{"id":40424,"date":"2024-01-17T08:50:13","date_gmt":"2024-01-17T01:50:13","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=40424"},"modified":"2024-01-17T08:50:13","modified_gmt":"2024-01-17T01:50:13","slug":"rabu-17-januari-2024-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=40424","title":{"rendered":"Rabu, 17 Januari 2024"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nRabu 17 Januari 2024<br \/>\nMarkus 3:3-4 (Mrk 3:1-6)<br \/>\nKata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu: &#8220;Mari, berdirilah di tengah!&#8221; Kemudian kata-Nya kepada mereka: &#8220;Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?&#8221; Tetapi mereka itu diam saja.<\/p>\n<p>Yesus begitu kecewa ketika Ia bertanya, \u201cManakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?&#8221; orang-orang yang hadir di rumah ibadah itu diam saja. Mereka takut dipersalahkan dan takut mengambil resiko untuk bertindak.<br \/>\nYesus yang selalu peduli dengan orang yang butuh pertolongan tentu saja tak bisa diam saja. Bagi Yesus menolong orang itulah pilihanNya apapun resikonya. Yesus-pun meminta si lumpuh berdiri di tengah, agar semua orang tahu bahwa ia butuh pertolongan. Lebih baik bertindak demi kebaikan daripada diam saja tak berbuat apa-apa. Biarlah orang Farisi membenci Dia, tapi jangan sampai si sakit terus menderita.<br \/>\nYesus rela menanggung kemarahan dan kebencian mereka, asal si lumpuh disembuhkan dan dipulihkan harga dirinya, supaya ia dapat beribadah dengan gembira.<br \/>\nDemikian halnya perhatian Yesus bagi siapa saja yang butuh pertolongan. Ulurkanlah tangan padaNya. Janganlah jemu memohon pertolonganNya. Yesus pasti bertindak.<br \/>\nDi pihak lain, pesan Injil hari ini bagi kita: beranilah selalu memilih untuk berbuat baik dan menolong orang sekalipun berada pada situasi dan pilihan yang sulit.<br \/>\nMemang sering orang berkata diam adalah emas. Tapi bicara atau berani bertindak adalah berlian. Maka berbuat baiklah!<\/p>\n<p>Selamat berbuat baik, Yesus turut bekerja bersama kita.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 17 Jan 2024<br \/>\nRabu Pekan Biasa II<br \/>\nPW S. Antonius, Abas<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mat 4:23<br \/>\nBacaan Injil: Mrk 3:1-6<br \/>\n***********<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMat 4:23<br \/>\nYesus memberitakan Injil Kerajaan Allah,<br \/>\ndan menyembuhkan semua orang sakit.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMrk 3:1-6<br \/>\nManakah yang diperbolehkan pada hari Sabat,<br \/>\nmenyelamatkan nyawa orang atau membunuhnya?<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Markus:<\/p>\n<p>Pada suatu hari Sabat Yesus masuk ke rumah ibadat.<br \/>\nDi situ ada seorang yang mati sebelah tangannya.<br \/>\nOrang-orang Farisi mengamat-amati Yesus,<br \/>\nkalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat,<br \/>\nsupaya mereka dapat mempersalahkan Dia.<br \/>\nKata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu,<br \/>\n&#8220;Mari, berdirilah di tengah!&#8221;<br \/>\nKemudian kata-Nya kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat,<br \/>\nberbuat baik atau berbuat jahat,<br \/>\nmenyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?&#8221;<br \/>\nTetapi mereka itu diam saja.<br \/>\nYesus jengkel karena kedegilan mereka!<br \/>\nDengan marah Ia memandang sekeliling,<br \/>\nlalu berkata kepada orang tadi,<br \/>\n&#8220;Ulurkanlah tanganmu!&#8221;<br \/>\nIa pun mengulurkan tangannya, maka sembuhlah seketika.<br \/>\nLalu keluarlah orang-orang Farisi<br \/>\ndan segera bersekongkol dengan orang-orang Herodian<br \/>\nuntuk membunuh Dia.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n<p>#########################<\/p>\n<p>RAJIN BERBUAT DAN BERBARGI KASIH\/KEBAIKAN<br \/>\n(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)<\/p>\n<p>Rabu, 17 Januari 2024<br \/>\nMinggu Biasa II\/B\/II<br \/>\nMrk. 3:1-6: Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat<\/p>\n<p>Pesta St. Antonius, Abas<\/p>\n<p>Dalam Injil hari ini saya, anda melihat sikap orang2 Farisi yang hanya mau mencari-cari alasan dan kesempatan untuk mempersalahkan Yesus; ada &#8220;bakat\/hobby&#8221; untuk mencari-cari kesalahan orang lain, untuk menjatuhkan orang lain atau merusakkan nama baik orang lain yang &#8220;rajin&#8221; berbuat baik dan benar. &#8220;Kemudian Yesus masuk lagi ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya. Mereka (orang2 Farisi) &#8216;mengamat-amati&#8217; Yesus kalau2 Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka mempersalahkan Dia&#8221; (Mrk. 3:1-2).)<\/p>\n<p>Berhadapan dengan mereka itu, Yesus marah dan menegur mereka: &#8220;Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, BERBUAT BAIK atau BERBUAT JAHAT, MENYELAMATKAN NYAWA ORANG atau MEMBUNUH ORANG?&#8230;Ia berdukacita karena kedegilan hati mereka dan DENGAN MARAH Ia memandang sekelilingNya kepada mereka lalu berkata kepada orang itu: &#8220;Ulurkanlah tanganmu!&#8221; Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya&#8221; (Mrk. 3:4-5).<\/p>\n<p>Kata2 Yesus itu merupakan pukulan telak bagi mereka yg suka mencari2 kesalahan orang dengan tujuan utk menjatuhkan, membinasakan, menghancurkan, bahkan mematikanNya. Yesus menunjukkan bahwa BERBELAS KASIH DAN BERBUAT KASIH ( BERBUAT BAIK DAN BENAR) untuk keselamatan manusia berada di atas segala aturan dan hukum.<\/p>\n<p>Saya, anda diajak untuk tidak &#8220;berhobby&#8221; mencari2 kesalahan orang lain untuk &#8220;menjatuhkannya&#8221;. Sebaliknya, saya, anda diajak untuk &#8220;BERBELASKASIH dan BERBAGI KASIH (mengulurkan tangan)&#8221;, BERUSAHA MENCARI JALAN KELUAR atau SOLUSI terbaik untuk memperbaiki kesalahan\/keadaan orang lain. Prinsipnya ialah SELALU BERBUAT YANG TERBAIK DAN TERINDAH UTK KEBAIKAN ORANG LAIN apapun keadaan, baik ataupun tidak baik waktunya. Lebih baik melakukan sesuatu yang baik dan menyelamatkan serta menguntungkan daripada menghancurkan dan merugikan orang lain. Semoga hati saya, anda, seperti Hati Yesus, selalu BERBELASKASIH DAN BERBAGI KASIH\/KEBAIKAN, mengulurkan tangan, berusaha MENCARI JALAN KELUAR UNTUK MELAKUKAN YANG TERBAIK DAN TERINDAH untuk kebahagiaan dan keselamatan orang lain.<\/p>\n<p>Semoga dengan bantuan doa St. Antonius, Abas, Allah Tritunggal Mahakudus (+) MEMBERKATI saya, anda semua yang rajin berbuat dan berbagi kasih\/kebaikan kepada orang lain. Amin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Rabu 17 Januari 2024 Markus 3:3-4 (Mrk 3:1-6) Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu: &#8220;Mari, berdirilah di tengah!&#8221; Kemudian kata-Nya kepada mereka: &#8220;Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-40424","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/kaj-2024.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40424","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=40424"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40424\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40425,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40424\/revisions\/40425"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=40424"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=40424"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=40424"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}