{"id":42370,"date":"2024-02-18T14:27:58","date_gmt":"2024-02-18T07:27:58","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=42370"},"modified":"2024-02-18T14:27:58","modified_gmt":"2024-02-18T07:27:58","slug":"minggu-18-februari-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=42370","title":{"rendered":"Minggu, 18 Februari 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nMinggu 18 Februari 2024<br \/>\nMinggu Prapaskah I<br \/>\nMarkus 1:15 (Mrk 1:12-15)<br \/>\nKata Yesus : &#8220;Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!&#8221;<\/p>\n<p>Awal karya Yesus sesudah dibaptis Yohanes di Sungai Yordan, diawali dengan godaan oleh Iblis sesudah Ia berpuasa 40 hari lamanya. Sekalipun godaan Iblis begitu berat karena Yesus sudah sangat lapar dan haus, namun kedekatanNya dengan BapaNya di surga, cintaNya yang begitu besar kepada umat manusia yang dipercayakan oleh BapaNya untuk ditebus dan diselamatkan, memberi Yesus kekuatan untuk melawan godaan Iblis.<br \/>\nMasa Prapaskah ini bagi kita adalah kesempatan untuk semakin mendekatkan diri pada Allah Bapa kita agar mampu menghadapi berbagai godaan hidup yang ingin menghancurkan kita dan menjauhkan kita dari Allah Bapa kita.<br \/>\nYesus mengajak kita untuk kembali ke jalan Kerajaan Allah, jalan kita yang sesungguhnya. KataNya, \u201cBertobatlah dan percayalah kepada Injil.\u201d Masa Prapaskah inilah saat kita mengubah orientasi hidup pada nilai-nilai Injil, pada janji Yesus untuk mengasihi kita sampai sehabis-habisnya, mengangkat kita dari lumpur dosa dan mengampuni serta memulihkan martabat kita sebagai anak-anak Allah.<br \/>\nPeganglah janji Yesus ini, \u201cCarilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.&#8221; (Mat 6:33-34).<br \/>\n\u201dYa Yesus terimalah pertobatan kami, tolong kami untuk melekat padaMu, bantu kami membaharui diri dan meninggalkan manusia lama kami. Amin.\u201d<\/p>\n<p>Selamat hari Minggu. Tuhan Yesus menemani kita selalu.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 18 Feb 2024<br \/>\nMinggu Prapaskah I<br \/>\nWarna Liturgi: Ungu<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mat 4:4b<br \/>\nBacaan Injil: Mrk 1:12-15<br \/>\n*****************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMat 4:4b<br \/>\nManusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMrk 1:12-15<br \/>\nYesus dicobai oleh Iblis,<br \/>\ndan malaikat-malaikat melayani Dia.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Markus:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa<br \/>\nRoh memimpin Yesus ke padang gurun.<br \/>\nDi padang gurun itu Ia tinggal empat puluh hari lamanya,<br \/>\ndan dicobai oleh Iblis.<br \/>\nYesus berada di sana di antara binatang-binatang liar,<br \/>\ndan malaikat-malaikat melayani Dia.<\/p>\n<p>Sesudah Yohanes Pembaptis ditangkap,<br \/>\ndatanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah.<br \/>\nYesus memberitakan,<br \/>\n&#8220;Waktunya telah genap.<br \/>\nKerajaan Allah sudah dekat.<br \/>\nBertobatlah dan percayalah kepada Injil!&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>************************************<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>\u201dWaktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!\u201d [Mrk 1: 15]<\/p>\n<p>Saat kita memulai masa Prapaskah, pesan mendesak yang ditujukan kepada kita hari ini adalah: &#8220;Bertobatlah!\u201d<\/p>\n<p>Teolog Ron Rolheiser OMI mengatakan bahwa, kata \u201cbertobat\u201d sering disalahpahami. &#8220;Sepertinya menyiratkan bahwa kita telah melakukan sesuatu yang salah, menyesalinya, dan sekarang berkomitmen untuk hidup dengan cara yang baru &#8230; untuk hidup di luar masa lalu yang penuh dosa.&#8221; Namun, Rolheiser menjelaskan bahwa bukan ini yang dimaksud dalam Alkitab. &#8220;Dalam Injil, kata khusus yang digunakan untuk pertobatan adalah metanoia. Secara harfiah, ini berarti melakukan perubahan haluan, menghadap ke arah yang sama sekali baru.&#8221; Ini sejalan dengan kata \u201cbertobat\u201d dalam bahasa Ibrani. \u201cBertobat\u201d dalam bahasa Hibrani adalah \u05e9\u05c1\u05d5\u05bc\u05d1 (sh\u00fbb) yang berarti berbalik, berbalik 180 derajat, suatu perubahan radikal terhadap dosa yang menyiratkan suatu kesadaran moral untuk memisahkan diri dari dosa serta keputusan untuk meninggalkannya untuk kembali kepada Tuhan.<\/p>\n<p>Inilah undangan untuk hari Minggu pertama masa Prapaskah ini &#8211; untuk membalikkan hidup kita &#8211; untuk menghadap ke arah yang sama sekali baru. Yesus mendorong para pendengarnya &#8211; dan kita &#8211; untuk mengubah hidup kita, untuk melihat yang baru.<\/p>\n<p>Ketika kita memasuki masa khusus untuk berdoa, berpuasa dan memberi sedekah ini, penting bagi kita untuk merencanakan hidup kita untuk mengidentifikasi area-area di mana kita membutuhkan metanoia &#8211; untuk membuat perubahan dalam hidup kita. Bagaimana kita dapat menanggapi panggilan Prapaskah untuk lebih menyadari tanggung jawab kita satu terhadap yang lain dan persatuan kita, terutama dalam kerentanan dan penderitaan kita?<\/p>\n<p>Ketika kita menanggapi panggilan Prapaskah untuk bertobat dan percaya kepada Injil, marilah kita membuka diri kita terhadap kemungkinan untuk berubah, untuk berbalik atau dibalikkan, untuk mengarahkan hidup kita ke arah yang sama sekali baru.<\/p>\n<p>Tuhan Allah kami, sentuhlah hati kami masing-masing agar kami berbalik sepenuhnya kepada-Mu dan menghidupi Kabar Baik Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.<\/p>\n<p>Selamat Hari Minggu. \u24bf\u24c1\u24ca! \u2764<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"Fowgq6wQoH\"><p><a href=\"https:\/\/heypasjon.com\/bertobatlah\/\">BERTOBATLAH!<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; clip: rect(1px, 1px, 1px, 1px);\" title=\"&#8220;BERTOBATLAH!&#8221; &#8212; REMAH SABDA\" src=\"https:\/\/heypasjon.com\/bertobatlah\/embed\/#?secret=idCcvqpKQt#?secret=Fowgq6wQoH\" data-secret=\"Fowgq6wQoH\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni\u00a0Astanto\u00a0MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Minggu 18 Februari 2024 Minggu Prapaskah I Markus 1:15 (Mrk 1:12-15) Kata Yesus : &#8220;Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!&#8221; Awal karya Yesus sesudah dibaptis Yohanes&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-42370","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/42370","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=42370"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/42370\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42371,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/42370\/revisions\/42371"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=42370"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=42370"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=42370"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}