{"id":40769,"date":"2024-01-23T10:17:02","date_gmt":"2024-01-23T03:17:02","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=40769"},"modified":"2024-01-23T10:17:02","modified_gmt":"2024-01-23T03:17:02","slug":"selasa-23-januari-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=40769","title":{"rendered":"Selasa, 23 Januari 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSelasa 23 Januari 2024<br \/>\nMarkus 3:35 (Mrk 3:31-35)<br \/>\n\u201dBarangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.&#8221;<\/p>\n<p>Yesus merangkul semua putra-putri Allah yang setia melakukan kehendak Bapa di surga sebagai ibu, ayah, dan saudara-saudariNya. Maka sesungguhnya dalam Yesus, \u201dTorang samua basudara.\u201d<br \/>\nBisa dibayangkan bila kita memperlakukan sesama kita seperti seorang ibu dan ayah terhadap anaknya, anak terhadap ibu dan ayahnya. Atau sebagai kakak terhadap adiknya dan adik terhadap kakaknya.<br \/>\nBetapa dekatnya kita satu sama lain saat kita merasa \u2018mereka sudah seperti orangtua sendiri.\u2019 Atau \u2018Bagiku dia sudah seperti anak sendiri atau ia sudah seperti saudara sendiri.\u2019 Sungguh tak terkirakan begitu dekatnya persaudaran kita satu sama lain dalam Yesus.<br \/>\nYesus telah lebih dahulu melakukannya ketika Ia berkata kepada muridNya Yohanes, \u201citulah ibumu,\u201d dan kepada Maria ibuNya, \u201citulah anakmu.\u201d<br \/>\nDemikian juga Yesus telah mengajarkan kepada semua muridNya doa Bapa Kami, agar kita semua menjadi satu keluarga Allah, dengan Allah sebagai Bapa dan Yesus sebagai saudara kita.<br \/>\nKiranya keintiman relasi kita dengan Allah Tritunggal Mahakudus menjadi sumber kebahagiaan dan sukacita kita menjalani hidup yang penuh lika-liku ini, melakukan apa yang dikehendaki Allah bagi kita, yakni saling mengasihi satu sama lain.<\/p>\n<p>Syalom. Torang Semua Basudara dalam Yesus.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 23 Jan 2024<br \/>\nSelasa Pekan Biasa III<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mat 11:25<br \/>\nBacaan Injil: Mrk 3:31-35<br \/>\n**********<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMat 11:25<br \/>\nTerpujilah Engkau, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi,<br \/>\nsebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada kaum sederhana.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMrk 3:31-35<br \/>\nBarangsiapa melaksanakan kehendak Allah, dialah saudara-Ku.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Markus:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus<br \/>\nke tempat Ia sedang mengajar.<br \/>\nMereka berdiri di luar, lalu menyuruh orang memanggil Yesus.<br \/>\nWaktu itu ada orang banyak duduk mengelilingi Dia;<br \/>\nmereka berkata kepada Yesus,<br \/>\n&#8220;Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar,<br \/>\ndan berusaha menemui Engkau.&#8221;<br \/>\nJawab Yesus kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Siapa ibu-Ku? Siapa saudara-saudara-Ku?&#8221;<br \/>\nYesus memandang orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu,<br \/>\nlalu berkata, &#8220;Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!<br \/>\nBarangsiapa melakukan kehendak Allah,<br \/>\ndialah saudara-Ku laki-laki,<br \/>\ndialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>************<\/p>\n<p>MELAKSANAKAN KEHENDAK ALLAH<br \/>\n(RD.John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)<\/p>\n<p>Selasa, 23 Januari 2024<br \/>\nMinggu Biasa III\/B\/II<\/p>\n<p>Mrk. 3:31-35: Yesus dan saudara2Nya<\/p>\n<p>&#8220;Lihat, ibu dan saudara2Mu ada di luar, dan berusaha menemui Engkau&#8221;, kata orang banyak kepada Yesus ( Mrk. 3:32). &#8220;Siapa ibuKu dan siapa saudara-saudaraKu? Sambil melihat kepada orang banyak itu Yesus:&#8221;Ini ibuKu dan saudara2Ku! Barangsiapa MELAKUKAN KEHENDAK ALLAH, dialah saudaraKu laki-laki, dialah saudaraKu perempuan, dialah ibuKu&#8221; (Mrk. 3:33-35).<\/p>\n<p>Yesus beri dimensi baru, luas dan mendalam tentang saudara, persaudaraan. Bukan krn pertalian darah, melainkan &#8220;pertalian KETAATAN MELAKSANAKAN KEHENDAK ALLAH&#8221; di tengah menjamurnya &#8220;kehendak sendiri&#8221;! Ini prinsip dan ukuran persaudaraan, saudara sejati. Ketaatan pada mendengar, mendengarkan, memper -HATI-kan, MENG-HAYATI- dan MENGAMALKAN\/MELAKSANAKAN KEHENDAK ALLAH membuat seseorang (sy, anda) menjadi saudara-saudari Yesus. &#8216;Kita semua basodara&#8221;. Teladan utk itu adalah Yesus sendiri, yang patuh setia pada kehendak Allah sampai rela mengurbankan nyawaNya untuk sy, anda.<\/p>\n<p>Hidup Yesus diawali\/dibuka, dilalui dan dilewati dan diakhiri\/ditutup dengan KETAATAN pada MELAKSANAKAN KEHENDAK ALLAH BAPANYA. Saya, andapun hendaknya begitu. Kehendak Bapa selalu mengarahkan saya, anda pada hal2 yang baik, benar, indah dan mulia.<\/p>\n<p>SELAMAT BERSAUDARA! SELAMAT MELAKSANAKAN KEHENDAK ALLAH. Selamat mengarahkan hidup kepada protokol Yesus Kristus\/ protokol KASIH: arahkan hidup kepada hal2 yang baik, benar, indah dan mulia.<br \/>\nSemoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda sekalian yang rajin melaksanakan kehendak Allah. Amin,<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Selasa 23 Januari 2024 Markus 3:35 (Mrk 3:31-35) \u201dBarangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.&#8221; Yesus merangkul semua putra-putri Allah yang setia melakukan kehendak Bapa di surga&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-40769","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40769","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=40769"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40769\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40770,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40769\/revisions\/40770"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=40769"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=40769"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=40769"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}