{"id":40650,"date":"2024-01-21T12:33:28","date_gmt":"2024-01-21T05:33:28","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=40650"},"modified":"2024-01-21T12:33:28","modified_gmt":"2024-01-21T05:33:28","slug":"minggu-21-januari-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=40650","title":{"rendered":"Minggu, 21 Januari 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nMinggu 21 Januari 2024<br \/>\nMarkus 1:17-18 (Mrk 1:14-20)<br \/>\nYesus berkata kepada mereka: &#8220;Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.&#8221; Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.<\/p>\n<p>Sekalipun Yesus adalah Tuhan yang Mahakuasa, Ia membutuhkan teman-teman untuk ikut bersamaNya mewartakan datangnya Kerajaan Allah di dunia. Ia-pun memanggil para rasul sesuai dengan profesi dan pekerjaan mereka untuk menjadi pekerja-pekerja di ladang anggur Tuhan.<br \/>\nSesungguhnya kita semua dipanggil Yesus untuk bersama denganNya mewartakan kasih Allah di tempat di mana kita berada dan bekerja. Apapun yang kita lakukan atau kerjakan, biarlah menjadi wujud nyata bahwa Allah sementara berkarya bersama kita.<br \/>\nKata Rasul Paulus dalam Roma 8:28, \u201cKita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan\u00a0bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil\u00a0sesuai dengan rencana\u00a0Allah.\u201d<br \/>\nSebagai pelajar, mulai dari TK sampai perguruan tinggi, biarlah apa yang kita pelajari, kita dalami dengan penuh syukur dan doa, menjadi kesempatan yang Tuhan berikan demi mengembangkan semua talenta dan potensi untuk dipakai bagi kemuliaan Allah yang menciptakan kita.<br \/>\nBagi yang sedang bekerja, biarlah kita menjadi abdi Tuhan, menjalankan tugas dengan sepenuh hati, bukan hanya untuk mencari nafkah, tapi demi kemuliaan nama Tuhan dan keselamatan kita.<br \/>\nItulah tanda kita sedang menjala manusia dan bekerja di ladang Tuhan. Entah aktif dalam karya, atau kontemplatif dalam doa.<\/p>\n<p>Selamat Hari Minggu. Mari bersyukur atas kesempatan hidup dan karya yang Tuhan berikan.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 21 Jan 2024<br \/>\nMinggu Pekan Biasa III<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mrk 1:15<br \/>\nBacaan Injil: Mrk 1:14-20<br \/>\n**\u2020*******<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMrk 1:15<br \/>\nKerajaan Allah sudah dekat.<br \/>\nBertobatlah dan percayalah kepada Injil!<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMrk 1:14-20<br \/>\nBertobatlah dan percayalah kepada Injil!<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Markus:<\/p>\n<p>Sesudah Yohanes Pembaptis ditangkap,<br \/>\ndatanglah Yesus ke Galilea, memberitakan Injil Allah.<br \/>\nYesus memberitakan,<br \/>\n&#8220;Waktunya telah genap. Kerajaan Allah sudah dekat.<br \/>\nBertobatlah dan percayalah kepada Injil!&#8221;<\/p>\n<p>Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea,<br \/>\nIa melihat Simon dan Andreas, saudara Simon.<br \/>\nMereka sedang menebarkan jala di danau,<br \/>\nsebab mereka penjala ikan.<br \/>\nYesus berkata kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Mari, ikutlah Aku,<br \/>\ndan kamu akan Kujadikan penjala manusia.&#8221;<br \/>\nMereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Yesus.<\/p>\n<p>Setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi,<br \/>\ndilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes saudaranya,<br \/>\nsedang membereskan jala di dalam perahu.<br \/>\nYesus segera memanggil mereka,<br \/>\ndan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu<br \/>\nbersama orang-orang upahannya.<br \/>\nLalu mereka mengikuti Yesus.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>*************<\/p>\n<p>INTISARI INJIL<br \/>\nMINGGU, 21 JANUARI 2024<br \/>\nHARI MINGGU BIASA III<br \/>\nMrk. 1 : 24 &#8211; 20<\/p>\n<p>Beberapa pokok iman dan permenungan, yakni<\/p>\n<p>1) Adalah tugas semua yang dibabtis untuk mewartakan kabar gembira Tuhan kepada dunia ( sesama );<\/p>\n<p>2) Sumber pewartaan adalah Kerajaan Allah, maka tidak ada cara lain selain mengenal Tuhan yang kita akan wartakan baik melalui kedekatan dengan Dia dalam doa dan membaca Firman Tuhan;<\/p>\n<p>3) Setiap dari kita dipanggil dengan nama kita untuk menjadi pewarta lewat kedudukan\/jabatan yang kita miliki saat ini;<\/p>\n<p>4) Tugas pewartaan hanya bisa terlaksana bila ada pertobatan dan percaya kepada Dia yang memanggil kita;<\/p>\n<p>5) Jangan ragu dan khawatir akan apa yang akan Anda wartakan, karena Tuhan yang memanggilmu pasti dia juga setia menyempurnakanmu;<\/p>\n<p>6) Sabda ini akan sempurna di telinga dan jiwamu jika engkau menghadiri Misa Kudus hari ini di mana engkau akan menyantap Tubuh dan Darah Tuhan.<\/p>\n<p>Dari kota Tobelo, kuberkati para sahabat: Bapa, Putra dan Roh Kudus. Amin<\/p>\n<p>Selamat berhari Minggu untuk para sahabat<br \/>\n( Mgr. INNO NGUTRA )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Minggu 21 Januari 2024 Markus 1:17-18 (Mrk 1:14-20) Yesus berkata kepada mereka: &#8220;Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.&#8221; Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Sekalipun Yesus adalah&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-40650","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40650","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=40650"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40650\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40651,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40650\/revisions\/40651"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=40650"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=40650"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=40650"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}