebutan untuk kelompok religius Katolik) suster Puteri Kasih ini didirikan oleh Santo Vincentius a Paulo dan Luisa de Marillac tahun 1633 di Prancis. Di seluruh dunia, serikat Puteri Kasih memiliki anggota sekitar 22.500 suster yang tersebar di negara-negara di lima benua. Pemimpin jenderalnya bernama Sr. Evelyn Franc. Di Indonesia Suster Puteri Kasih dikenal dengan singkatan Suster PK. Jumlah suster Puteri Kasih Indonesia: 90-an suster lebih. Rumah Pusat atau rumah provinsialat Suster PK ada di Kediri, Jalan Brawijaya, no. 63, Kediri 64123; telpon\/fax: 0354 681330.<\/p>\n<p>Pada abad ke-17 di Prancis terdapat kemiskinan yang hebat. Kemiskinan itu diakibatkan oleh perang saudara yang berkecamuk. Kemiskinan tidak hanya terjadi di desa-desa, yang biasanya menjadi tempat pertempuran, melainkan juga di kota-kota. Adalah seorang imam Katolik, Vincentius a Paulo namanya, salah satu dari para imam pembaharu Gereja Katolik Prancis, yang amat prihatin melihat kemiskinan pada waktu itu. Setelah pengalaman berkotbah di Folleville (1617) yang menjadi asal usul pendirian Kongregasi Misi (CM) dan Chatillon les Dombes yang menjadi titik tolak pendirian &#8220;konferensi cinta kasih&#8221; (atau persaudaraan ibu-ibu cinta kasih), Vincentius mengumpulkan gadis-gadis yang bersedia melayani orang miskin. Mereka bekerjasama dengan kelompok ibu-ibu cinta kasih untuk merawat dan melayani orang miskin. Sampai pada suatu saat, datanglah seorang gadis desa bernama Margaret Nasseau yang menyediakan diri untuk mengunjungi dan melayani orang-orang miskin secara total. Pengabdian Margaret Nasseau membuat Vincentius mengerti apa yang dikehendaki Tuhan untuk melayani umatnya yang miskin dan menderita. Margaret Nasseau sendiri wafat beberapa saat kemudian tahun 1633, karena terjangkit penyakit yang mematikan dari pasien orang miskin yang dia layani. Sesudah kematian Margaret Nasseau, Vincentius mengumpulkan beberapa gadis (empat atau lima orang) dan menyerahkannya kepada Luisa de Marillac, seorang janda suci dengan satu anak, untuk dibina. Berkumpulnya beberapa gadis inilah yang kemudian dimaknai sebagai awal pendirian kongregasi suster-suster Puteri Kasih. Dan, kehadiran mereka, menurut Vincentius a Paulo, adalah untuk melakukan apa yang dikerjakan oleh &#8220;Puteri Kasih Pertama&#8221;, Margaret Nasseau, yaitu mengunjungi, melayani, merawat orang-orang miskin dimana pun mereka diutus. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 29 November 1633. Dan, Luisa de Marillac dipandang sebagai &#8220;ibu&#8221; yang membina dan memimpin para gadis yang kelak akan memberi sumbangsih besar dalam karya cinta kasih kepada Gereja dan dunia.[1]<\/p>\n<p>Sumber Yakobis TV<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>OBAH UBAH I Game &#8211; Promosi Panggilan Putri Kasih https:\/\/www.instagram.com\/yakobistv\/ https:\/\/www.instagram.com\/iamcm_indo\/ https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCKFB&#8230; https:\/\/www.youtube.com\/@congregatiom&#8230; https:\/\/www.youtube.com\/@puterikasihi&#8230; https:\/\/cm-indonesia.org\/ &#8211; https:\/\/famvin.org\/ &#8211; https:\/\/cmglobal.org\/en\/ Suster Puteri Kasih adalah puteri-puteri Gereja Katolik yang membaktikan hidupnya untuk melayani Tuhan dalam diri&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,2],"tags":[],"class_list":["post-42795","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sekitar","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/42795","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=42795"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/42795\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42796,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/42795\/revisions\/42796"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=42795"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=42795"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=42795"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}