{"id":41498,"date":"2024-02-05T08:29:11","date_gmt":"2024-02-05T01:29:11","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=41498"},"modified":"2024-02-05T08:30:41","modified_gmt":"2024-02-05T01:30:41","slug":"senin-05-februari-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=41498","title":{"rendered":"Senin, 05 Februari 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSenin 05 Februari 2024<br \/>\nMarkus 6:56 (Mrk 6:53-56)<br \/>\nKe manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.<\/p>\n<p>Yesus datang untuk memulihkan segala sesuatunya, \u201cIa menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.&#8221; (Mrk 7:37). Keperkasaan Allah dan segala kemuliaanNya hadir dalam diri Yesus yang sanggup membaharui segalanya.<br \/>\nTapi bukan berarti Yesus datang untuk memamerkan kehebatannya hingga bagaikan tukang sulap dalam sekejab Ia meniadakan segala penyakit dan tak ada lagi susah dan derita di dunia ini.<br \/>\nYesus datang agar kita semua percaya di dalam Dia kita dapat melihat dan mengalami segala bentuk kebaikan dan kasih Allah bagi kita.<br \/>\nYesus memilih menghampakan diri dan menjadi manusia agar supaya Ia menyatu dengan kita dalam suka maupun duka. Ia memilih untuk ikut terluka oleh penolakan manusia, oleh sikap iri dan benci, dan pengkhianatan sahabat-sahabat dekatNya.<br \/>\nYesus tahu bahwa bukan hanya kesembuhan fisik dan mental yang diperlukan manusia, tapi penebusan dan penyelamatan dari dosa dengan segala manifestasinya. Yesus tahu bahwa kita manusia tak lepas dari dinamika hidup sakit dan derita, luka batin dan putusnya relasi persaudaraan. Untuk itu Ia hadir menemani kita, memberi kekuatan, penghiburan dan harapan, agar dalam segala hal ihwal hidup ini, kita tetap percaya, Yesus sanggup memulihkan segalanya.<br \/>\nMaka apapun yang terjadi, bila Tuhan mengijinkannya terjadi, kita percaya itu semua demi kebaikan kita. Persatuan dengan Tuhan, perjumpaan dengan Yesus dan kasih setiaNya itulah sesungguhnya sumber kesembuhan dan pemulihan hidup kita.<br \/>\nTetaplah percaya dan bersatu hati denganNya. Tak ada sesuatupun di dunia ini yang sanggup memisahkan kita dari cinta Kristus. (Lihat Roma 8:31-38). Oleh kasih Kristus kita percaya semuanya akan menjadi baik.<\/p>\n<p>Semangat Senin, kasih Yesus selalu menguatkan kita.\u2764<br \/>\nPs\u00a0Revi\u00a0Tanod\u00a0Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 05 Feb 2024<br \/>\nSenin Pekan Biasa V<br \/>\nPW S. Agata, Perawan dan Martir<br \/>\nWarna Liturgi: Merah<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mat 4:23<br \/>\nBacaan Injil: Mrk 6:53-56<br \/>\n*****************************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMat 4:23<br \/>\nYesus mewartakan kerajaan Allah<br \/>\ndan menyembuhkan semua orang sakit.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMrk 6:53-56<br \/>\nSemua orang yang menjamah Yesus, menjadi sembuh.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Markus:<\/p>\n<p>Pada suatu hari<br \/>\nYesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret<br \/>\ndan berlabuh di situ.<br \/>\nKetika mereka keluar dari perahu,<br \/>\norang segera mengenal Yesus.<br \/>\nMaka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu<br \/>\ndan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya<br \/>\nkepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada.<br \/>\nKe mana pun Yesus pergi,<br \/>\n&#8211; ke desa-desa, ke kota-kota atau ke kampung-kampung -,<br \/>\norang meletakkan orang-orang sakit di pasar pasar<br \/>\ndan memohon kepada-Nya,<br \/>\nsupaya mereka diperkenankan<br \/>\nhanya menjamah jumbai jubah-Nya saja.<br \/>\nDan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>*******************************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA SORONG, Papua Barat Daya<br \/>\nSenin, 05 Februari 2024<br \/>\nPeringatan Wajib Santa Agata<br \/>\nInjil : Mrk. 6 : 53 &#8211; 56<\/p>\n<p>YESUS SANGAT SANGGUP MENYEMBUHKANMU<\/p>\n<p>\u201dBila dulu semua orang sakit disembuhkan, yang terlilit masalah dipulihkan dan yang putus asa diberikan harapan oleh Yesus, maka pasti Ia pun sangat sanggup melakukannya untukmu.\u201d<\/p>\n<p>Mau buktinya? Bacalah kutipan ayat ini:\u201cKe manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.&#8221;( ayat 36 )<\/p>\n<p>Apa yang harus Anda perbuat?<\/p>\n<p>1) Percayalah bahwa Yesus punya kuasa dan punya semua berkat yang Anda perlukan;<\/p>\n<p>2) Dekatilah Dia dengan penuh iman bahwa sakitmu bisa disembuhkan dan masalahmu dapat dipulihkan;<\/p>\n<p>Ingatlah bahwa tidak ada yang mustahil bila Anda percaya.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211;\u00a0Duc\u00a0in\u00a0Altum\u00a0)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Senin 05 Februari 2024 Markus 6:56 (Mrk 6:53-56) Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-41498","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41498","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=41498"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41498\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41499,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41498\/revisions\/41499"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=41498"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=41498"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=41498"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}